The Return Of Happiness

The Return Of Happiness

Disclaimer :

Cerita ini murni karya author dan banyak typo yang bertebaran! Semoga suka!

Author :

Sherly Irawati

(sherlyirawati99.wordpress.com// Instagram: sherlyirwti_)

Cover by :

Sherly Irawati

Cast :

Yoo Ji Ae

Oh Sehun

Byun Baekhyun

Other Cast :

Member of Lovelyz and EXO

Genre : Romance & Angst

Length: Oneshoot

Rating : PG-15

Summary :

“Believe that happiness will come to you someday. You will find your own way to reach your happiness in life.”

-Happy Reading-

Kebahagiaan memang bukan sesuatu yang mudah didapatkan. Penderitaan menjadi bumbu pelengkap kehidupan yang tidak akan seutuhnya bahagia. Di kehidupan juga kita bisa menemukan sesuatu atau seseorang yang bisa membuat kau menangis, seseorang yang berkhianat dan masih banyak lagi sehingga kau tidak bisa menyebutkannya satu persatu.

 

Ada saatnya dimana kau ingin marah dan melampiaskannya kepada orang lain. Tapi kau tidak bisa melakukan itu semua. Setelah sekian lama Jiae merasakan kebahagiaan kini kebahagiaan itu berupa menjadi sesuatu yang sangat pahit bagi Jiae. Pria yang ia percayai dan ia cintai malah mengkhianatinya tanpa meminta maaf pada Jiae layaknya pria itu tidak melakukan kesalahan apapun.  Maka disaat itulah keinginan untuk membalas dendam kepada pria yang telah menyakiti hatimu itu muncul. Tapi Jiae berpikir dengan cara seperti itu dapat membuat harga dirinya turun secara perlahan-lahan. Merelakan adalah cara yang paling baik yang dapat Jiae lakukan. Saat ini ia menjalani hidupnya sendiri. Tanpa orang tuanya yang gila kerja. Karena itu Tn dan Ny. Yoo harus meninggalkan anaknya di Seoul sendiri bersama para pembantu di kediaman Tn. Yoo.

 

Jiae menjalani aktivitasnya seperti biasa. Pagi-pagi sekali ia sudah berangkat menuju kampus. Ia berpas-pasan dengan seorang pria. Pria itu adalah Byun Baekhyun. Baekhyun yang menyakiti perasaan Jiae selama ini. Sekarang kabarnya Baekhyun sudah putus dengan Taeyeon sehingga Baekhyun ingin mengejar Jiae lagi. Jiae merasa tanganya ditahan oleh seseorang. Siapa lagi yang berada bersamanya kalau bukan Baekhyun.

 

“Apa lagi?”

“Maaf..”

“Baekhyun-sshi…. Kau anggap aku apa selama ini? Sampah? Setelah kau butuhkan terus kau buang lalu sekarang kau akan memungutnya kembali? Cihh. Mati saja kau dengan cinta yang kau berikan kepada Taeyeon eonnie. Anyeong.”

“YA!” Jiae tidak mengubris Baekhyun sama sekali. Ia terus berjalan tanpa memperdulikan Baekhyun yang berteriak agar ia berhenti dan mendengarkan pembicaraannya yang sama sekali tidak penting dan sangat-sangat konyol.

“Jika kau ingin berbicara padaku, katakanlah hal-hal yang penting dan masuk akal. Keputusan untuk kembali kepadamu hanyalah keputusan bodoh yang aku pilih. Aku tak mau tersakiti untuk kedua kalinya.” Jiae menoleh sambil mengatakannya, setelah itu ia berjalan pergi meninggalkan Baekhyun.

 

Jiae sempat mendengar bahwa ada murid pindahan dari Amerika akan masuk ke jurusan mata kuliahnya. Karena Jiae penanggung jawab di bagian pengenalan sekolah maka dari itu ia harus menemani murid pindahan itu.

Murid pindahan itu seorang pria. Namanya Oh Sehun. Selama Jiae menemani pria itu rasanya benar-benar dingin. Karena pria itu sama sekali cuek dan tidak peduli dengan omongan Jiae sama sekali. Ingin rasanya Jiae meremuk wajahnya yang memang cukup ganteng dan keren itu. Tapi sifatnya yang membuat Jiae benar-benar kesal. Rasanya pria itu tidak peduli dengan Jiae yang sudah berbicara sampai berbusa untuk mengenalkan kampus itu kepadanya.

 

“Apa kau sudah selesai berbicara?”

