UNIMAGINABLE (Chapter 2)

pizap_Fotor2

UNIMAGINABLE (2)

Author : YuraKim

Genre : romance , school life // Length : multichapter // Rating : PG-15

Cast : Park Chanyeol (OOC) , In Jung (OC, you)

Support Cast : banyak

Note : Maaf kalo banyak typo hehe . No plagiarism and sider ya , mian kalo ada yang jalan ceritanya mirip , tapi ini murni hasil pemikiran author HAPPY READING!^^~

AUTHOR POV

ONE WEEK LATER

“In Jung!” teriak seorang namja berlari tergesa2 ke arahnya

“Ah, Kyungsoo?Ada apa?” tanya In Jung berjalan santai

“Haduh sepertinya kamu harus mengadukan ini ke appa mu , anak bernama Chanyeol itu sekarang sedang berantem dengan Jinhwan di parkiran ” ujar Kyungsoo kelelahan

“Jinjja? Dasar namja bodoh beraninya mengganggu temanku” ujar In Jung berlari menghampiri kedua namja yang sedang berantem .

“Aduh sekolah macam apa ini , cuma gara2 dia anak direktur terus songsaenim takut semua , ngga ada yang berani menegurnya” gerutu In Jung

Terlihat kerumunan orang yang tengah meyaksikan pertengkaran itu .

“Stop!!” teriak In Jung dari balik kerumunan

“Bubar semua! Kembali ke kelas kalian , aku ada urusan dengan 2 namja ini” ujar In Jung menyuruh teman2 nya masuk ke kelas .

“Jinhwan gwaenchana?Kenapa kalian berantem?”tanya In Jung kepada Jinhwan yang sedang meringis kesakitan memegangi bibirnya yang berdarah .

“tanya saja pada namja pabo itu” ujar Jinhwan melangkah pergi .

“Pabo katamu?siapa suruh kau nyetir ugal2an sampai merusak spion mobilku? Kau yang salah tapi malah mengajakku berantem!” ujar Chanyeol yang ternyata tangannya terluka jauh lebih parah .

In Jung menjitak kepala Chanyeol keras

“Awh appo! Pacar macam apa kau ini?” perkataan Chanyeol tadi sontak membuat kerumunan yang sudah agak jauh itu menoleh lagi , Jinhwan pun begitu

“Pacar? Kau pacarnya Chanyeol?” tanya Suho pada In Jung

“Pabo! Sampai mati aku ngga akan mau jadi pacarmu! “ ujar In Jung hendak meninggalkan kerumunan itu dan berlari pergi .

Chanyeol dengan sigap menarik tangan In Jung sehingga mereka saling bertatap muka .

“Aku tau kita tidak saling mencintai karena ini semua ulah appa kita , tapi ayolah berteman” ujar Chanyeol dengan wajah serius

“Untuk apa berteman denganmu? Itu hanya akan membuang waktu ku yang berharga , aku lebih baik berteman dengan namja lain daripada denganmu” ujar In Jung masih berusaha melepaskan tangan Chanyeol

“pabo! Kita akan menikah dan kau masih tetap begini? Apa yang akan dikatakan anak2 kita nanti?” ujar Chanyeol yang mengundang teriakan kaget dari teman2nya

“Anak? Siapa yang mau punya anak darimu , bahkan aku tidak akan pernah tertarik dengan namja sepertimu , juga tidak pernah ingin menikah denganmu” ujar In Jung berjalan pergi .

“Chan , kenapa tidak pernah bilang kalau kalian pacaran?” tanya Xiumin melongo

“Pacaran saja terpaksa , ngapain juga bilang . Lagian kita seperti orang yang tidak saling kenal” ujar Chanyeol melangkah pergi di susul kedua temannya .

SKIP

Keadaan apartement sangat sepi , hanya tedengar bunyi detik jam yang memenuhi ruangan

“In Jung!Kau dimana?” teriak Chanyeol yang baru saja pulang

“Ini sudah jam 6 , apa dia belum pulang?” tanya Chanyeol dalam hati sambil menaruh sebuah kotak kecil hitam di atas meja ruang TV .

Chanyeol mulai berjalan keliling aprtemen , membuka satu per satu ruangan barang kali menemukan yeoja itu . Capek juga membuka satu2 karena ruangan di apartemen itu cukup banyak dan luas .

KRIETT

Chanyeol membuka sebuah ruangan di paling pojok kanan dekat kamar mandi perlahan .

