Destiny Of Love (2/2)

destiny of love 2

Tittle     : Destiny Of Love| 2/2

 

Author  : RichFams06

 

Cast      : Kim Junmyeon as Suho

                 Kim Ra Hee as (OC)

                 Etc.

Length : Two Shoot

Genre             : Hurt/Comfort, Romance.

Rated : T

Synopsis :

“ Aku hanya seorang fansite, bahkan aku bukan fansite ‘darinya’, orang yang telah membuatku melupakan dunia yang selama tujuh tahun kujalani dan dia adalah Kim Junmyeon, Suho”

– Kim Ra Hee-

“Aku sangat kaget saat melihatnya membalasku dengan memanggil Oppa, bahkan aku belum tidur tapi ini sudah seperti mimpi untukku, aku bisa mati muda jika begini.Kuharap esok adalah awal yang baik untuk kami.”

-Suho-

 

 

WARNING!! MANY TYPO’S! KESAMAAN TEMPAT,SITUASI DAN HAL – HAL LAIN ADALAH BUKAN DISENGAJA!

BEBERAPA ARIAL BERARTI BICARA DALAM HATI

INI HANYA IMAJINASI! INI HANYA FANFICTION!

DON’T LIKE DON’T READ

DON’T PLAGIAT!

 

***

 

Before’s

Aku sangat kaget saat melihatnya membalasku dengan memanggil Oppa, bahkan aku belum tidur tapi ini sudah seperti mimpi untukku, aku bisa mati muda jika begini.Kuharap esok adalah awal yang baik untuk kami.

“Saranghae Ra Hee-ah” dan aku terlelap dalam mimpiku.

Suho

 

Destiny of Love Chapter 2

START!

 

Ra Hee’s Pov

Pagi ini aku memiliki jadwal kuliah pagi dan SuhoOppa ingin mengantarkanku pagi ini.Entah mengapa aku merasa ini terlalu cepat dan membingungkan untukku, dia meminta waktu hanya 7 hari untuk merebut hatiku, yang benar saja. Bagaimana mungkin dia bisa melakukannya, bahkan aku sendiri masih menjadi fans gila dari KyuhyunOppa.

Seperti hari biasanya, aku akan membuatkan sarapan untuk adikku dan mengantarkannya hingga kedepan rumah jika dia berangkat ke sekolahnya, ah iya, aku belum mengatakan bahwa adikku berusia sekitar 14 tahun dan tentunya dia anak yang cukup rajin dalam belajar, sehingga aku tidak perlu bersusah payah mengajarkannya lagi jika dia akan ujian. Setelah mengantarkan adikku hingga kedepan rumah dan supir kami tentunya mengantarkan adikku, tidak berapa lama munculah sebuah mobil mewah yang sepertinya pernah kulihat, dan munculah seseorang darisana.

Good morningchagi, sudah siap berangkat ke kampus?” ternyata dia adalah SuhoOppa.

“ck, pagi – pagi sudah sok manis” jawabku ketus.

“memangnya salah jika aku melakukan hal manis dengan takdirku?” jawabnya tanpa merasa aneh.

“haish, berhenti berkata seperti itu, aku ingin muntah, asal Oppa tau” dia mendekat kearahku dan memandangku dengan tatapan anehnya lagi.

“sepertinyachagi-ku butuh sesuatu agar diam” ia menatapku dengan tampang berfikirnya.

“jangan membuatku penasaran Oppa, apa yang kau maksud hah?” aku sungguh penasaran dengan apa yang lelaki 1 ini pikirkan, benar – benar membuatku mati penasaran.

“hmmm, apa ya?” dia mendekatkan wajahnya didepan wajahku, dan tentu saja refleks aku memundurkan wajahku.

“a-apa yang kau lakukan?” tiba – tiba dia menahan tengkuk leherku dan kembali mendekatkan wajahnya dihadapanku.

“wajahmu sangat cantik dan manis jika penasaran seperti itu, hahaha” ia menjauhkan wajahnya dan tertawa keras.

“yakkk! Oppa! Kau menyebalkan!” aku memalingkan wajahku dan kesal terhadapnya.

