The 12 Legends Black Pearls (Chap 2)

Author             : Zhou Si Yu

Tittle                : The 12 Legends of Black Pearls

Cast                 : EXO Members OT12

Main Cast        : Others..

Genre              : Fantasy, Romance, Friendship, Brothership, Sad, Action, School Life

Lenght             : Chaptered

Rating             : T

Chapter           : 2

Twitter                        : @Khalisah_ES

Summary         : 11 orang Ksatria Legends telah terpisah di berbagai belahan Bumi karena adanya peperangan di EXO Planet tempat mereka terlahir, yang mengancam ke-11 Ksatria tersebut agar mereka terbunuh sebelum memusnahkan kegalapan. Tetapi sebelum kegelapan berhasil membunuh para Ksatria di perang tersebut, MAMA telah meminta kepada The Tree Of Life memindahkan para bayi Ksatria ke tempat yang aman dan diasuh oleh para orang kepercayaan MAMA.

Note                : Asli buatanku sendiri, NO COPAS! NO PLAGIAT!

 

Jadi itu penyebab darahnya tidak berhenti keluar, “Siapa namamu?” kataku mengubah topik pembicaraan. Dia tersenyum, astaga manis sekali.

“Namaku ……

“Namaku Zhang Yi Xing, biasa di panggil Lay”, ucapnya. “Na….”, belum selesai aku berbicara aku mendengar suara Ibu lagi, Suho selama disana nama asli Kim Joon Myun. “Hei, kenapa diam?” ucapnya sambil mempoutkan bibirnya. Aigoo dia lucu sekali, “Namaku Kim Joon Myun, panggil saja Suho. Salam kenal”.

Suho Prov end

Author Prov

“Joonmyunie”, panggil Lay, yang dipanggil pun menoleh karena merasa dialah yang dipanggil. “Ne? Lay-ah”, ucapku. “Aku baru melihatmu disekitar sini, apa kamu orang baru di sini?” tanya Lay. “Ne, aku baru disini. Aku juga belum mendapat tempat tinggal” ucap Suho dengan nada agak sedikit sedih. “Tinggal di rumahku saja, Joonmyunie. Aku tinggal sendirian semenjak nenek dan kakek meninggal, aku kesepian, Joonmyunie”. Lanjut Lay. “Apa boleh Lay-ah? Tanyaku, yang ditanya hanya mengangguk imut, “Baiklah, aku mau daripada nggak punya tempat tinggal sama sekali” ucap Suho senang. “Kalau begitu ayo kita pulang, Joonmyunie”, narik tangan Suho, “Ne Lay-ah”

Diperjalanan mereka berdua asyik mengobrol dan sebentar-bentar tertawa karena cerita masing-masing. Yixing pun mengetahui kalau dia lebih muda 5 bulan dari Suho dan  memutuskan memanggil Suho dengan panggilan ‘Hyung’, tanpa disengaja mereka berdua dengan salah satu teman Lay dijalan. “Lay hyung”, panggil seorang namja dengan nafas tak beraturan. “Eh? Chennie-yah, wae?” tanya Lay pada namja yang dipanggil Chen tadi, “Aku mencari hyung kemana-mana, aku takut hyung terluka seperti waktu itu”,ucap Chen dengan nada khawatir. “Aku baik-baik saja,Chennie-yah”, tegas Lay meyakinkan Chen yang sedang khawatir.

“Syukurlah kalau hyung baik-baik saja. Hm, nugu-ya?, tanya Chen penasaran. “Eh? Ini Joonmyun, dia akan tinggal bersama hyung di rumah. Hyung ini Kim Jongdae panggil saja Chen”, jawab Lay tanpa beban, Chen yang mendengar kaget bukan main, “Tapi….”. “Sudahlah Chen-ah, dia gak akan nyakitin hyung. Tadi dia yang nolongin hyung, lebih baik kamu pergi kuliah sekarang”, suruh Lay lembut. “Ne, hyung. Annyeong, jaga diri hyung ne”. Lay mengangguk, Chen pergi setelah diyakinkan oleh Lay.