“YA! Bisakah kau menghargaiku? Sedari tadi aku berbicara tidak kau dengarkan dan sekarang kau hanya bertanya apa aku sudah selesai?! Cih tidak tahu terima kasih.” Jiae kelolosan bicara karena sangking kesalnya dengan pria itu.

“Aku tidak memintamu untuk berbicara tetapi kau berbicara terus sedari tadi.”

“Memang kau tidak memintaku untuk berbicara tapi ini perintah kepala dewan dan kau tidak menghargai perjuanganku berbicara denganmu daritadi!”

 

Mereka adu mulut di tengah-tengah koridor sehingga cukup banyak murid yang memperhatikan mereka berdua. Sampai akhirnya sahabat Jiae, Kei datang untuk melerai mereka. Karena jika Jiae sudah bertengkar maka tidak ada yang bisa menghentikannya kecuali Kei.

 

“Yoo Ji Ae cukup. Sekarang kau bisa kembali ke kelas. Biarkan pria ini melihat-lihat sendiri. Karena kau sudah menjelaskan hampir keseluruhan bagian dari universitas ini.” Jiae hanya mengikuti Kei. Sebelum ia benar-benar pergi, ia memberikan tatapannya kepada Sehun. Sehun hanya melihatnya tanpa membalas tatapan itu.

“YA! Kau tahu pria itu benar-benar menyebalkan!! Aku berbicara sampai berbusa juga tidak dipedulikan.”

“Sudahlah kau sabar saja. Tipe setiap orang kan beda.”

 

Tiba-tiba sebotol air dingin menempel pada pipi Jiae. Jiae melihat kearah seseorang yang memberinya.

 

“Ini untukmu. Gomawo.” Pria itu langsung pergi meninggalkan Jiae dan Kei.

“Ujung-ujungnya si Sehun juga baik padamu.”

“Tapi ia tidak tersenyum sama sekali. Seperti tidak ihklas.”

“Bilang saja kau senang.” Kei bisa melihat bahwa Jiae memandang pria itu dengan perasaan senang.

“Kei, tadi Baekhyun bilang kalau ia mau hubungan ku dan dia kembali seperti dulu. Seketika aku merasa harga diriku turun secara perlahan.”

“Pria itu benar-benar tidak tahu malu.”

“Pria itu menarik juga.”

“Nugu?”

“Ah? Anni…”

“Ahh~ Oh Sehun kan? Benar kan? Kau jatuh cinta pada pria itu?”

“Apaan sih. Nggak!”

“Alah ngga usah mencari alasan lagi ah.” Jiae hanya menatap Kei dengan sebal dan pergi meninggalkan Kei.

“YA! Yoo Ji Ae!!!” Kei masih saja tertawa akan sikap Jiae.

 

Sehun merupakan murid teladan yang digemari banyak murid-murid perempuan lainnya padahal pria itu baru pindah dari Amerika. Salah satu penggemarnya adalah Jiae. Sifat Sehun yang sangat sulit untuk ditebak benar-benar membuat Jiae semakin penasaran dengan pria itu. Pria itu bisa saja bersikap dingin dan bisa juga bersikap perhatian terhadap orang lain. Benar-benar misterius.

 

Jurusan yang Jiae ambil adalah Seni Dunia Aktris dan Idol. Ia mendapatkan tugas bersama dengan Sehun untuk training disebuah agency. Ia harus berpisah dengan Kei, padahal Kei adalah orang yang bisa mengatur emosinya. Sehun memilih SM Entertainment dan Jiae memilih Woolim sedangkan Kei bersama kelompok lain tapi tetap memilih Woolim yang sebenarnya Jiae tidak mengetahui bahwa Kei memilih Woolim. Tetapi keduanya akan tetap detraining pada tempat yang sama sampai mereka benar-benar disetujui oleh agency yang mereka pilih.

 

“Oh Sehun, Yoo Ji Ae, hari kalian latihan dance di practice room lantai 5. Hanya kalian berdua saja.” Kata seorang senior yang akan mengurus mereka selama training.

“Mwo?” Ucap Sehun dan Jiae bersamaan.

“Kalian akan berlatih couple dance lalu kalian akan latihan olah vocal lalu recording dan kalian akan kita buatkan music video.”

“Akan jauh lebih baik jika aku melalukan solo saja sunbae.” Ucap Jiae.

“Siapa juga yang mau dengan kau! Kau pikir aku senang. Jangan harap.”

“YA! Kalian berdua cepat ke practice room sekarang!”