“Eiii, jangan ngambek chagi, kan aku hanya bercanda, ini sudah siang, bukankah seharusnya kamu kuliah? Ayo kita berangkat, sudah siap kan?” tanyanya padaku.

“hmmm” aku hanya mendeham tanda jawabku.

“aigo, jangan ngambek chagi, aku sudah bilang kan aku hanya bercanda” dia memegang pipiku lembut sangat lembut.

“a..ayo kita berangkat Oppa” aku dengan cepat membuka pintu mobilnya yang tidak terkunci dan duduk begitu saja, entah apa yang terjadi, mengapa jantungku berdetak tidak karuan begini, aku memegang dada kiriku dan berbisik agar cepatlah detakkan ini berhenti, aishh, aku sangat malu, bagaimana ini.

 

***

Author’s Pov

Suho tersenyum penuh kemenangan kala melihat Ra Hee salah tingkah, saat Ra Hee langsung berlalu begitu saja kedalam mobil membuat Suho tersenyum sendiri, wajah wanitannya merah karena malu yang disebabkan oleh dirinya. Lalu Suho-pun bergegas masuk kedalam mobil mewah miliknya. Saat ia duduk dikursi kemudi, ia melirik kearah Ra Hee yang terlihat melihat ke arah luar jendela, ia tau bahwa Ra Hee sangat malu dengan apa yang ia lakukan padanya tadi.

Dengan senyum merekah Suho melajukkan mobilnya menuju kampus dimana tempat Ra Hee berkuliah.Suasana yang tercipta lagi – lagi hanya sebuah keheningan.Ra Hee hanya menatap keluar jendela tanpa mengatakan sepatah katapun, dan Suho tentunya juga merasa bingung harus mengatakan apa untuk memulai lagi pembicaraan dengannya, karena ia juga merasakan kecanggungan yang terjadi antara dirinya dan wanitanya tersebut.

“Ra Hee-ah” terdengar suara lelaki tersebut ditengah keheningan yang sudah terjadi selama 10 menit lamanya.

Ne?” jawab Ra Hee tanpa melihat kearah Suho.

“kamu sudah sarapan?” tanya Suho.

“sudah, tadi aku sudah sarapan, apakah Oppa sudah sarapan?” tanya Ra Hee tanpa sadar.

“ah, aku belum sarapan, aku tidak sempat karena di Dorm terlalu banyak orang, jadi jika mau makan pagi agak sedikit susah” jawah Suho sembari menyetir mobilnya dengan hati – hati.

“apa? Jadi Oppa belum sarapan?” tanyaRa Hee, dan kali ini ia menatap wajah Suho yang sedang menyetir.

“uhmm, Ne, aku belum sarapan chagi-ah” jawab Suho lesu.

“kuliahku masih sekitar 30 menit lagi, bagaimana jika Oppa sarapan didekat kampusku?” tawar Ra Hee.

“ah, boleh juga tawaranmu, aku akan menggunakan penyamaran jadi nanti kamu jangan kaget ya?”

“kaget? Mengapa aku harus kaget?” tanyaRa Hee.

“kamu akan melihatnya nanti chagi-ah, hmm, ngomong – ngomong kenapa kamu mendiamkanku chagi? Aku tidak suka jika kamu diam begitu”

“eh? Ah keuge, geunyang..”Ra Hee tiba – tiba menjadi gugup.

“tidak usah dijawab chagi, tapi aku lebih suka kamu berkata ketus padaku dibandingkan kamu mendiamkanku selama 10 menit seperti tadi”

“maaf, aku hanya bingung harus bicara apa padamu Oppa” jawab Ra Hee dengan nada sedih.

“tidak apa, tapi lain kali jangan seperti ini lagi, dan kita sebentar lagi akan sampai didekat kampusmu, dimana kita akan makan?”

“nanti akan kutunjukkan, itu adalah café tempatku makan biasanya dengan temanku”

“baiklah” Suho mengarahkan mobilnya hingga ketempat dimana Ra Hee mengarahkan dirinya, dan setelah mereka memarkirkan mobil, merekapun keluar dari mobil tersebut dan menuju café yang Ra Hee katakan, tidak lupa Suho yang seorang artis melakukan penyamarannnya.

