There is Friendship, there is a Love… (Chapter 8)

tftl_1438569062198

There is Friendship, There is a Love… Chapter 8

Author                 : young96

Genre                   : school life, romance, friendship, triangle love, drama, *entahlah kesananya mau gimana lagi author bingung*

Rating                  : All Age *maybe(?)*

Main Cast            : Oh Sehun (Sehun EXO), Lee Taerin (OC or You), Lee Minhyuk (Minhyuk BtoB)

Support Cast     : Lee Donghae (Donghae Super Junior), Jung Taekwoon (Leo VIXX), Jackson Wang (Jackson GOT7), Kim Myungsoo (L Infinite), Kang Songhee (OC), Min Hana (OC), SMTOWN artis, BTOB member dan masih banyak lagi *sepertinya*

Warning              : Annyeonghaseyo.. ini kelanjutannya readers^^. Mian bagi yang sudah menunggu lama kelanjutannya.. dikarenakan author yang mulai sibuk di dunia perkuliahan ahaahahahahaha^^.. Semua cast(kecuali OC) milik Tuhan, Orang tua, dan agency mereka. Kalo ada kesamaan cerita, itu hanya kebetulan belaka. Mianhae kalo alur ceritanya *masih* enggak jelas dll. Meskipun jelek tapi tetep RCL ya ^^.

Happy Reading Guys ^^.

***young96***

(sebelumnya..)

Tiba-tiba ada yang menutup mulutnya dari belakang.”hmmm..!!” teriakannya tertahan oleh tangan orang itu, Taerin langsung menyiku perut orang itu dan menginjak kakinya, ia hendak berlari.

Namja itu langsung tersungkur setelah diserang Taerin “akhh.. yak appo!” ia kesakitan. Suara namja itu seperti.. Taerin langsung membalikan badan “benar dugaanku. Lee Minhyuk neo.. Michyeoseo?!” Taerin mendekati Minhyuk yang masih terduduk. Minhyuk meringis “aku tidak gila, kau yang gila Lee Taerin! Kau bernani menyerang seorang Lee Minhyuk namja tertampan di sekolah!” “tertampan?! Omo.. kau ini terlalu percaya diri” Taerin mengejek.

Minhyuk berdiri “memang kenyataannya aku yang tertampan, wae? Kau tak percaya?”, Taerin tersenyum meledek “terserah apa katamu tapi Sehun lebih baik”. ‘Sehun lagi? Kenapa harus dia??’ Minhyuk terdiam “kenapa kau menyuruhku datang kesini?” tanya Taerin, Minhyuk terkejut “eung..hmm.. kau tertinggal buku tugas dari Uhm saem..” Minhyuk menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Taerin heran “ige” lanjutnya singkat sambil memberikan buku itu.

“gomawo..” ucap Taerin sambil memasukannya ke dalam tas, “akan kuantar kau ke halte bus” ucap Minhyuk tiba-tiba, Taerin menatap Minhyuk “ne? kalau nanti ada fansmu..” “ahh sudahlah lagi pula ini sudah malam, tak baik yeoja malam-malam berjalan sendirian” potong Minhyuk sambil mendorong Taerin “kau yang menyuruhku hmmm..” Minhyuk langsung menutup mulut Taerin dengan tangannya dan terus berjalan keluar taman menuju halte.

***

“tadi itu Minhyuk BtoB?” tanya Jeongseok “eo.. wae?” Taerin memandang jalanan yang entah mengapa semakin malam malah semakin ramai. “kau ini.. dia itu temanmu, teman yang duduk di depanmu kan? Kau dan dia jangan bertengkar terus..” ucap Jeongseok.

“besok kau ada pemotretan, tapi aku tak tahu idol yang akan bersamamu itu siapa” jelas Jeongseok, “hmm.. oh ya oppa!” Jeongseok sekilas melirik Taerin “waeyo?” tanyanya. “Donghae oppa dan sajangnim..?” tanya Taerin khawatir, “gwenchana.. mereka tidak tahu masalah kau dan Minhyuk” jawab Jeongseok tersenyum dan itu membuat Taerin lega.

