Sarang Love Story (Chapter 1)

postersls

Sarang Love Story

Author  : OhCha a.k.a Camelia

Rating   : PG-17

Genre   : Romance, Hurt

Cast       :

–      Chanyeol EXO as Park Chanyeol

  • Yoon eun hye as Yoon Sarang
  • Sehun EXO as Oh Sehun
  • Sooyoung SNSD as Choi Sooyoung
  • Suho EXO as Kim Junmyeon
  • Seulgi Red Velvet as Kang Seulgi

NB          :

                Annyeong ini ff kedua yang author buat^^ Karena I am surrounded by men’s lagi buntu hehe.. Kalau ada komen atau masukan buat ff ini silahkan isi box comment ya chingu.. happy reading J

Author *pov*

“Sooyoung-ah.. aku berangkat dulu, aku sudah sangat terlambat!” Teriak Sarang sambil terburu-buru mengenakan sepatunya.

“Hya.. hya.. hyaa.. setidaknya makan buah ini dulu,” Sooyoung berlari kecil dari dapur menghampiri Sarang dengan membawa semangkung buah yang baru saja dia potong “palli mokko..”

Sarang memasukan buah ke dalam mulutnya dan mengambil beberapa lagi.

“Gomawo Choi sooyoung, aku pergi dulu annyeong.. ” Ucap Sarang dengan mulutnya yang masih penuh lalu mencium pipi sooyoung dan langsung keluar meninggalkan rumah.

“Jangan pulang terlambat! Saranghae.. ” masih teriak sooyoung yang langsung menghela nafas.

Ya di rumah kontrakan yang sederhana, Sarang tinggal bersama sahabatnya Sooyoung. Sarang memang sebatang kara, orang tuanya sudah meninggal sejak dia masih dudu di bangku SMA. Dan karena orang tuanya tidak dari kalangan yang berada membuatnya menjadi seseorang yang giat dan pekerja keras. Meskipun sudah tidak punya keluarga tapi setidaknya Sarang bersyukur masih mempunyai sahabat yang baik, bahkan mereka sudah menganggap seperti saudara Satu sama lain. Sebenarnya keluarga sooyoung juga masih lengkap dan dia juga memiliki adik, tapi dia lebih memilih tinggal bersama dengan Sarang dengan alasan tempat kerjanya lebih dekat. Tapi alasan sebenarnya Sooyoung hanya tidak ingin sarang merasa sendiri dan ingin berbagi biaya hidup Sarang dengannya.

 

Sarang pagi ini bekerja di cafe, ya sarang tidak hanya memiliki satu pekerjaan tapi dia punya tiga pekerjaan paruh waktu. Karena satu pekerjaan paruh waktu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya setiap bulan. Pagi dia di cafe, siangnya dia bisa di retaurant ayam atau minimarket, itu tergantung Sarang membagi shift setiap harinya. Sarang memang lulusan perguruan tinggi tapi akhir- akhir ini sangat sulit mencari pekerjaan yang bagus di Seoul. Jadi sambil mencari pekerjaan tetap untuknya, Sarang tetap mengerjakan kerja paruh waktunya.

“Mau pesan apa tuan?” Tanya pelayan perempuan yang sekaligus rekan kerja Sarang yang bertugas di tempat kasir.

“Ahjumma.. bisakah gadis itu saja yang melayani kami?” namja itu sambil menunjuk ke arah Sarang yang sedang sibuk meracik kopi.

“Aishhh.. kau mau pesan apa tidak? Apa ahjumma? Aku saja masih belum menikah arraseo!” Jawab wanita ini sedikit kesal.

“Iya.. kami tidak akan pesan kalau tidak dia yang melayani!” Seru namja yang lain yang juga sedang antri memesan.

“Ye.. ye.. arasseo.. arraseo.. ” wanita itupun beranjak dari tempatnya dan menyuruh Sarang menggantikannya, “Sarang-shi cepatlah gantikan aku” ucap wanita itu dengan cemberut.