“Ne sunbae…”

 

Mereka berjalan dengan sangat terpaksa menuju ruang latihan. Walaupun mereka tidak ingin melakukannya, mereka akan tetap melakukannya dengan professional. Mereka melakukannya dengan sangat baik. Tarian mereka yang benar-benar mengikuti irama. Orang-orang yang melihat mereka tentu saja akan merasa iri tapi tidak bagi diri mereka. Walaupun mereka melakukan latihan selama 3 bulan dan abis melakukan recording dan syuting MV tetapi mereka masih saja seperti dulu. Tapi mungkin saja salah satu dari mereka telah menaruh hati. Setelah MV mereka mendapatkan 1M views di Youtube, mereka akan direcrut oleh agency yang mereka pilih sebelumnya. Dan itulah yang terjadi, setelah mereka melakukan promosi selama 1 bulan di Music Show, kini mereka sudah berada di agency impian mereka masing-masing.

 

“Kei!! Aku tidak menyangka ternyata kau memilih agency ini!”

“Tentu saja. Dan kabarnya lagi kita akan debut bersama anggota yang lain sebagai Lovelyz. Memang terlalu cepat tapi hasilnya sebanding dengan perjuangan kita training kan?”

“Benar sih. Tapi….”

“Tapi? Ah aku tahu! Bagimu itu sebentar kan? Kau merindukan Sehun?”

“Ntahlah…. Tapi aku ingin jujur padamu Kei. Selama training itu banyak sekali kenanganku dengan Sehun. Walaupun kita sering bertengkar tapi Sehun selalu mengalah padaku. Karena itu lama-lama perasaanku semakin besar padanya. Tapi disaat perasaan itu mulai ada, kita harus berpisah seperti ini.”

“Tapi kita pasti akan bertemu lagi dengannya.”

“Aku rasa tidak. Tidak ada kesempatan lagi bagiku.”

“You never know about your destiny Jiae.”

 

Lovelyz debut dengan lagu yang sangat comfy untuk didengarkan. Saat promosi ia tidak pernah berpapasan dengan grup Sehun yaitu EXO. Sampai akhir tahun di acara Gayo Daejun ia bertemu dengan EXO. Sebelum acara itu dimulai mereka melalukan latihan bersama selama 1 minggu. Karena ada special stage yang akan menampilkan EXO dengan Lovelyz. Di ruang latihan terasa begitu canggung. Itu hanya bagi Jiae saja. Karena ada 2 orang yang membuatnya sangat canggung. Baekhyun dan Sehun.

 

“Kalian bisa beristirahat dulu. Setelah 3 jam kalian bisa kembali ke ruang ini lagi untuk latihan.” Kata manager mereka.

“Jiae.” Jiae menoleh ke sumber suara.

“Wae Sehun?”

“Temani aku berjalan-jalan.”

“NE?”

“Cepatlah.”

“Ah baiklah….”

 

Semua anggota EXO dan Lovelyz memperhatikan mereka berdua terutama Baekhyun yang sedari tadi menatap tajam kearah Sehun. Hanya saja yang merasa malu dan aneh hanya Jiae saja. Wajah Jiae pun sudah memerah sekarang. Mereka berjalan-jalan disebuah taman dengan wajah yang ditutupi masker.

 

“Apa kabarmu Sehun?”

“Aku baik-baik saja. Terutama setelah masa training. Telingaku bisa bebas dari ocehanmu.”

“YA!! Aku tidak seberisik itu juga!!!”

“Ya walaupun berisikmu membuatku merindukanmu….” Ucap Sehun dengan suara yang sangat kecil. Bahkan Jiae mendengarnya sebagai sebuah bisikan.

“Kau bilang apa barusan?”

“Aku tidak berkata apa-apa.” Ketus Sehun kembali.

“Ya! Selama ini apa kau tak pernah memperbaiki sifat cuek dan ketusmu itu eoh?”

“Bukan urusanmu.”

“YA!” Sehun berjalan meninggalkan Jiae. Untung saja Jiae sedang tidak memakai heels, kalau ia memakai heels mungkin saja Sehun sudah benar-benar meninggalkannya.

 

Jiae merasa bahwa ia benar-benar telah jatuh cinta pada Sehun. Dan begitu pula sebaliknya. Setelah beristirahat, mereka kemudian melanjutkan latihan sampai latihan telah selesai pada pukul 21.00 KST. Disaat semua sudah keluar dan menyisakan Baekhyun dan Jiae. Saat Jiae akan keluar, langkahnya ditahan oleh sebuah suara. Siapa lagi kalau bukan Baekhyun.

 

“Jadi karena Sehun kau tidak ingin kembali padaku eoh?”