“Dia dongsaengmu?” tanya Suho yang dari tadi tidak dihiraukan oleh Lay dan Chen. “Ani, dia bukan dongsaengku. Tapi, aku menganggap dia seperti dongsaengku sendiri. Dia tinggal di samping rumahku, anak tunggal yang sering ditinggal orang tuanya pergi bekerja membuat dia dekat denganku dan menganggapku seperti hyungnya sendiri. Dia selalu khawatir dengan kesehatanku seperti tadi”, jelas Lay membuat Suho yang mendengarnya hanya mengangguk mengerti, “Palli hyung kita pulang”. Lanjut Lay, “Ne, Lay-ah”

Di salah satu kampus terkenal dan terbaik di Seoul, terlihat seorang namja sedang berjalan sendiri di lorong kampus, namja itu adalah Chen, “Kenapa Lay hyung membawa namja itu ke rumahnya? Padahal selama ini Lay hyung tidak pernah berani membawa orang asing ke rumahnya”, gumam Chen. “Chen-ah”, panggil seseorang, Chen langsung berbalik melihat siapa yang memanggilnya, “Baekhyun-ah, Chanyeolie. Wae?”, sahut Chen kepada kedua teman sekelompoknya di Beagle Line itu, “Kami mencarimu kemana-mana, Chen-ah. Kau kemana saja?” tanya namja imut yaitu Baekhyun. “Tadi aku mencari Lay hyung dulu sebelum pergi ke kampus”, ucap Chen. “Sudahlah, Ppalli kita ke kantin aku lapar”, ajak namja tinggi tampan Chanyeol dengan senyum bodohnya itu.

Di rumah Lay, Suho masih asyik melihat-lihat isi rumah Lay yang tidak terlalu luas itu tetapi banyak benda-benda antik di dalamnya. “Hyung, palli makan dulu”, teriak Lay dari dapur. “Ne, Lay-ah”

Suho Prov

Aku seperti merasa ada yang aneh dengan barang-barang yang ada di rumah Lay ini, rumahnya dihiasi dengan lukisan dan benda-benda antik berbentuk Unicorn. Bukannya Unicorn adalah makhluk penyembuh di EXO Planet, tetapi di Bumi tidak ada Unicorn. “Lay-ah”, panggilku. “Ne?” sahutnya.

“Apa kamu menyukai Unicorn?” Aku betul-betul tidak bisa menahan rasa penasaranku lagi dengan replika Unicorn yang ada di rumah ini. “Eh? I..Itu, aku sangat menyukai Unicorn hyung. Tapi, di Bumi tidak ada Unicorn hyung”, sahutnya sedih.

Apa mungkin Lay adalah Heal? Tapi kenapa dia tidak mengetahui kekuatannya? ‘tugasmu untuk mengumpulkan mereka kembali dan memberitahu mereka tentang kekuatan dan asal mereka’. Aku baru ingat kalau mereka semua tidak mengetahui kekuatannya sama sekali, kalau Lay memang Heal pasti dia memiliki Black Pearl. “Lay-ah, apa kamu mempunyai sebuah pemberian dari kakek dan nenekmu?” tanyaku yang benar-benar sudah sangat penasaran, “Pemberian? Ah! Ne, ada. Tunggu sebentar hyung, biar aku tunjukkan”, jawab Lay langsung berlari ke kamarnya dan kembali lagi ke dapur, “Ini hyung pemberian kakek” Lay menunjukkan sebuah pin berbentuk Unicorn dan di tengahnya ada Black Pearl seperti punyaku.

Suho Prov end

Lay Prov

Kenapa Suho hyung ingin melihat benda pemberian kakek? Dan kenapa wajahnya terkejut seperti itu? “Lay-ah, kau….” Suho hyung langsung memelukku, tapi kenapa? “Lay-ah, kau adalah adikku. Coba lihat mutiara hitam di tengah pinmu itu sama dengan mutiara hitam yang ada di kalungku”, jawab Suho hyung dan menunjukkan kalungnya. Aku terkejut dengan semua yang terjadi apa ini bagaimana bisa? ‘Yi Xing suatu saat akan ada seseorang yang memiliki tanda mutiara hitam itu juga menjemputmu’ aku teringat pesan kakek, apa mungkin yang dimaksud kakek itu Suho hyung.

Lay prov end

Author prov

Di sebuah istana yang mengerikan terlihat seorang namja sedang memperhatikan bola ramalan di depannya “Jadi Water sudah bertemu dengan Heal, tidak ku sangka bisa secepat ini”, ucap namja dengan baju hitam dan wajah tertutup tudung.

TBC

Siapa namja itu?

Apa Lay bakal mempercayai Suho?

Siapa Ksatria selanjutnya?

 

3 thoughts on “The 12 Legends Black Pearls (Chap 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s