[Ficlet] I Love You

fiction by nujeha

 img_2461

Tittle : I Love You

Cast : EXO’s Sehun & OC’s Jihyun

Genre : Fluff

Rating : G

 

Malam ini, untuk malam yang kesekian kalinya, Jihyun diajak pergi keluar hanya untuk sekedar mencari angin oleh sang kekasih, Oh Sehun.

Tunggu sebentar. Oh Sehun? Benar. Siapa yang tidak asing dengan nama tersebut? Member termuda EXO ini ternyata diam-diam sudah memiliki seorang kekasih. Sebenarnya hubungan mereka sudah berjalan begitu lama. Bahkan semenjak EXO menjadi trainee SM pun mereka sudah menjalin hubungan ini. Ya, walaupun setelah itu, pertemuan keduanya tidak sesering sebelumnya tapi mereka tetap konsisten akan janji yang dibuat.

Lalu, tahukah para member dan agency soal ini? Tentu sudah begitu jelas akan kebersamaan EXO selama ini ‘kan? Mereka terbuka satu sama lain. Jadi, semua member sudah tahu tapi tidak untuk agency. Jangan tanya kenapa, pasti ini akan menjadi sangat rumit.

“Apa kau ingat tempat ini?” Jihyun berkata setelah keheningan menyerang begitu panjang. “Tempat pertama dimana kau mengajaku kencan,” lanjutnya tersenyum pelan dengan perasaan masam.

Sehun hanya diam. Pandangannya menerawang. Kembali kemasa dimana dia benar-benar melakukan hal yang belum pernah dia lakukan sebelumnya. Mengajak seorang gadis berkencan? Heol. Untuk mendekati gadis saja dia sudah panas dingin apalagi lebih dari itu? Membayangkannya, pria itu ikut tertawa dibalik masker hitam yang dikenakannya.

“Apa kau juga masih ingat tentang janji yang kita buat dulu?” lagi-lagi gadis itu membuka mulutnya. “Dimana kita akan tetap saling mencintai apapun yang terjadi. Astaga, aku ingin tertawa mengingatnya,” dan benar. Jihyun pun tertawa.

Ya, tentu Sehun masih ingat. Sangat. Bagaimana mugkin dia lupa janji yang dia buat sendiri?

“Dan sekarang, aku pikir, janji itu sudah tidak berlaku lagi-”

“Maksudmu?” Sehun terkejut. Matanya langsung menangkap sosok Jihyun yang berdiri disampingnya.

“Aku ingin mengakhiri semuanya,” jawab sang gadis to the point.

“Kenapa? Apa aku ada salah?” wajah Sehun kali ini penuh tanya. Kemudian pikirannya kembali ke kejadian sebelumnya. Namun, dia merasa tidak punya kesalahan sedikitpun. Lalu, apa alasannya? Jihyun diam tidak berkata lagi. “Jika memang ada salah, maaf kalau begitu,”

“Tidak. Kau tidak salah,”

“Sebenarnya apa maksudmu?”

Sehun semakin dibuat bingung. Perkataan Jihyun kali ini benar-benar ambigu. Tidakkah gadis ini tahu, sebenarnya prianya itu lelah. Dia baru saja pulang dari konser tournya. Bukannya mendapat pelukan rindu, tapi malah dibuat kesal. Beruntunglah, Sehun pria yang penyabar. Seharusnya kau bersyukur, Ahn Jihyun.

Jihyun yang sedari tadi menunduk semakin menenggelamkan wajahnya, “Aku ingin kita putus,”

Seperti dijatuhi ribuat batu, Sehun benar-benar terkejut. Apa gadis ini benar-benar sudah memikirkannya? Dia bercanda ‘kan? Tapi, pria itu sadar gadisnya sedang menangis sekarang. Tidak lama, kedua tangannya menggapai tubuh sang gadis begitu erat. Kini, dia semakin merasakan betapa bergetarnya tubuh mungil yang sedang direngkuhnya ini.

“Jangan berkata seperti itu lagi,” ucap Sehun tepat ditelinga Jihyun. “Aku tidak mau dengar. Mengerti?”

Mendengar ucapan Sehun barusan, Jihyun langsung melepas paksa pelukannya. Kali ini, dia menatap pria itu dengan intens. Masa bodoh dengan mata merah dan air mata yang terus jatuh. “Apa kau mencintaiku?”

“Bodoh. Tentu saja aku mencintaimu,” jawab Sehun mantap. “Kenapa? Kau berfikir aku sudah bosan denganmu? Lagi-lagi jangan berfikir seperti itu. Aku tidak mau tahu,” tambahnya dengan gelengan kepala seraya menutup kedua mata yang-bahkan-terlihat seperti anak kecil sedang menolak suatu pemberian namun sama sekali tidak disukainya.

“Tapi-”

Belum selesai Jihyun berkata, Sehun langsung menarik maskernya kebawah dengan tangan kiri. Sedangkan tangan kanannya mendorong tengkuk gadis itu untuk maju. Dalam sepersekian sekon, bibir merekapun bertemu satu sama lain. Kedua mata Jihyun membulat. Tapi, bukan Sehun namanya jika tidak bisa membuat Jihyun merasa yakin. Bibirnya terus menyesap, melumat, bahkan sempat menggigit bibir Jihyun tanpa mempedulikan stok napas yang hampir habis. Tidak perduli akan banyaknya pengunjung yang berlalu lalang, akhirnya Jihyun pun terbawa suasana; dia membalas perlakuan Sehun terhadapnya.

Selang beberapa menit, Sehun mengakhiri pagutannya. Tangan kiri yang sedari tadi menahan punggung Jihyun berpindah pada tangan kanannya untuk digenggam. Lagi-lagi, matanya menangkap sosok gadis yang kini masih bersamanya. Masih terihat begitu jelas akan deruan napas Jihyun yang saat ini masih belum beraturan. Sesesak itukah? Sehun tersenyum kecil. Kau memang hebat Sehun, pikirnya sombong. Dia pun menarik tangan gadisnya untuk meninggalkan tempat ini. Berjalan entah kemana.

“Bagaimana jika aku memberitahu pada semuanya bahwa kau adalah kekasihku?”

“Jangan gila,”

“Aku memang sudah gila-”

karenamu. Sehun melanjutkannya dalam hati.

“Sehun,”

“Hm?”

“Aku mencintaimu,”

“Aku lebih mencintaimu,”

“Aku lebih lebih lebih mencintaimu,”

“Bahkan aku belum tentu tahu betapa banyaknya aku mencintaimu,”

 

.

.

.

.

.

.

 

-fin-

 

Whaaaaaat is this?! Astaga fiction macam apa ini hahaha. Maaf jika dalam cerita ini membuat otak kalian berfikir keras dikarenakan alur yang begitu tidak jelas. Semua adalah unsur ketidaksengajaan. /lah/

Btw, salam kenal. This is my first time i send my fiction to this blog~^^

4 thoughts on “[Ficlet] I Love You

  1. Singkat padat dan penuh feel!!! Daebak author-nim! Bikin seriesnya dong atau sequelnya deh hihihi #readerbanyakmau 😂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s