“Itu hak pribadiku untuk memilih siapa. Kau saja bebas meninggalkanku dan memilih Taeyeon eonnie. Lalu mengapa aku tidak bisa? Kau pikir aku wanita murahan yang akan terus-terusan menunggu walaupun ia telah disakiti?”

“Jadi benar kau cinta pada Sehun? Kau pikir cintamu akan berjalan dengan baik? Jangan harap. Aku tahu Sehun itu seperti ap –“

“Aku jauh lebih mengetahui Sehun seperti apa daripada kau!”

“Kita buktikan saja nanti.”

“Terserah.”

 

Mungkin Jiae tidak pernah berpikiran bahwa Sehun juga seperti pria kebanyakan dan memang tidak terpikirkan oleh Jiae bahwa Sehun akan mencintai dirinya. Bagaimana juga ia adalah pria yang pasti memiliki keinginan untuk mencintai wanita yang jauh lebih cantik dan sesuai dengan keinginan pada dirinya. Yang ada dipikiran Jiae adalah bagaimana ia bisa menghilangkan perasaannya sedangkan ia mendapatkan bagian dance bersama Sehun. Bagaimana bisa melupakan wajahnya yang mengesalkan seperti itu bagi Jiae. Ia bukan type wanita yang mudah melupakan wajah seseorang.

 

Sudah 5 hari mereka latihan bersama. Tinggal 2 hari menjelang Gayo Daejun. Jiae melihat Sehun sedang berbicara dengan Yein, maknae dari girlgroup yang Jiae naungi yaitu Lovelyz. Rasa cemburu lah yang muncul saat ini. Tapi ia tidak mau mengambil kesimpulan terlalu cepat walaupun kelihatannya Sehun menyukainya.

 

“Apa benar yang dikatakan Baekhyun?” Pikir Jiae. Disaat Jiae sedang melamun dengan tatapan kearah Sehun, Baekhyun datang dan duduk disebelahnya.

“Apa kau sudah percaya?”

“Aku tidak mau mengambil keputusan begitu cepat.”

“Percuma saja kau terus menunggunya.”

“Dan percuma saja aku menerimamu kembali kan?”

 

PLAKKK!

 

Sebuah tamparan yang cukup keras mengenai wajah Jiae. Baekhyun yang tersadar akan apa yang ia lakukan langsung meminta maaf. Sedangkan Jiae dipenuhi wajah yang sangat terkejut dan kemudian menangis dan meninggalkan ruangan yang menyisakan Baekhyun, Sehun, Yein dan dirinya. Sehun sebenarnya menatap Jiae daritadi, dan ia mendapati Jiae menatapi dirinya bersama Yein. Sehun yang melihat Jiae yang ditampar langsung mengejar Jiae tapi kemudian ditahan oleh Baekhyun.

 

“Ini bukan urusanmu!”

“Ini urusanku juga hyung!”

 

Baekhyun dan Sehun berlari bersama mengejar Jiae. Sayangnya Sehun dipanggil oleh manajernya untuk berganti pasangan dengan Yein. Sehingga formasi harus diganti dalam 1 hari. Pasalnya permintaan Yein sama sekali tidak bisa dibantah sekalipun Sehun dan Jiae sudah benar-benar cocok sebagai center. Setelah berbicara dalam jangka waktu yang cukup sedikit, Sehun berlari untuk mengejar Baekhyun dan Jiae lagi. Saat Sehun menemukan mereka berdua ternyata Baekhyun sedang memeluk Jiae yang terus meronta ingin bebas dari pelukan Baekhyun.

 

Seketika sebuah pukulan melayang di wajah Baekhyun. Baekhyun yang tidak terima akan perlakuan Sehun pun ikut membalas. Wajah mereka sudah babak belur, bagaimana bisa mereka lupa bahwa mereka harus tampil lagi 2 hari. Jiae yang berusaha melerai Sehun dan Jiae malah mendapatkan pukulan dari Baekhyun pada bagian perutnya. Untungnya Sehun cepat menangkap Jiae.

 

“Hyung, apa yang kau lakukan eoh?!”

“E..ee.. Jiae mianhae….” Ucap Baekhyun pelan-pelan.

“KAU MASIH MERASA KURANG UNTUK MENYAKITIKU EOH?! SEKARANG KAU MALAH MENYAKITI SEHUN YANG SUDAH MENJADI BAGIAN KELUARGAMU DI AGENSI ITU EOH?!”

“Mian….” Baekhyun hanya bisa berkata maaf saat ini. Ia merasa bersalah karena pukulannya mengenai bagian perut Jiae.