Ra Hee yang melihat penyamaran Suho yang benar – benar anehpun tertawa keras hingga memegang perutnya, Suho menyamar dengan menggunakan Wig berwarna silver dan juga tidak lupa kacamata yang ia pakai, kacamata berwarna hitam, sehingga kini Suho tidak tampak seperti dirinya. Hingga mereka duduk ditempat merekapun, Ra Hee masih saja tertawa dengan geli melihat Suho melakukan penyamaran yang benar – benar absurd untukknya.

“yakchagi, tidak bisakah kamu berhenti mentertawakanku huh?” tanya Suho dengan wajah kesal.

“maaf, aku tidak tahan untuk tidak mentertawakanmu Oppa, hahahaha” Ra Hee masih tertawa hingga akhirnya ia lelah sendiri.

“sudah? Sudah puas tertawanya huh? Bahkan makanan sudah datangpun kau masih tertawa”

“iya iya, maaf chagi-ya” jawab Ra Hee.

“a-apa? Tadi kamu memanggilku apa?” tanya Suho kaget.

“aku memanggilmu chagi” jawab Ra Hee enteng sembari memakan makanan Suho.

“APA?!KAU MEMANGGILKU CHAGI?!” refleks karena kagetpun Suho berteriak kesenangan.

“yaakk!! Tidak bisakah tidak berteriak heboh begitu?!” teriak Ra Hee.

Mianhae, aku terlalu senang..” jawab Suho pelan.

“kau memanggilku chagi, kenapa aku tidak boleh memanggilmu begitu juga? Yahh, walaupun yeoboku KyuhyunOppa sih, hehe” jawab Ra Hee polos.

“ah, iya..” dan tidak sadar Ra Hee yang telah membuat Suho senang kembali mematahkan perasaan Suho.

“kenapa?” tanya Ra Hee bingung dengan perubahan Suho.

ania, aku hanya lapar, ayo kita makan!” Suho menutupi hatinya yang sakit akan perkataan wanitanya, ya dia sadar bahwa Kyuhyunhyungnya tentulah masih ada dalam hati wanitannya, dia sangat tau dan juga sadar posisi dirinya sekarang dimata Ra Hee.

***

 

Suho’s Pov

Aku tau dia tentu masih tergila – gila dengan Kyuhyunhyung, tapi mengapa disaat aku sudah bahagia dengan apa yang terjadi denganku juga dengannya, ia seperti kembali menjatuhkan dan membuatku merasa tidak bisa kembali bangkit ketempatku semula bertahan. Bagaimanapun aku akan bertahan dengan apapun yang terjadi nantinya dihadapanku, aku tidak akan menyerah, berapa kalipun dia ingin pergi dariku, berapa kalipun dia mengatakan cintanya pada Kyuhyunhyung aku akan menganggap diriku tidak mendengar apapun tentang itu semua. Semua akan kulakukan untuk merebut hati pujaanku dan bertahan dari semua yang terjadi.

Tidak ada kata menyerah dalam kamusku, aku akan berusaha merebut hatimu, aku yakin bisa melakukan hal tersebut. Walaupun banyak hal yang harus kulalui, termasuk membuatmu melihat kearahku. Melihatnya bersamaku saat ini saja sudah sangat membuat hatiku terasa sangat bahagia, karena itu aku harus bertahan hingga aku dapat sepenuhnya mendapatkan hatinya, Kim Ra hee aku berjanji akan menempatkan diriku didalam hatimu seperti aku yang menempatkan dirimu dihatiku, kau membuatku benar – benar berbeda seperti ini.

“Ada apa ?kenapa melamun begitu?” Ra hee bingung melihatku terdiam memperhatikannya.

“aku hanya sedang menikmati pemandangan indah dihadapanku, hal tersempurna yang pernah kulihat dan mungkin akan sangat sering membuatku ketagihan untuk memperhatikannya” jawabku diiringi dengan senyumanku.

“lagi – lagi jurus gombal, Oppa ini bisa saja membuatku merasa aneh” aku mengerenyitkan keningku bingung.