“Kau benar2 berengsek! Aku membencimu Chanyeol!” ujar seorang yeoja yang ternyata adalah In Jung . Dia sedang menenendang samsak(itu loh guling yang ditendang2 sama org kick boxing) tanpa menggunakan pengaman apapun dengan sekuat tenaga . Bahkan lebih kuat dari tendangan laki- laki.

Chanyeol masuk perlahan , berdiri senderan di tembok dengan memasukkan kedua tangannya ke saku celana , hanya tersenyum2 mendengar apa yang dikatakan yeoja itu .

“Kalau aku punya kesempatan akan aku bunuh kau karena sudah datang ke dalam hidupku tanpa meminta ijin, mengganggu hidupku yang berharga ini “ ujar In Jung memukul samsak menggunakan tangan nya

“Tidak ada yang melarang seseorang masuk ke dalam kehidupan orang lain bodoh” ujar Chanyeol memasang muka cool nya

In Jung membelalakkan matanya , kemudian membalikkan badannya dan melihat seorang namja tinggi berjalan ke arahnya

“Siapa yang suruh kau masuk kesini?” kata In Jung kasar kepada Chanyeol perkataannya .

“Mandilah , kamu terlihat capek . Jam 7 kita harus berangkat , appa memberitau hari ini kita akan bertunangan” ujar Chanyeol meninggalkan ruangan kemudian di susul In Jung

“Tunangan? Secepat inikah?” tanya nya sebal

“Hmm begitulah , appa baru memberitahu ku sepulang sekolah tadi . Berdandanlah yang cantik , aku sudah membelikanmu dress yang bagus di sofa TV , pakailah itu . Aku tidak mau tunangan ku terlihat jelek disana” ujar Chanyeol masuk ke dalam kamarnya .

—————————

“Jadi bagaimana In Jung? Kau menerima lamaranku?” ujar Chanyeol berlutut di depan gadis yang mengenakan gaun putih selutut , menyodorkan kotak hitam tadi yang ternyata isinya adalah cincin berlian , disaksikan oleh banyak orang2 penting Korea disana .

“Ah aku tidak boleh mempermalukan appa disini “ ujar In Jung dalam hati

“Ne , Chanyeol-ssi , aku menerima mu” ujar In Jung dengan hati yang sebenarnya ingin berontak .

“Selamat mr Park dan mr Jung” ujar para hadirin memberi ucapan selamat kepada 2 keluarga besar itu

In Jung dan Chanyeol pun juga tak luput dari ratusan ucapan selamat yang mereka terima .

“Ini melelahkan” gerutu In Jung

“Sebentar lagi acaranya selesai kok , diamlah” ujar Chanyeol masih tersenyum menerima selamat dari hadirin

Sesi pemotretan di mulai

“Chanyeol , geser sedikit ke kanan supaya lebih mepet . Rangkul dia”ujar mr Park kepada Chanyeol

“Ne appa” ujar Chanyeol tanpa bantahan sedikitpun . In Jung yang berada di sebelahnya masih memaksakan senyuman palsu nya agar tidak mempermalukan keluarganya , mengingat ia sudah berkali2 membuat umma appa nya malu gara2 kelakukan beringas nya .

Satu , dua , tiga

*jepret jepret*

NEXT DAY

Berita pertunangan ini sudah menyebar luas di sekolah , bahkan menjadi bahan gossip para yeoja .

Tapi tak tampak tanda2 kemesraan dari dua orang yang seharusnya baru saja bertunangan .

In Jung memilih tidur di rooftop sekolah sambil mendengarkan lagu . Sementara Chanyeol sibuk makan di kantin sekolah dengan teman2 nya

“Bagaimana pertunanganmu?Dia masih membencimu kah? Pasti hubungan kalian tidak menyenangkan” ujar Suho sambil memakan bibimbap nya yang masih panas

“Benci? Mana ku tau lah ngomong saja jarang sekali , setiap ngomong pasti ending nya kita bertengkar” ujar Chanyeol memandang luar jendela kantin .

“Hei , kau kan namja normal. Apa tidak ada yang terjadi dengan kalian saat di apartemen?” tanya Xiumin menggoda Chanyeol

“Heh?Maksutmu?”

“Chan jangan pura2 polos , kau tau kan kalau yeoja dan namja berada di satu ruangan yang sama mereka akan.. ya..” ujar Xiumin sambil menyatukan telunjuk nya yang kanan dengan yang kiri .

Spontan Suho mengeplak kepala Xiumin dari belakang .