“Gwenchana?” Sehun bertanya pada Jiae.

“Nan gwenchana….” Ucap Jiae lemas.

“Mari aku antar pulang.”

“Nggak perlu. Aku bisa sendiri….”

“Ya! Bisakah kau tidak keras kepala eoh? Bisakah kau tidak egois seperti itu eoh?”

“Aku memang egois! Aku memang keras kepala! Tapi itu yang dapat aku lakukan agar kau sadar! Agar kau sadar bahwa aku mencintaimu! Dan kau pikir aku tidak tahu tentang perubahan formasi itu eoh?! Aku memang kekanak-kanakan. Aku cemburu sama dongsaengku sendiri! Lalu sekarang apa yang aku lihat? Kalian berdua bertengkar karena aku. Mau ditaruh dimana wajahku saat ditanya oleh manajer kalian berdua eoh? Wajah kalian yang biru-biru dan harus tampil dengan wajah mulus dalam satu hari lagi. Aku butuh waktu sendiri.” Ucap Jiae berusaha menguatkan diri untuk berjalan pulang.

 

Sehun dan Baekhyun pulang dengan arah yang berbeda. Baekhyun kembali menuju ke dorm EXO sedangkan Sehun diam-diam mengikuti Jiae. Ia ingin memastikan bahwa tidak akan terjadi apa-apa pada Jiae. Saat Jiae masuk kedalam dormnya, disitulah Sehun bisa pulang dengan tenang.

 

“Aku memang laki-laki pengecut yang tidak bisa menyatakan perasaanku pada Jiae.” Ucap Sehun yang tidak di dengar oleh siapapun.

 

Saat Jiae masuk kedalam dorm dengan  pipi memar dan memegang perutnya yang sakit akibat pukulan Baekhyun langsung dikerumuni oleh para member Lovelyz kecuali Yein. Yein sedang mempelajari formasi center yang awalnya merupakan bagian Jiae. Yang paling khawatir adalah Kei.

 

“Ada apa denganmu Yoo Ji Ae?! Kenapa wajahmu bisa memar seperti itu eoh?! “ Tanya Kei.

“Aku tidak apa-apa Kei.”

“Maaf aku selama ini jarang menemanimu lagi tapi aku mohon jujurlah padaku dan para member.”

 

Seketika tangis Jiae pecah. Jiae menangis dalam pelukan Kei dan para member lainnya.

 

“Sekarang ceritakan dengan pelan-pelan.” Ucap Babysoul.

“Aku tidak bisa menceritakannya sekarang eonnie. Aku butuh waktu sendiri.”

“Baiklah, tapi beri obat dulu pada pipimu dan perutmu itu.”

“Ne….” Ucap Jiae lalu pergi meninggalkan para member dan Kei kedalam kamar.

 

Kei tahu bahwa Jiae sedang menangis sekarang. Tapi ia juga tahu bahwa Jiae adalah orang yang cukup keras kepala sehingga ia tidak mungkin masuk begitu saja.

 

Akhirnya semua menyerah dan pergi ke kamar mereka masing-masing. Saat semua terlelap dan jam menunjukkan pukul 3 pagi, Jiae diam-diam keluar kamar dan keluar dari dorm Lovelyz. Ia pergi ke suatu tempat yaitu Woolim Entertainment. Ia mencari manajernya. Saat ia menemukan manajernya, bisa dilihat betapa terkejut manajernya saat itu.

 

“Ya! Jadwal latihan masih dua jam lagi.”

“Oppa…. Aku ingin mengatakan sesuatu….”

“Katakan saja.”

“Aku ingin cuti. Aku butuh waktu untuk mencerna semuanya. Dan akan jauh lebih baik jika aku keluar dari Lovelyz.”

“Ya! Apa yang kau katakan eoh? Emm…. Tunggu sebentar….” Manajernya memperhatikan Jiae dari ujung kaki sampai ujung kepala.

“Wae?” Jiae bisa menebak bahwa manajernya akan tahu apa yang sedang terjadi pada dirinya.

“Wajahmu kenapa bisa memar seperti itu? Lalu kenapa kau terus memegang perutmu.”

“Ne? Anu…. Tadi aku –“

“Jangan coba-coba berbohong padaku Yoo Ji Ae.”

“Mian….”

 

Tiba-tiba suara telepon berdering di ruang itu. Manajer Lovelyz itu pun langsung mengangkat panggilan tersebut.

 

“Yeobseyo?”

