When we met again

When we met again

 

Author                 : Azaway

Genre                   : friendship, romance (sedikit)

Length                 : short story

Rating                  : PG-15

Main cast            : Kai EXO, Rachel Park, Member EXO dll

Anyeonghaseyo.. ini ff pertama saya🙂 maaf jika typo bertebaran.

 

Paman sudah membicarakannya dengan ayahku, aku akhirnya bisa kembali kekorea. liburan? bukan kepulanganku kali ini benar-benar untuk tinggal. menetap. mungkin untuk beberapa tahun. aku sudah memutuskan melanjutkan kuliahku dikorea, ditempat kelahiranku, ditempat ibuku berada, dimana masa depanku dan tujuan dari hidupku yang sebenarnya. aku merasa seperti itu, entah kenapa. aku ingin bertemu dengannya lagi, seseorang yang telah menolongku dimasa lalu. 8 tahun yang lalu, aku bahkan belum sempat mengucapakan terima kasih.

januari 2014 incheon airport, internasional boarding (ceritanya bahasa korea mi mulai dari sini wkwk)

“iya.. terima kasih banyak” aku berbalik perlahan meninggalkan paman petugas bandara sesaat setelah aku membungkuk sebagai tanda terima kasihku pada petugas itu yang benar-benar sudah membantuku mencari pasportku yang tiba-tiba menghilang dan itu terjadi karena kecerobohanku yang menjatuhkannya didalam pesawat untungnya sipetugas tadi dengan senang hati mencarinya dan berhasil menemukannya tepat sebelum pesawat itu terbang kembali, hampir saja aku harus mengucapkan selamat tinggal selamanya kepada korea. pokoknya paman tadi benar-benar menolongku. setelah menukar uang won, aku bergegas keluar mencari taksi, paman baru saja menelponku beliau mengatakan tidak sempat menjemputku dibandara karena beliau sekarang berada dihongkong, urusan pekerjaan. aku tahu beliau sangat peduli padaku tapi memangnya siapa juga yang perlu dijemput aku sudah kuliah, usiaku sebentar lagi juga 20 tahun dan ini bukan perjalanan pertamaku. aku mnyampirkan rambutku yang berantakan akibat angin diluar bandara yang bertiup kencang, mungkin sebentar lagi hujan. aku harus bergegas jika ingin sampai dirumah paman tanpa kehujananan jadi aku melambai sedikit dan tidak berapa lama sebuah taksi berhenti tepat didepanku.

 

2014 beberapa bulan kemudian.. distrik apgudong-pyong

aku begegas masuk kesebuah gedung lebih tepatnya kantor paman lee. aku menabrak beberapa orang yang berkerumun tepat didepan geduung, aku harus cepat ujianku sebentar lagi dan paman malah menyuruhku memawa setumpuk dokumen ini kalau saja aku tidak menumpang dirumahnya aku.. tidak aku pasti akan tetap melakukannya beliau adalah orang tuaku selama dikorea tapi tetap saja jarak tempat ini dan kampusku lumayan jauh. walaupun naik bus tetap saja terlambat tapi berlari dari pemberhentian bus kekelas mungkin akan berhasil yeah kurasa waktunya akan pas tapi…

“o rachel-ah.. kau sudah datang?”

dadaku naik turun karena berlari sejak masuk tadi jadi aku hanya membungkuk dan memberi salam kepada semua orang sepertinya ini sebuah peremuan penting diruangan ini ada paman dan beberapa orang lain yang memakai setelan jas lengkap dan beberapa lelaki berambut pirang dan sebagian hitam kurasa mereka salah satu murid paman yang sudah melakukan debut sebagai idol. paman seorang pendiri perusahaan hiburan yang melatih dan mendebutkan artis dan membuat mereka terkenal yah sebuah manajemen artis. SM entertainment.

“jangan bilang kau berlari terus dari halte bus? sudah kubilang kau pakai mobil saja kalau sudah seperti ini kau juga yang kesulitan”

paman terdengar sangat mengkhwatirkanku karena semua ini karena dia. oh tidak ujianku!

“paman aku harus pergi, sekarang”

“pakai mobil paman , kau bisa terlambat kekampus”

aku melirik sebentar kunci mobil yang disodorkan paman kearahku, sekali ini saja kakakku juga pasti tidak akan marah kalau mengetahui kondidiku sekarang.

“baiklah paman” kataku seraya mengambil kunci dara tangannya “sore nanti pasti kukembalikan. baiklah sampai jumpa”

aku membungkuk sekali lagi.

“pakai saja. tidak usah kembalikan kaudgbhgbirwgbjkrv” aku sudah tidak bisa mendengan apa yang dikatakan paman sekarang aku harus cepat. aku butuh ‘pintu kemana saja’

“akkhh” lututku sepertinya terluka, sakit sekali tapi aku tidak punya waktu sekarang. aku merasa ada seseorang yang membantuku berdiri dia bertanya padaku..

“kau baik-baik saja? maafkan aku..” saat itu aku langsung tahu diaaa iya pasti diaaa seseorang yang sudah menolongku..

“paman!” tembakku dengan sok akrab dia kelihatan bingung. sorot matanya mengatakan ‘apakah gadis ini sudah geger otak akibat terjatuh tadi’ aku membalasnya dengan senyum selebar mungkin.

“maaf. nona apakah kau baik-baik saja?” tanyanya dengan wajah yang bingung

“paman yang waktu itu dibandara kan? paman yang menolongku waktu itu, passort.. sudah ingat?”

“ahhh nona yang waktu itu dibandara incheon.. kalau tidak salah beberapa bulan yg laluuu..”

“ingatan paman bagus juga. terima kasih skali lagi untuk pertolongan paman yang waktu itu” ujarku seraya membungkuk hormat padanya ia membalas dengan menggoyangkan tangannya.

“itu sudah lama sekali tapi apa kau terluka? maaf.. tapi aku sedang terburu-buru sekarang ini..”

“aku baik-baik saja paman tenang saja..” dia memang terlihat sangat terburu-buru hampir saja kamera yang dipegannya hampir terjatuh saat ia mengambil ponselx yang terjatuh akibat tabrakan kami tadi, aku hampir melompat saat melihat jam yang ditampilkan ponsel paman ini, ujianku!

“paman aku harus pergi. sekali lagi terima kasih banyak”

kuedarkan pandanganku mencari mobil paman, ahh itu dia. aku bergidik saat seseorang tiba-tiba menyentuh pundakku aku tidak sanggup membalikkan badan..

“permisi.. kau siapa?”

sepertinya bukan orang jahat jadi kuputuskan untuk berbalik. mata kami bertemu pandang, saat itu perasaan kaget, bahagia, sedih bahkan sampai terharu bercampur menjadi satu. aku tidak percaya kami bertemu kembali dengan cara seperti ini. when we met again…

TBC

2 thoughts on “When we met again

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s