***

Biip..Biip.. handphone Taerin berbunyi ada pesan masuk dari “makhluk aneh”

From:makhluk aneh

Kau sudah tidur?

“ada apa dengannya?” Taerin bingung dan membalas pesan “makhluk aneh” itu.

To:makhluk aneh

Iya.. memangnya kenapa?!

Biip..Biip.. tanda pesan masuk, “cepat juga dia membalas” segara Taerin membuka handphonenya

From:makhluk aneh

Kalau begitu.. Jaljayo ^^

Sontak Taerin kaget melihat pesan itu, “dia..gila..”

***

“annyeonghaseyo BtoB imnida” ucap mereka serentak, jeongseok sedikit terkejut ‘sepertinya Minhyuk tidak ada, bagaimana jika dia ada? Bisa kacau ini’ Jeongseok mengangguk “ah ne annyeonghaseyo” sapa Jeonseok dan Kim.

Hampir bersamaan seorang namja berlari menghampiri member Btob berenam dan juga Taerin yang sudah berganti kostum menghampiri mereka semua, Taerin dan namja itu saling menatap dan.. “Neo?!” ucap mereka bersamaan.

Semua memerhatikan Taerin dan Minhyuk bersamaan, ‘jangan sampai mereka bertengkar disini’ Jeongseok cemas. “kalian saling kenal?” tanya Kim “ahh dia temen satu sekolah” ucap Taerin sambil mendekat ke Minhyuk tersenyum manis.

‘aiigoo.. dia acting?’ Minhyuk memerhatikan Taerin, Taerin member kode “ahh..” Minhyuk mengerti “bahkan dia duduk di belakangku, dia teman yang sangat baik” Minhyuk langsung merangkul Taerin, sontak membuat Taerin dan Jeongseok kaget.

“syukurlah kalau kalian teman dekat” ucap Kim sambil berlalu bersama Jeongseok untuk mengurus properti. Taerin dan Minhyuk pun saling menatap, Minhyuk melepas tangannya. Mereka berdua canggung, member BtoB laiinnya langsung mendekat ke Taerin dan Minhyuk.

“annyeonghaseyo Leader BtoB Eunkwang imnida” sapa pria berambut coklat, “annyeong maknae BtoB Sungjae imnida..” sapa pria berwajah imut dan punya gigi lucu “aku fansmu noona” lanjutnya setengah berbisik namun terlihat lucu dimata Taerin. Taerin terkekeh melihatnya, semua member BtoB satu persatu memperkenalkan dirinya masing-masing dan sesekali bercanda dengannya.

Tanpa Taerin sadari, dari tadi Minhyuk memerhatikan setiap gerak-gerik Taerin. Taerin yang sedang asik mengobrol dengan Hyunsik dan Changsub sambil sesekali tertawa bersama. Entah apa yg sedang mereka bicarakan. Taerin yang baru beberapa menit yang lalu berkenalan, kini sudah bisa akrab dengan BtoB (kecuali Minhyuk).

(BSG VIXX – G.R.8.U)

Semua member BtoB sudah berganti pakaian dan sudah dirias wajahnya. Taerin sudah berada di posisi yang ditentukan oleh Kim, member Btob pun mengikuti posisi yang diperintahkan Kim, termasuk Minhyuk.

“Eunkwang, Peniel, dan Ilhoon, kalian duduk di bawah ne. Lalu Changsub dan Sungjae, kalian sebelah kiri Taerin, Hyunsik dan Minhyuk kalian sebelah kananya. Oh ya untuk kau Minhyuk, karena kau teman Taerin aku ingin kau bersebelahan ya” jelas Kim.

Semuanya mengikuti arahan Kim, Minhyuk mendekati Taerin dengan canggung sesuai arahan tadi. Taerin terpaku melihat perubahan Minhyuk yang ia kenal di sekolah. Minhyuk menggunakan kemeja hitam dengan lengannya yang digulung sampai siku.