“……”

“Ah….. Itu yang terjadi pada anak didikku sekarang.” Dari cara manajernya berbicara, Jiae sudah tahu bahwa yang menelpon adalah manajer EXO.

“…..”

“Baiklah akan aku bicarakan…” Sambungan telepon itu sudah putus dan mata manajer itu langsung mengarah pada wajah Jiae.

“Katakan padaku kau ada masalah apa dengan mereka berdua. Aku hanya tahu kau dulu menjalani training bersama Sehun.”

“Mmmm…. Itu….”

“Yoo Ji Ae! Jawab aku! Aku ini manajermu dan berhak tahu akan apa yang terjadi padamu saat ini. Kau tahu aku dan manajer dari EXO harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada kalian. Kalian harus tampil besok dan bagaimana bisa kalian menunjukkan wajah seperti itu kepada para fans.”

“Mian. Aku dan Baekhyun dulu pernah menjalin hubungan. Tapi Baekhyun meninggalkanku dan menjalin hubungan bersama Taeyeon eonnie. Tapi hubungan mereka tidak berlangsung lama sehingga mereka memutuskan untuk berpisah. Sekarang Baekhyun ingin aku kembali padanya lagi sedangkan aku tidak mau. Dan tadi Baekhyun memaksaku lagi sehingga ia tidak sengaja menamparku.”

“Lalu apa hubungannya dengan Sehun?”

“Aku juga tidak tahu mengapa Sehun bisa mengikuti Baekhyun yang sedang mengejarku karena aku langsung pergi saat Baekhyun menamparku. Saat itu Baekhyun sedang memelukku yang sedang meronta-ronta agar ia melepaskan pelukan itu. Sehun yang melihat itu langsung melayangkan sebuah pukulan kearah Baekhyun. Mereka berdua terus berkelahi, aku yang ingin melindungi Sehun malah terkena pukulan dari Baekhyun.”

“Lalu sekarang bagaimana keadaan perutmu itu?”

“Masih sedikit nyeri.”

“Aku tahu sekarang. Dari ceritamu aku tahu bahwa kau menyukai Sehun kan?”

“Ne????”

“Jujur saja….”

“Molla….”

“Terserahmu saat ini. Kita harus ke rumah sakit sekarang.” Jiae tidak bisa menolak ajakan ini. Ia tahu manajernya akan jauh lebih menyeramkan jika ia menolak saat ini.

 

Keadaan Jiae baik-baik saja hanya saja butuh istirahat yang cukup untuk pemulihan rasa nyeri yang ada di perutnya itu. Dalam satu hari formasi harus berubah dan artikel pun mulai bermunculan.

 

Jiae sakit karena terkena pukulan salah satu member EXO.

Sehun sedang menjalin hubungan dengan Yein dari 1 bulan yang lalu.

Jiae merupakan mantan kekasih dari Baekhyun yang sebelumnya juga sempat berpacaran dengan Taeyeon

 

Bagaimana manajer mereka bisa mengklarifikasi semua artikel itu. Hanya satu artikel yang membuat manajer dari  Lovelyz itu bingung. Dari kapan Yein dan Sehun saling berhubungan? Sedangkan selama ini mereka sibuk dengan promosi dan Lovelyz Diary. Kalau Jiae memang masuk akal. Mereka saling mengenal satu sama lain sejak training bahkan saat Sehun pindah ke Universitas dimana Jiae berada. Manajer itu sedang bersama dengan Jiae dan langsung bertanya pada Jiae.

 

“Jiae.”

“Ne?”

“Apa kau pernah tahu kalau Yein pernah berhubungan dengan Sehun?”

“Mwo?” Jiae yang awalnya hanya kaget tiba-tiba meneteskan air mata.

“Kenapa kau malah menangis? Aku hanya bertanya. Kau benar-benar mencintai pria itu rupanya.”

“Apa artikel tentangku juga bermunculan?” Tanya Jiae masih dengan tangisannya.

“Ne….” Jiae hanya bisa menangis. Manajernya langsung memeluk Jiae. Jiae merupakan member kesayangan dari manajer Lovelyz tersebut. Tapi manajer itu tidak mencintainya. Manajer itu selalu menganggap bahwa Jiae seperti adiknya yang meninggal dulu. Sifat Jiae yang juga membuat manajer itu berusaha keras untuk melindungi membernya itu.

 

Saat tiba di dorm Lovelyz, Jiae turun dibantu oleh manajernya itu. Semua member menunggu Jiae kecuali Yein yang dipenuhi wajah cemas dan senang. Kei sudah tahu siapa ulah dari semua ini. Siapa lagi kalau bukan Baekhyun. Kei juga membantu Jiae untuk duduk. Kei tahu Jiae baru saja menangis. Tiba-tiba suasana menjadi sunyi.