“merasa aneh bagaimana?” tanyaku padanya.

“hmm, rasanya dadaku bergemuruh dan jantungku seperti mau keluar” jawabnya dengan wajah polos.

“kamu belum pernah benar – benar jatuh cinta pada seseorang ya Ra hee-ah? Bahkan kamu tidak tau itu artinya apa” aku tersenyum kecil melihatnya bingung.

“aku kan sudah bilang cinta pertamaku KyuhyunOppa, dan aku juga pernah merasakan perasaan ini padanya dulu dan jika aku merasakan hal ini denganmu itu berarti-“ aku langsung memotongnya.

“itu artinya kau mencintaiku..” aku menatapnya dengan mantap.

“cinta? Mencintaimu? Benarkah?” ia tampak semakin bingung.

“ya, kamu mencintaiku atau bisa juga kamu menyukaiku” tambahku lagi.

“tapi ini terlalu cepat jika disebut dengan cinta bukan, hhh mungkin aku baru menyukaimu saja Oppa, ah aku sudah harus kekampusku, lanjutkanlah makanmu Oppa, aku harus pergi, annyeong~” dia meninggalkanku dengan langkah yang cukup tergesa, mungkin dia masih bingung dengan apa yang ia rasakan, apakah mungkin aku adalah namja pertama yang bersamanya? Itu juga tidak mungkin kan, lelaki mana yang buta dan tidak menginginkan perempuan seperti dia, dia bahkan sangatlah cantik dimataku.

***

Author’s Pov

Suho meninggalkan tempat itu setelah menghabiskan sarapan yang ia makan, karena kebetulan hari ini ada jadwal ia harus bergegas pergi dari tempat tersebut. Namun Suho tidak bisa membohongi hatinya jika dia sangat merindukan Ra hee, ia harus hadir dalam acara musik karena kebetulan EXO sedang dalam masa promosi albumnya, sehingga mau tak mau dia mengesampingkan wanitanya terlebih dahulu.

Kebetulan SUPER JUNIOR, sunbaenim dari EXO juga sedang comeback dan dalam masa promosi, Suho langsung berfikir bahwa wanitanya pasti sekarang berada disini, karena yang ia tahu bahwa Ra hee adalah Fansite Kyuhyun , sudah pasti Ra hee berada ditempat ini, ia berencana untuk mencari Ra hee setelah menyelesaikan pekerjaannya. Dia sudah menanyakan pada Ra Hee juga perihal keberadaan perempuan tersebut dan wanitanya menjawab ia berada di tempat SUPER JUNIOR saat ini, semakin membuat Suho ingin menemuinya.

***

Suho’s Pov

Akhirnya setelah aku melakukan seluruh pekerjaan aku dapat pergi juga untuk menemukan Ra Hee diluar, pasti dia juga baru saja keluar dari tempat ini, aku harus segera menyamar dan menemukannya, aku bisa gila jika tidak bertemu dengannya sekarang juga. Aku berjalan menuju lorong untuk keluar dari tempat kami, aku juga sudah mengatakan pada manager hyung untuk pulang lebih dulu karena ada sebuah urusan yang ingin kulakukan.

Aku sangat bersemangat untuk pergi ketempat ELF berada, karena menurutku dia pasti berada disana, aku harus bergegas sebelum semua telah pulang, aku berjalan menuju pintu belakang menuju tempat para fans berada, ah mengapa aku tidak melihat dirinya disana? Apa dia sudah pulang? Hhh, lebih baik aku ketempat parkir mobil dan kembali ke Dorm karena dia tidak berada disana, sial, kenapa dia sudah pergi, aku jadi tidak dapat bertemu dengannya, sudahlah aku ketempat parkir saja, dimana mobilku?, kenapa sangat jauh.

DEG!

Kim Ra Hee..Dia..

***

Author’s Pov

Suho berjalan menuju tempat dimana ia memarkirkan mobilnya namun tidak disangka ia mendapatkan pemandangan yang mengejutkan dihadapannya, didekat pintu keluar dimana biasanya seorang artis masuk ia melihat Ra hee berada disana bersama KyuhyunHyung yang sangat ia hormati, Suho sangat terkejut.