‘dia berbeda..’ Taerin terus memerhatikan Minhyuk dan mata mereka berdua bertemu. Taerin langsung memalingkan wajahnya, Minhyuk yang melihatnya langsung terkekeh.

Semua sudah berada diposisi masing-masing, dan mereka pun berpose sesuai arahan Kim. “ya bagus kalian, ayo terlihat ceria lagi” cklek.. cklek.. Kim dengan lihai memotret mereka berdelapan.

“untuk kalian yang berdiri, bisa lebih rapat mendekat ke Taerin, nah begitu sungjae.. bagus” cklek..cklek.. Kim memotret. “kalian yang berdiri sekarang saling rangkul ya” sontak Taerin dan Minhyuk saling memandang.

‘ini hanya sekali saja Taerin hanya sekali’ Taerin mengepal tangannya gugup, ‘aigo.. Kim hyungnim kenapa kau setega itu padaku’ dengan canggung Minhyuk merangkul pinggang Taerin agar mendekat padanya, sedangkan Sungjae merangkul pundak Taerin.

Cklek..cklek.. Kim memotret. “ayo enjoy saja kalian” cklek..cklek.. “Taerin tambah lagi senyummu ya” Taerin tersenyum sesuai arahan Kim. Cklek..cklek.. Kim kembali memotret mereka semua.

“ya bagus. Sekarang Eunkwang dan Peniel dulu yang di foto sisanya boleh istirahat” jelas Kim, semuanya pun bubar kecuali Eunkwang dan penile yang harus melanjutkan sesi fotonya. Member BtoB lainnya memerhatikan Eunkwang dan Peniel.

Minhyuk melihat sekeliling seperti sedang mencari seseorang, ‘kemana dia? Perasaan tadi dia kebelakang. Manajernya sih ada, tapi dia kemana?’ mata Minhyuk terus memerhatikan semua orang yang ada di lokasi.

Taerin sedang keluar bersama salah satu kru yeoja. “kau dan Minhyuk-ssi teman sekolah ya?” tanya Sera pada Taerin, “ah.. ne” Taerin kikuk, “sedari tadi dia melihatmu terus” ucap Sera sambil meerapikan make up Taerin.

“ye?” Taerin bingung dan langsung melihat ke arah Minhyuk. Minhyuk terus saja melihatnya dengan tatapan yang tidak bisa dimengerti oleh Taerin dan langsung pergi keluar ruangan. ‘ada apa dengannya?’ Taerin kembali fokus memerhatikan member BtoB yang sedang difoto.

Minhyuk berjalan keluar langsung melepas kancing teratas yang terasa menyesakan dada. “aigo.. ada apa denganku? Kenapa dia melihatku seperti itu?” gerutu Minhyuk “ini tidak boleh terjadi padamu Minhyuk” Minhyuk memejamkan matanya untuk melupakan sedikit bebannya.

“hyung..” sayup-sayup Minhyuk mendengar seseorang memanggilnya. “hyung..” suara itu mendekati Minhyuk, “Hyung!!” Sungjae mengguncang pundak Minhyuk, “aish.. waeyo?!” bentak Minhyuk, “giliranmu sekarang, kau berfoto dengan noona” ucap Sungjae sambil berlalu meninggalkan Minhyuk.

“apa maksudmu? Yak!” Minhyuk langsung mengikuti Sungjae dan masuk kedalam ruangan. Taerin sudah ada diposisi untuk pemotretan dan menatap ke Minhyuk ‘darimana saja kau?’. “joesonghamnida” Minhyuk meminta maaf pada semua kru dan berjalan mendekati Taerin.

“gwenchana Minhyuk, aku tau kau sedang sibuk akhhir-akhir ini dan butuh udara segar jadi aku memaklumimu” jelas Kim sambil membenarkan lensa kameranya. Minhyuk menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“oke kita akan mulai sesi fotonya. Kalian berdua teman sekelaskan?” tanya Kim, Taerin dan Minhyuk mengangguk ragu. Sedari tadi Jeongseok memerhatikan setiap gerak-gerik Taerin dan Minhyuk.