 

“Yein.”

“N…. Ne?”

“Coba kau jelaskan artikel yang keluar hari ini tentang dirimu itu.” Semua member lalu menatap Yein intens.

“Artikel yang mana?”

“Kau tak usah berbohong. Aku tahu kau sedang mencoba untuk mengalihkan pembicaraan ini.”

“Mian…. Aku memang menjalin hubungan dengan Sehun. Lalu kenapa?”

“Jadi kau memintaku untuk mengganti formasi hanya karena itu? Dan aku baru-baru melihatmu dekat dengan Sehun. Apa kau yakin kau menjalin hubungan dengan Sehun? Atau….”

“Baekhyun yang menyuruhmu?” Tanya Kei yang akhirnya ikutan membuka suara.

“Eonnie… Apa kau tidak percaya denganku?”

“Aku bukan tidak percaya denganmu. Tapi aku lebih percaya dengan sahabatku sendiri. Jiae dan aku tahu Baekhyun seperti apa. Apa dia menyuruhmu menjadi kekasih Sehun agar Jiae bisa kembali lagi pada dirinya? Kau pikir aku tidak tahu bahwa kau menyukai Chanyeol selama ini?”

“Eonniieee cukuuppp!!!!!”

“Aku pikir kau yang cukup bertingkah layaknya anak kecil!”

“Kei sudahlah aku tak apa-apa. Aku juga sudah memutuskan bahwa aku akan keluar dari Lovelyz.”

“Ya!!! Bagaimana bisa kau memutuskannya dengan sepihak eoh? Aku pun tak pernah memberimu izin.” Ucap manajer dari Lovelyz tersebut.

 

Yein kaget saat mendengar Jiae berkata bahwa ia akan keluar dari Lovelyz. Apa tindakannya ini membawa kehancuran bagi grupnya ini? Yein berlari dan pergi ke suatu tempat. Ia menelpon seseorang.

 

“Oppa! Aku mau bertemu denganmu di Sungai Han sekarang!” Ucap Yein yang langsung menutup panggilan tersebut.

 

Setelah beberapa lama, seorang pria datang mendekati Yein.

 

“Ya Byun Baekhyun!”

“Ya! Bocah! Kau tidak sopan sekali eoh!”

“Aku tak peduli. Kau membuat Jiae eonnie ingin meninggalkan Lovelyz! Aku tidak pernah berpikir bahwa aku bisa mendapatkan Chanyeol dan juga bisa kehilangan Jiae dan Lovelyz di waktu yang bersamaan. Aku akan mengatakan ini pada manajermu dan manajerku! Anyeong!”

“Ya! Kau jangan gila! Jangan membuat banyak masalah sebelum Gayo Daejun di mulai. Ini sudah jam 9 malam. Pulanglah!”

“Aku tak mau!!!” Yein pergi meninggalkan Baekhyun. Baekhyun yang tahu kemana arah Yein pergi langsung berlari dan berusaha mengejar. Sayangnya, Yein lebih dulu sampai daripada Baekhyun. Yein dengan segera langsung mencari manajer dari EXO. Tapi ia malah menabrak seseorang.

 

“Sehun oppa?”

“Apa yang kau lakukan disini? Apa kau ingin membuat artikel itu tambah bermunculan lagi?”

“Anni…. Aku hanya ingin mengatakan pada manajermu bahwa semua ini ulah Baekhyun.”

“Mwo? Baekhyun hyung melakukan semua ini?”

“Ne…. Mian oppa…. Aku tidak mau kehilangan Jiae eonnie di Lovelyz.”

“Maksudmu?”

“Gara-gara aku Jiae eonnie memutuskan untuk keluar dari Lovelyz.”

“Bagaimana bisa kau berkata seperti itu eoh? Kau pikir aku tidak berjuang untuk membantumu juga selama ini.” Baekhyun yang tiba-tiba saja muncul.

“Tapi aku tidak mau Jiae eonnie keluaarr!”

“Aku tak peduli. Kau harus menjalani apa yang aku suruh!”

“Shireooo!!!!!!!!!!!!!”

 

Baekhyun yang sudah menyerah pun meninggalkan Yein dan kembali ke dorm EXO. Saat ia kembali terdengar suara berisik dari dalam. Ia membuka pintu dan mendapatkan Sehun sedang dalam keadaan berantakan.