Melihat sang pacar berdua dengan orang lain tentu membuat hatinya merasa sakit, ekspresi wajah kacau sangat terlihat. Entah perasaan sedih,marah,kesal atau kecewa yang sekarang ia tunjukkan, segala emosi yang ia milikki bercampur menjadi 1 dan sulit untuk mendeskripsikan ekspresi emosi apa yang ia tunjukkan.

Melihat kebahagiaan yang terpancar jelas pada wajah Ra hee saat bersama hyungnya, melihat kedekatan mereka bagaikan suatu pertunjukkan hebat yang sulit untuk diterima olehnya, sangat menyakitkan melihat suatu hal yang mungkin menjadi salah 1 alasannya untuk terus mundur dari wanita yang ia cintai tersebut. Mungkin jika orang lain yang melihat mereka hanya mengira bahwa mereka berdua adalah kakak dan adik yang sangat dekat, namun persepsi yang dikeluarkan oleh pemikiran dari Suho berbeda karena ia tau bahwa wanita tersebut memiliki perasaan yang disebut dengan cinta pada lelaki yang ia lihat kini sedang bersama dengannya.

Tidak tahan melihat pemandangan dihadapannya, ia langsung bergegas menuju mobil yang tidak jauh darinya dan langsung pergi tanpa mengidahkan apapun disekitarnya.

 

 

***

Ra hee’s Pov

Setelah melihat performance dari SUPER JUNIOR dan mengambil banyak foto KyuhyunOppa akupun bergegas keluar untuk pergi menemui KyuhyunOppa, maklum Oppa sudah janjian denganku dibelakang pintu masuk, karena para fans tidak tau SUPER JUNIOR berada diruangan mana, sehingga aku bisa mengendap menemui Oppa dan Oppa juga melakukan penyamaran, ia bilang ada sesuatu yang ingin ia katakana padakku, dia tidak memiliki waktu yang banyak untuk bertemu denganku, karena itu dia menyuruhku untuk menemuinya.

Tapi yang menjadikanku bingung saat ini, aku mendapat pesan dari SuhoOppa, saat kubalas ada apa dia tidak menjawab, ya sudah lagipula itu juga bukan salahku kan, jadi untuk apa aku memikirkannya. Baiklah sekarang aku sudah berada ditempat, tapi dimana KyuhyunOppa ya, kenapa dia belum datang.

“Ra hee-ah, Oppa datang”

“akhirnya datang juga, ada apa Oppa? Apa hal yang membuat Oppa harus menemuiku seperti ini, apa yang terjadi?” tanyaku padanya.

Oppa mau menikah Ra hee-ah”

MWO!!” aku reflek berteriak.

“sssttt, yakk, jangan berteriak begitu, kalau tidak orang – orang akan mengetahui kita berada disini Dongsaengpabo” KyuhyunOppa menggeplak kepalaku dengan kerasnya.

“isshh, appoyo~ mianOppa aku terkejut, kenapa Oppa menikah? Apa yang terjadi?” tanyaku penasaran padanya.

Oppa mengahimili Rayeol eoni, jadi Oppa harus segera menikahinya, Oppa mau bertanggung jawab” jawab Oppa.

“kenapa bisa Oppa mengahimili eoni, Oppa itu ya, benar – benar berengsek, yaish napeunnamja” dengan sinis aku menatap KyuhyunOppa.

Oppa mabuk saat itu, sehingga terjadilah kejadian ini, untung saja Oppa mengingatnya dan Oppa langsung menanyakannya, Rayeol eoni menutupinya dari Oppa, tapi Oppa berhasil tau juga pada akhirnya karena dia mau mengakuinya” jawab KyuhyunOppa dengan lesunya.

“baiklah Oppa, aku tidak bisa berbuat apapun selain mendukung kalian berdua, tapi aku hanya ingin mengingatkanmu 1 hal, publikasi pernikahan kalian harus sesuai dan jangan seperti sungmin Oppa dulu yang mengambil keputusan dan tindakkan yang cukup salah, aku tidak ingin Oppa disakiti” aku tersenyum, padahal hatiku juga sedih mengetahui Oppa akan menikah.