“Nde.. ” Sarang tersenyum dan langsung mengerjakan tugasnya,  yang membuat pria-pria itu langsung kegirangan.

Sarang memang menjadi daya tarik sendiri di cafe ini. Tentu saja, karena paras Sarang yang begitu cantik dan tubuhnya yang indah dan sexy layaknya model. Tapi yah begitulah hidupnya tak secantik wajahnya.

 

*_______*

 

Sebuah mobil sedan mewah putih sedang melaju di jalan. Dikemudikan seorang namja berpakaian rapi dengan setelan jas dan celana warna abu-abu. Tampan, itu pasti yang yang akan diucapkan para yeoja yang melihatnya. Ditambah ekspresinya yang datar dan terlihat dingin menambah kesan misterius tapi tidak menghilangkan kharismanya. Dialah Park Chanyeol CEO Winner grup. Muda dan sukses siapa yang tidak ingin menjadi seseorang yang dicintainya.

Drrrt~  Drrrtt~

“Yeoboseo aboeji..” jawab chanyeol kepada ayahnya yang ada diseberang telpon.

“Park chanyeol.. jangan lupa hari ini kita akan makan siang dengan keluarga tuan Kang.” Ayahnya mengingatkan.

“Tapi Aboeji..  hari ini aku ada rapat penting.” Pinta chanyeol dengan nada sehalus mungkin.

“Kau kan bisa menyuruh asisten Kim menggantikanmu, aboeji tidak mau kalau kau sampai tidak datang.”

“Baiklah aboeji.” Chanyeol menutup telponnya, dia memamg tidak akan bisa menolak kemauan ayahnya.

 

-Kantor-

Chanyeol memasuki kantor dan langsung disambut oleh para karyawan yang langsung membungkukan badan mereka.  Asisten Kim yang tau Chanyeol datang langsung mengikuti ke dalam ruangan CEOnya itu.

“Park Chanyeol.. ayahmu sudah menelponku untuk menggantikanmu dalam rapat nanti siang.” Kata Junmyeon yang memang notabennya dia adalah sahabat Chanyeol dan sekarang jadi asistennya, jadi mereka selalu bicara tidak formal.

“mianhe junmyeon.. kau tau kan bagaimana abojie dan eommonim.” Chanyeol sambil melihat tumpukan file yang sudah ada di mejanya.

“Yah karena kau kan sudah cukup umur untuk menikah, mungkin paman dan bibi ingin segera menimang cucu.” Goda Junmyeon.

“Hyaa..  junmyeon.. aku masih ingin fokus dengan perusahaan, aku pasti akan menikah tapi pastinya dengan seseorang yang aku benar-benar cintai bukan lewat perjodohan yang aku pun tidak tahu bagaimana sifat gadis itu..” Jelas chanyeol yang sedikit terlihat frustasi.

“Arraseo chanyeol-aa.. hajiman.. siapa yeoja  yang beruntung bsa menaklukanmu?” selidik Junmyeon ingin tau.

“aihh.. jinja.. kenapa kau ingin tau sekali? Urus dirimu sendiri..” Chanyeol mulai kesal.

“kkkk~ arraseo.. aku akan bekerja sekarang.” Sambil sedikit terkekeh junmyeon meninggalakan chanyeol.

“Pergi sana, kau selalu menggangguku.”

 

*_______*

 

Di jam istirahat Chanyeol menjalankan mobilnya menuju restaurant dimana menjadi tempat bertemunya keluarganya dan keluarga Kang. Lalulintas cukup lancar meskipun kendaraan cukup padat. Saat chanyeol menunggu lampu hijau di persimpangan jalan, tiba-tiba..

Braaakkk..

Chanyeol sontak terkejut dan langsung menepikan mobilnya untuk mengecek apa yang terjadi. Dia keluar dari mobil dan mendapati bagian belakang mobilnya yang ringsek. Di tengah jalan Sarang masih terduduk mencoba mengangkat scooternya.