“Haish kau sama saja , masih mesum ternyata” ujar Suho menggeleng2kan kepalanya

“ya aku tau aku namja normal dan aku juga ingin melakukannya . Coba kalo dia yeoja yang manis sudah aku sikat dari dulu . Tapi dia sungguh beringas , kalau aku memaksa melakukannya , besok mungkin kalian mendengar bahwa aku hanya tinggal nama” ujar Chanyeol sibuk menghabiskan chicken curry nya .

“Eh , itu In Jung kan ya?” tanya Suho menunjuk luar jendela kearah rooftop bangunan di seberang .

“ne , kamu ngga tau dia kan emang sukanya disana?” kata Xiumin berjalan mendahului mereka berdua yang masih makan

“Dia suka disitu? Dia ngga punya teman kah kayaknya menyendiri terus” ujar Chanyeol bingung

“Semua anak disini temannya . Biasanya kalo jam istirahat gini sama temen2nya kok , ngga tau tumben aja kesana jam istirahat , padahal dia suka kesana sepulang sekolah” ujar Xiumin dari jauh

———————ROOFTOP———————

Seorang namja berdiri depan In Jung dan menepuk pundaknya yang sontak mengagetkannya .

“kkamjagya! Ya Chanyeol aku kira ada setan di depanku” ujar In jung kembali tidur lagi

“Setan katamu? Kau yang setan” ujar Chanyeol mendengus

“Ngapain disini? Turun sana habis gini pelajaran mulai” ujar In Jung berdiri dari tempatnya tadi tidur

“Lah sendirinya kenapa ga balik ke kelas?”

“Malas saja , lagian aku ini anak yang punya sekolah jadi bebas mau ngapain”

“Hei In Jung , sampai kapan kau mau mengacuhkanku seperti ini?” tanya Chanyeol untuk yang kesekian kalinya .

“Sampai aku mati bodoh” ujar In Jung dengan wajah datar *ala Sehun*

“Berhentilah memanggilku bodoh!” bentak Chanyeol menarik tangan In Jung membuatnya berdiri menghadap Chanyeol . Entah mengapa sepertinya kekuatan In Jung hilang , atau In Jung memang sengaja tidak melepaskan cengkraman tangan Chanyeol

“Mengapa kau berharap terus bahwa aku suatu saat akan memperhatikanmu? Ngga ada yang bisa kau lakukan untuk membuatku menyukaimu” ujar In Jung lagi2 dengan nada datar

“Benarkah tidak ada?Apakah setelah aku melakukan ini kamu akan tetap mengacuhkanku?”

“Apa memangnya? Mau berantem denganku lagi terus setelah kamu bisa mengalahkanku maka aku akan menuruti semua perintahmu?drama macam apa ini” ujar nya mengalihkan pandangan ke langit

Chanyeol mendorong keras tubuh In Jung dan merapatkannya ke tembok .

“Hei bodoh apa yang mau kau lakukan? “ ujar In Jung berusaha melepas cengkraman kuat dari Chanyeol tapi tidak berhasil karena terlalu kuat .

“Apa Chanyeol marah padaku? Ia tidak biasanya begini , aku lawan sedikit saja dia sudah kalah” ujar In Jung dengan kesal dalam hati .

Chanyeol mencium bibir In Jung dengan lembut . Yeoja itu lekas memberontak tapi ia tidak cukup kuat hari ini untuk melawan Chanyeol .

5 menit berlalu , Chanyeol kemudian melepas ciumannya dan berkata “Cobalah mengacuhkanku setelah ini , aku yakin kau ngga akan bisa , In Jung” ujar Chanyeol melepas cengkraman kuatnya dan pergi meninggalkan In Jung sendirian .

In Jung berusaha sekuat tenaga untuk bernafas kembali . “Aku bahkan tidak dapat memukulnya , kenapa aku ini” ujar In Jung mengacak2 rambutnya sendiri. Jantungnya mulai derdetak sangat cepat dan tidak terkendali .

APARTEMENT

In Jung berjalan canggung , perlahan tanpa suara menuju kamarnya berharap Chanyeol tidak menyadari kehadirannya, melewati namja yang sedang menonton TV .

“Mau coklat? Aku barusan membeli nya di supermarket tapi ini terlalu banyak untukku” ujar Chanyeol menoleh kebelakang sambil menyodorkan coklat 1 kg itu .

“ash kamjjagya! Berhentilah mengageti ku” ujar In Jung sebal

“Jangan sok keren , aku tau kamu suka coklat . Duduklah sini” kata Chanyeol menyuruh In Jung duduk di sebelahnya .