GomawoDongsaeng-ah, kau memang fans terbaikku, yang selalu mendukungku dan mengerti keadaanku tanpa harus kubilang padamu, suatu saat kuharap ada lelaki baik yang akan menjagamu dengan sangat baik, aku tidak rela menyerahkan Dongsaengku ini dengan orang yang salah, mengerti? Masalah itu, Oppa akan mengurus semuanya dan jika sudah saatnya Oppa akan mempublikasikannya, tentu dengan cara yang baik” tidak disangka Oppa memelukku dengan sangat erat dan tidak sengaja aku juga melihat, SUHO!.

Oppa..Oppa lepas pelukannya palliwa..” pintaku.

waeyo? Ada yang salah?” tanyaKyuhyunOppa.

“tadi kalau tidak salah melihat aku melihat Suho, apakah itu dia?” aku menunjuk pada seseorang yang kurasa mirip dengan Suho juga orang itu berbalik badan saat aku melihatnya sehingga dia memunggungi kami, ia sangat berbeda tapi entah mengapa aku bisa mengenalinya, bagaimana kalau itu dia dan dia salah paham terhadapku?.

“mungkin kamu salah liat, itu bukan seperti Suho”

“iya, mungkin aku salah liat Oppa, kalau begitu aku pulang dulu ya, ini sudah sore, annyeong~” aku melambaikan tanganku pada Oppa dan segera pergi dari tempat itu, aku langsung bergegas mencari taksi untuk pulang kerumah.

***

Sesampainya dirumah aku bergegas mandi untuk membersihkan tubuhku yang sangat lengket ini, hari ini sangat melelahkan, dimulai dari kuliah dan kegiatan fansite-ku, seperti biasa, setelah makan aku akan menguplod seluruh foto yang kudapatkan saat tadi berada diacara, tentu saja foto saat KyuhyunOppamenuju tempat Pre-Recording, setelah semua sudah aku mengecek ponselku, mengapa tidak ada 1pun pesan dari orang itu ya? Hhh sudahlah untuk apa juga aku memikirkan orang itu, lagipula dia baru 2 hari berkenalan denganku kan. Tapi janjinya untuk membuktikan cintanya padaku selama 7 hari kemana? Hhh, harusnya aku sadar bahwa seorang idola itu memiliki sifat yang sama semua, hanya mempermainkan saja perasaan seseorang.

Tetap saja, bagaimana bisa orang yang sudah berjanji tidak menepatinya, aishh apa sih aku ini, jangan bilang aku benar – benar mulai menyukai orang itu. Aku ini perempuan harusnya aku bisa menahan emosiku sedikit, kenapa aku malah jadi yang terlihat banyak berharap darinya begini.Sudahlah lebih baik aku tidur saja.

***

Author’s Pov

Malam yang sunyi kini semakin terasa dingin, Ra hee terdiam bukannya tertidur, ia memikirkan apa yang terjadi selama 2 hari ini tampak seperti sebuah mimpi yang tak pernah ia bayangkan. Bertemu dengan seseorang yang belum lama ia kenal, hatinya yang bergemuruh tak bisa berbohong. Tampak kegelisahan dan perasaan tidak enak muncul didalam hatinya, dadanya terasa sesak karena memikirkan orang tersebut, memang semua terlalu cepat, tapi apa lagi yang bisa ia tampik, ia memang merasakan kegelisahan itu.

Namun yang menjadikannya pertanyaan besar adalah apakah ini hanya sebuah emosi sesaat saja, apakah ini bukan suatu yang benar bisa disebut dengan cinta.Belum lagi banyak hal yang berputar juga dalam pikirannya.Ia tidak tau bahwa seseorang yang dipikirkannya kini juga sedang menahan rasa sakit yang amat sangat karena sebuah kegagalan persepsi.