“Hyaa.. kau ini bisa menyetir tidak? Lihat mobilku jadi seperti ini!” Bentak Chanyeol pada Sarang yang masih kuwalahan menepikan scooternya.

“Mi.. mianheo, aku tidak tahu kalau rem scooterku tidak berfungsi tuan chosuamida..” Ucap Sarang penuh sesal.

“Mwo? Kau pikir dengan maaf mobilku bisa kembali seperti semula lagi? Kau tau ini sangat mahal! Aku tidak mau tahu agashi kau harus tanggung jawab!”

“Ta.. tat.. tapi aku tidak punya uang sekarang tuan.” Sarang mulai gugup dan matanya mulai berkaca-kaca. Chanyeol yang punya wajah dan hati yang dingin juga tiba-tiba merasa iba melihat Sarang dengan wajah yang sendu itu. Apalagi lengkap dengan penampilan yang sederhana seorang pengantar delivery restaurant ayam. Tapi kenapa pegawai restaurant ayam bisa secantik ini? Itu yang ada dibatin chanyeol. Tunggu, badannya juga sexy meskipun sarang tidak memakai pakaian yang ketat. Hyaa apa yang ada dipikiran chanyeol, matanya tak bisa lepas dari yeoja ini.

Sarang melepas helmnya, terlihat kening sebelah kirinya berdarah

“baiklah tuan saya akan bertanggung jawab, tapi tolong beri saya waktu.. ne?” sarang sambil mengatupkan kedua tangannya tanda memohon.

“Arraseo.. tapi sebagai jaminan aku harus membawa kartu identitasmu.. dan juga berikan nomor ponselmu, palli aku sedang sibuk.”

“Baik tuan.. ” dengan masih gugup sarang mengambil sesuatu didompetnya lalu menyobek nota dan menuliskan nomornya.

“Igo.. ” sarang menyerahkan kartu identitas dan secarik kertas

“Baiklah aku akan segera menghubungimu untuk memberikan biaya perbaikan,” Chanyeol akan membalikan badannya tapi dia berbalik pada Sarang lagi. Dia merogoh kantong celananya mengambil sebuah sapu tangan.

“Gunakan ini.. ada darah keningmu.” Chanyeol menyodorkan sapu tangan biru tua miliknya dengan senyum sedikit evilnya(OMO.. apa-apaan chanyeol? XD).

Sarang yang sedikit terkejut dengan ucapan chanyeol refleks memegang keningnya, benar saja memang tadi sarang terbentur mobil chanyeol sebelum terjatuh. Sarang mengambil sapu tangan itu lalu chanyeol segera masuk mobilnya dan pergi.

Sarang masih terpaku di tempatnya, meskipun menurutnya wajah namja tadi cukup dingin dan menyeramkan saat marah-marah, tapi ternyata dia baik. Dan tampan, ya, tampan. Sarang menggeleng-gelengkan kepalanya,

“ahh ani.. apa yang aku pikirkan.”

Chanyeol yang meninggalkan tempat itu, masih melihat Sarang yang masih berdiri di tempat tadi lewat spionnya. Senyum itu terlihat  lagi diwajah chanyeol.

 

-TBC-

Iklan

One thought on “Sarang Love Story (Chapter 1)

  1. bagus sih ceritanya tapi gua belom bisa dapet feelnya si cewe kayanya harus dibangun lagi deh karakter cewenya biar gua yang baca itu paham kalo dia itu emang beneran cantik terus sama kepribadian si cewe juga gua masih bingung hehehe….

    ini cuma saran aja loh dari gua maaf udah lancang ya LOVE YOU 🙂

    semangat ngelanjutinnya yes pai..pai…
    makasih udah mau nulis epep ini buat gua baca lanjut ampe tamat tanpa bosen yyyaaaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s