In Jung yang sebenarnya memang suka coklat kemudian duduk di samping Chanyeol , mengambil coklat itu dan memakannya tanpa sepatah kata pun , memandang TV yang tengah menampilkan film horror

Tiba-tiba In Jung melompat kaget dan memeluk Chanyeol .

“Ahh matikan2 aku takut” kata In Jung yang sudah gemetaran karena baru saja melihat hantu di TV

“Haish gayamu saja sok keren tapi sama hantu takut , btw di belakangmu itu apa ya” ujar Chanyeol semakin menggoda In Jung

“Chanyeol hentikan!! Matikan TV nya dan berhenti menggodaku” ujar In Jung yang sudah menangis tak karuan .

Chanyeol kemudian mengganti nya channel kartun anak2

“Nih liat ini saja , dasar penakut “ kata Chanyeol tertawa

Bukannya diam In Jung malah menangis keras .

“Ehh uljimaaaa !!sudah2 berhenti .. aduh mainhae” kata Chanyeol mengusap air mata In Jung

“Pabo! Aku sudah hampir mati rasanya” teriak In Jung sambil terus menangis

“Aku benar2 minta maaf chagi..” eh , Chanyeol keceplosan bilang chagi yang membuat In Jung kaget

“Jangan memanggilku begitu atau kubunuh kau” ujarnya membentak Chanyeol

Chanyeol memeluk In Jung dan mengusap2 kepalanya .

“Setelah ini aku janji ngga akan mengajakmu nonton horror , kamu ternyata setakut itu kan aku ngga tau . Sudah ya jangan nangis , aku disini” kata Chanyeol mencium kening In Jung

“Dasar menggunakan kesempatan untuk memelukku di saat seperti ini” ujar In Jung mendengus pelan

“Tidak boleh? Ini kan yang dilakukan orang jika sudah bertunangan? Lagian kamu juga menikmatinya kan?” kata Chanyeol cekikikan

“Diam pabo , aku memelukmu bukan karena aku mencintaimu tapi..”

CTARR GLEDARR

“Aaaaa petirrr!!” teriak In Jung menangis lagi dan mengeratkan pelukannya

“Aduh petir takut hantu takut , kau ini . Ayo berhenti nangis dong , aku merasa bersalah . Kamu mau apa? Kalau kamu berhenti nangis aku janji membelikanmu apapun yang kau mau” kata Chanyeol masih memeluk In Jung

“Benarkah?” tanya In Jung langsung berhenti menangis .

“Heem , tapi ada syaratnya lagi “

“apa lagi? Yasudah aku ngga jadi minta”

“Eh In Jung ada hitam2 di belakangmu”

“Chanyeol hentikan!! Iya2 syaratnya apa” pekik In Jung ketakutan setengah mati

“Cium aku dulu”

“Aish kau ini mesum , aku nggak mau”

“Yasudah aku lanjutkan cerita horrornya” goda chanyeol tertawa

CHU~

In Jung mencium bibir Chanyeol secepat kilat dan melepasnya .

“Sudah kan? Jangan cerita yang macam2 ” ujar In Jung mengalihkan pandangannya

“Bukan ciuman seperti ini yang aku mau” kata Chanyeol polos

“lalu?”

Chanyeol mendorong badan In Jung terlentang di atas sofa , ia memposisikan dirinya di atas badan In Jung dan menciumnya dengan lembut tanpa perlawanan sedikitpun dari In Jung .

Chanyeol melepaskan ciumanya setelah beberapa menit , membiarkan yeoja itu bernafas lepas .

“Jadi kau mau apa?” tanya Chanyeol pada In Jung

“Aku mau kau berhenti mengangguku , jangan meminta ku memperdulikanmu dan bilang pada appa mu kita batalkan pertunangan ini” ujar In Jung yang sontak membuat Chanyeol kaget .

“Aku tidak akan memenuhi permintaanmu” ujarnya singkat

“Kau sudah berjanji padaku bukan apapun kemauanku akan kau turuti?” tanya In Jung

“Tidak untuk yang ini , apa kamu serius berniat mengacaukan segalanya? Mengacaukan perasaan yang sedang berusaha aku bangun agar aku dapat mencintaimu dan membuat hubungan kita jadi lebih baik meskipun sulit sekali gara2 kelakuan beringasmu?”

 

[To be continue]

 

2 thoughts on “UNIMAGINABLE (Chapter 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s