Jeongseok merasa lega karena mereka berdua tidak bertengkar seperti yang diceritakan Songhee padanya, tapi dia sedikit khawatir dengan kejadian tadi.

Ya.. Jeongseok melihat Minhyuk yang menatap Taerin dengan tatapan yang sulit diartikan. ‘kalau Minhyuk juga ada rasa padanya? Apa bisa Sehun mengalahkan saingannya?’ Jeongseok terus menatap Taerin dan Minhyuk yang sedang difoto ceria dan terlihat akrab.

“oke.. bagus. Minhyuk rangkul Taerin dan Taerin, kau peluk ya dan kalian harus lebih natural lagi cerianya” mendengar perintah Kim, Minhyuk dan Taerin saling memandang. Dengan canggung merka mengikuti arahan Kim.

Minhyuk merangkul Taerin agar mendekat dan Taerin memeluk Minhyuk, tak senaja Taerin merasakan abs Minhyuk dan wangi parfum Minhyuk.

‘astaga aku menyentuhnya!! Hilangkan pikiran kotormu Taerin’ Taerin menelan ludahnya. Minhyuk merasakan tangan hangat Taerin dipinggangnya ‘hilangkan otak kotormu!!’ Minhyuk mentralkan nafasnya.

“ya begitu.. bagus. Oke tersenyum natural ya” Minhyuk dan Taerin tersenyum sesuai dengan perintah Kim. Cklek..cklek.. Kim memotretnya kembali. “oke cukup, kalian sudah kerja dengan baik” ucap Kim. Akhirnya, pemotretan pun telah selesai.

Tak jauh di dekat pintu lokasi pemotretan, ada seseorang yang memerhatikan Taerin dan Minhyuk. Seorang namja dengan baju serba hitam, memakai topi dan wajahnya tertutup masker. Sorot mata tajamnya menatap kearah Minhyuk, tangannya mengepal menahan marah.

Jeongseok tak sengaja melihat namja itu dan ia penasaran. Namja itu sadar Jeongseok sedang melihatnya dan ia langsung pergi meninggalkan lokasi pemotretan.

‘nugunde? Apa jangan-jangan…?’ Jeongseok

~skip

#di lapang basket sekolah (BSG The Last Game) *author gatau siapa penyanyinya pokonya kalau readers tahu yang pas bagian Luhan di EXO902014^^*

PRIIITTT….

Sebuah suara peluit yang menandakan mulainya pertandingan. Pertandingan basket. Memang bukan perlombaan, hanya pertandingan biasa. Sehun cs juga ikut bermain, walaupun tidak satu tim. Leo bersama Sehun dan di tim lawan ada L dan Minhyuk, Jackson tidak terlihat di sana, karena dia sedang sibuk dengan GOT7.

Taerin dan Songhee ikut menyaksikan pertandingan itu, “Hana kemana?” tanya Taerin “dia izin ada audisi katanya” jelas Songhee dengan mata fokus melihat sosok yang ia idamkan. Taerin melihat ke arah yang di tuju Songhee, Taerin tersenyum “kau menyukai Leo?” Songhee mengangguk dan tersenyum.

Sehun dan Minhyuk terlihat begitu bersemangat untuk bertanding. Tak kenal lelah, keringat mereka bercucuran. “MINHYUK! FIGHTING!” teriak para yeoja. “SEHUN! FIGHTING!” teriak para yeoja yang lain.

Kini, bola dikuasai Sehun. Ia berlari sekuat tenaga mencoba mendribblenya menuju ring basket. Terikan-teriakan para yeoja yang menonton semakin menjadi-jadi(?). Sehun tidak peduli dengan terikan fansnya.

Minhyuk tak mengalah, ia berlari dan mencoba merebut bola dari Sehun. Namun, Sehun sudah berada di depan ring dan siap melemparnya. Sedetik kemudian, tanpa ragu Sehun melemparkan bola tersebut ke dalam ring dan alhasil masuk.