Dering ponsel terdengar, suara itu muncul dari ponsel Ra hee, ID call Kim Junmyeon yang muncul disana, bingung, tentu saja Ra hee bingung harus menjawab apa, karena orang yang telah menjadi fokus dalam otaknya kini menelphone dirinya. Dengan gugup ia memandang layar ponsel canggihnya tersebut, dan dengan helaan nafas ia menjawabnya.

yeoboseyo, ada apa Oppa?” tanya Ra hee memulai percakapan.

“hmm, temui aku di Bar, aku ingin bicara denganmu..hikk”

“kau mabuk?? Apa yang terjadi hah? Kenapa mabuk?” tanya Ra hee panik karena Suho terdengar mabuk berat.

palliwa, cepatlah kesini, ketempat Kyuhyunhyung dan aku sering minum, kau pasti tau kan? Hikk cepatlah” pinta Suho paksa.

“b..baiklah..tunggu aku disana, jangan kemanapun!” setelah itu ia langsung bergegas tanpa mengganti bajunya, ia hanya mengambil jaket tebal untuk menutupi piyama sekaligus membuatnya hangat.

Segera ia naik mobil pribadi miliknya dan bergegas menuju Bar tempat Kyu-line biasa minum bersama, tentu ia sangat tau karena ia adalah seorang fans KyuhyunOppanya jadi ia tentunya tau, dengan kecepatan yang cukup tinggi ia sampai ditempat tersebut, langkah tergesa ia masuk dalam Bar tersebut, sebuah Bar elite yang biasanya hanya kaum orang kaya yang bisa minum disana. Ra hee mencari sosok Suho disana, namun ia kesulitan, sampai akhirnya ia menemukan seorang lelaki yang sangat mabuk berat didekat meja bartender.

“kenapa kau mabuk begini?” Ra hee menatap tajam Suho.

“ahh, kau datang, mau minum bersamaku?” tawar Suho padanya.

“tidak, terimakasih. Aku sedang tidak menginginkannya.Cepat bayar dan kita pergi dari sini, biar aku yang mengantarkanmu” namun yang Suho lakukan malah menambah gelas minumannya menjadi penuh dengan alkohol.

“duduklah disini, aku ingin bicara denganmu..” Suho menatap Ra hee dengan wajah Sayu miliknya, terlihat kekecewaan disana.

“a..apa yang ingin kau bicarakan denganku?” tanya Ra hee takut.

“aku..sangat..hnggg mencintaimu..BRUKK” setelah mengucapkan perkataan tersebut Suho akhirnya tidak sadarkan diri, tentu saja Ra hee bingung sekali harus bagaimana, ia juga tidak tau dorm EXO berada dimana, apalagi rumah Suho.

eotokhe? Micheoso?”Ra hee benar – benar blank dan tidak tau harus bagaimana, mau tak mau dia meminta tolong orang Bar untuk menolongnya membawa Suho masuk kemobil miliknya.

“aku tidak tau rumahnya dimana, apa aku bawa dia kerumah saja ya, untung dirumah tidak ada adik, baiklah jika dia tidur dikamar adik tidak masalah” Ra hee menjalankan mobilnya dan pergi kerumahnya, ia tidak tau harus membawa Suho kemana, tidak mungkin dia membawa Suho ke hotel yang ada malah skandal artis muncul, karena itu dia mengajak Suho menuju rumahnya setidaknya tidak akan ada isu yang merebak.

Sesampainya dirumah, Ra hee langsung menutup wajah Suho dengan bennie miliknya agar jika ada wartawan atau sasaeng diluar sana tidak ada yang mengenali itu Suho. Setelah bersusah payah membawa Suho kedalam rumah ia langsung membaringkan badan Suho di Sofa rumahnya.

“fiuhh~ sampai juga~” melirik kearah Suho sebentar, ia merasa ada hal aneh yang terjadi pada orang ini, pasti sesuatu terjadi.

***

Suho’s Pov

Ada dimana aku ini?

Akhhh, kepalaku mengapa sakit sekali, dan perutku sangat mual..hngg, apa aku mimpi, aku melihat Ra hee dihadapanku..

Ra hee-ah..kau hanya milikku..

Jadilah milikku seutuhnya..

Jadilah hanya untukku..

Akhhh..mengapa tubuhku sangat panas..

T..tidak jangan lagi.. aku tidak mau..andwae!

 

***

Author’s Pov

Kedua insan berbeda gender itu kini berada dalam 1 tempat yang sama, suasana ditempat tersebutpun entah mengapa berubah menjadi panas. Lelaki bernama Suho itu terbangun dan menatap sang wanita bernama Ra hee dengan tatapan anehnya, Ra hee bahkan seperti tidak mengenali lelaki tersebut.

“a..apa yang kau lihat? Kau kenapa huh? Ada apa oppa?” tanyaRa hee dengan gugupnya.

“jadilah milikku Kim Ra hee!” dan Suho menarik tangan sang gadis, memeluknya dengan erat tanpa sadar dan mulai melepas baju perempuan tersebut.

“lepas!! Andwae! Lepas!” teriak Ra hee keras.

 

TIDAK….!!!

Tak seorangpun yang mendengar teriakan perempuan cantik tersebut.

***

3 month letter…

“hueekk, uhuk” sudah beberapa bulan ini Ra hee merasa ada yang sangat aneh dengan tubuhnya, ia menjadi cepat lelah dan sekarang parahnya dia harus selalu mual dan mengeluarkan isi perutnya setiap memakan sesuatu, dan ia merasa bahwa perutnya semakin membuncit, dia curiga apakah jangan – jangan ia kurang gizi, dia sangat anti dengan rumah sakit, jika tidak parah maka dia tidak akan pernah pergi ketempat tersebut.

eoni¸ lebih baik pergi kerumah sakit ya, aku temani mau?” tanya adik Ra hee.

“tidak, biar eoni sendiri yang kerumah sakit, kamu dirumah saja ya, jaga rumah, eoni akan pergi kerumah sakit” pinta Ra hee pada adiknya.

“baiklah, kalau ada apa – apa hubungi aku ya”

“tentu saja, kalau begitu eoni pergi dulu kerumah sakit sekarang” setelah itu ia pergi mengganti baju dan bergegas naik taksi kerumah sakit, karena tidak memungkinkan sekali jika ia harus menyetir, ia sebenarnya merasa janggal, setelah kejadian Suho berada dirumahnya saat itu semua terlihat berbeda, namun baiknya hubungan dirinya dan lelaki itu sangat baik, bahkan Suho sudah melamarnya, hanya saja ada sebuah hal yang tidak bisa ia ingat sama sekali.

Sampai dirumah sakit ia langsung melakukan check up jadi ia mengambil darah juga menunggu hasilnya, saat suster mmanggilnya iapun memasuki ruangan dokter.

“selamat siang nyonya” sapa sang dokter.

“siang dokter, bagaimana hasil dari test saya?” tanyanya cepat.

“semua baik, hanya saja anda memang kurang gizi sedikit, selamat nyonya anda hamil, juga sudah memasuki usia 3 bulan” jawab sang dokter, Ra hee saat itu juga merasa kaget sangat kaget.

“s..saya hamil dokter?” tanyanya lagi.

“ia, silahkan beritahukan pada suami anda pasti dia akan sangat bahagia, tolong anda jaga pola makan anda, saya akan memberikan resep pada anda, silahkan anda ambil diapotek” dokter menyerahkan resep padanya dan dirinya yang masih kaget tentu hanya berjalan keluar dengan tatapan kosong, hamil? Ia hamil? Bagaikan terserang petir disiang bolong.

 

Kim Junmyeon..habislah kau…

 

-end or and??

-KKEUT-

Note from author

Yuhuu~ akhirnya Richfams06 update juga fanfict ini, maaf ya kalau jadi membosankan, saya bingung harus gimana lagi soalnya, saya juga lagi sibuk ujian sampai bulan januari februari, maaf banget lama update, tapi gimana? Walaupun lama yang penting udah update kan?? Maaf masih banyak kekurangan. Terimakasih untuk reader’s yang masih menunggu FF ini~^^ keep Reading ya, jangan lupakan KOMENTAR~ terimakasih

Ps.kalau banyak komentar janji buat lanjutannya..dalam bentuk sequel~

 

 

One thought on “Destiny Of Love (2/2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s