‘harus kuakui.. Sehun memang keren dalam keadaan apapun’ gumam Taerin dalam hati sambil terus menatap Sehun, “MINHYUK! FIGHTING!” teriak para yeoja yang berdiri di pinggir lapangan basket. Minhyuk tersenyum manis.

“KYAAA!” jerit yeoja sebelah Taerin. “Kau lihat tidak senyum Minhyuk?! Dia tersenyum pada kita?!”, “Ne! Aku melihatnya! Sampai-sampai rasanya ada darah yang mengalir dari hidungku (baca: mimisan)!” jawab teman yeoja yang tadi menjerit.

Sehun melihat ke penonton, dan matanya tertuju pada Taerin. Taerin memberi semangat pada Sehun dengan isyarat. Sehun tersenyum, Leo menghampirinya “kau suka padanya?” “ne.. sejak Donghae hyung menceritakannya” jawab Sehun.

“Donghae hyung?” Leo heran “dia sepupunya” bisik Sehun, Leo menganggukan kepala. Mata Leo terhenti ketika melihat yeoja yang di sebelah Taerin, mata mereka berdua bertemu. Leo tersenyum tipis lalu kembali bergabung dengan teman-temannya.

Minhyuk melihat satu persatu penonton yeoja yang ada di lapangan. ‘Lho? Itu kan Lee Taerin? Buat apa dia disini? Semakin mengganggu konsentrasiku saja!’ gumam Minhyuk dalm hati. “Minhyuk-a!” teriak temannya dengan cepat dia mengoper bola basket ke arah Minhyuk.

‘Hahahahaha! Aku dapat ide!’ gumam Minhyuk mengeluarkan evil smirk. Minhyuk mendribble bola basket itu. “Minhyuk-a! Oper ke aku!” teriak L,“Ya!” Minhyuk menyunggingkan senyumnya dan melempar bola basket itu.

Minhyuk tidak melempar kearah L, tapi kearah yang lain. “Taerin-a! Awas!!” teriak Leo ketika melihat bola itu mengarah ke arah Taerin.

BUK!

Terlambat. Bola basket itu mengenai kepala Taerin. Hantamannya cukup keras, tapi sukses membuatnya jatuh terbaring di tanah. Sehun menatap Minhyuk yang sedang menahan tawanya tajam. Semua orang kaget melihat kejadian itu, terlebih lagi Taerin tidak sadarkan diri dan keningnya yang sedikit mengeluarkan darah.

Leo dan L langsung menghampiri Taerin ikut membantu Songhee menolong Taerin. “Mwo haseyo Lee Minhyuk?!” Sehun mencengkram baju Minhyuk dengan kasar. Minhyuk hanya diam, dia masih berusaha menahan tawanya.“YAK! Aku mengajakmu berbicara sekarang! Jawab!” Sehun makin kesal.

“yak! Oh Sehun cepat bantu kami bawa Taerin ke UKS!” Songhee kesal melihat mereka berdua bertengkar. Sehun melepaskan tangannya dari baju Minhyuk. Sekali lagi, dia menatap tajam Minhyuk kemudian berlari kearah pinggir lapangan dan membantu Leo dan L membawa Taerin ke UKS.

Minhyuk terdiam ‘aish! Itu tadi terlalu keras! Kau hampir membuatnya mati!’ gumamnya mengacak rambutnya frustasi.

***TBC***

Cuap-cuap Author          : Eotteoke? Bagus gak? Wah Minhyuk O.O parah banget ini. Masih penasaran readers? Mungkin untuk chapter selanjutnya agak sedikit terlambat di karenakan jadwal perkuliahan author yang mulai padat hehehe ^^ tapi tenang aja pasti bakal dilanjutkan ceritanya.. Oke kita liat di chapter selanjutnya.. Jangan lupa ya readers! komentarnya^_^…

3 thoughts on “There is Friendship, there is a Love… (Chapter 8)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s