 

“YA BYUN BAEKHYUN! KARENA ULAHMU JIAE AKAN KELUAR DAN HARUS MERASAKAN SAKIT!”

“Bukankah kau yang merusak hubunganku dengannya?”

“Kau sendiri yang ingin merusak hubungan itu bukan?Harusnya kau sadar setelah putus dari Taeyeon noona. Kau itu sudah tidak pantas lagi bersama Jiae.”

“Kau seorang bocah yang mengerti apa sih?”

“Kau seorang yang tua mengerti apa tentang perasaan Jiae? Kau hanya bisa menyakitinya. Sudahlah aku tetap keluar dari grup ini.”

“Ya Oh Sehun kau jangan keluar!” Tahan Suho sebagai leader dari EXO.

“Apa kalian bisa bersikap lebih dewasa sedikit?” Tanya Chen dengan nada tegas.

“Bagaimana aku bisa tahan kalau Baekhyun hyung akan terus membenciku dan membuatku tidak bisa dekat dengan Jiae?”

“Oh Sehun sadarlah!” Ucap Xiumin.

“Aku sedang tidak kehilangan kesadaran hyung!!!”

“Pergi saja kau! Kau tidak mempunyai kemampuan special yang perlu ditampilkan di grup ini! Sana keluar!”

“Byun Baekhyun!” Suho membentak Baekhyun yang membuat Baekhyun langsung diam.

“EXO di ciptakan untuk fans. EXO memberikan yang terbaik juga untuk para fans. Apa hanya karena seorang wanita kalian merusak karir kalian sendiri? Aku tahu selama training Sehun selalu bersama Jiae dan project mereka benar-benar sukses. Dari sanalah aku melihat bahwa mereka tidak hanya sebatas teman. Tapi kenapa kalian harus bersikap seperti ini dan kau Baekhyun, kau tahu tidak bahwa kau dibawah naungan agensi yang terkenal oleh seluruh dunia? Jika kau tahu kenapa kau harus menyakiti artis dibawah naungan agensi lain. Sekarang kalian bersiap-siaplah untuk nanti malam. Lagi sebentar kita akan pergi ke acara SBS Gayo Daejun. Urusan  itu nanti kita bicarakan lagi!”

“Ne.” Sehun dan Baekhyun saling bertukar pandang.

 

Setelah Gayo Daejun selesai, Sehun kembali membahas permasalahan tadi. Karena suasana semakin memojokkan Sehun maka Sehun meninggalkan dormnya dan pergi ke suatu tempat yang cukup sepi. Disana ia bertemu seseorang.

 

“Jiae?”

“Sehun?”

“Apa yang kau lakukan larut malam disini?”

“Kau sendiri apa yang kau lakukan?”

“Aku memutuskan untuk keluar dari EXO. Dan sekarang mereka malah memojokkanku.”

“Aku juga ingin keluar.”

“Mian….” Sehun menarik Jiae kedalam pelukannya. Perasaan tulus dari Sehun bisa Jiae rasakan.

“Gomawo….”

“Untuk apa?”

“Karena kau masih perhatian kepadaku.”

 

Tanpa terasa sebuah senyum terukir di wajah Jiae. Dan tanpa mereka ketahui ada netizens yang sedang memperhatikan dan mengambil gambar mereka. Dengan sergap netizens membuka notebook-nya dan menulis sebuah artikel tentang Jiae dan Sehun. Beberapa menit kemudian manajer mereka masing-masing menghubungi mereka dan menyuruh mereka untuk membuka berita yang ada di internet sekarang juga. Mereka membuka dan betapa terkejutnya mereka.

 

Jiae yang juga anggota Lovelyz ternyata bersama Oh Sehun yang sebelumnya sedang menjalin hubungan dengan Yein.

 

(29/12/15) Aku terkejut ketika menemukan mereka berdua sedang berpelukan mesra. Tak menyangka bahwa Jiae telah merebut Sehun dari Yein. Aku mendapatkan beberapa gambar dimana mereka sedang berpelukan mesra. Kesimpulan yang bisa kita dapat adalah Jiae memutuskan keluar karena ia ingin merebut Sehun dari Yein. Betapa liciknya wanita itu! MATI SAJA KAU YOO JI AE!!

 

Air mata Jiae pun mengalir setelah membaca berita tersebut dan Sehun juga kaget bukan main. Bagaimana bisa para haters mengatakan hal yang sangat kasar kepada para idol.

 

“Sehunnieeee…” Kini Jiae menangis dalam pelukan Sehun. Sehun hanya membalas dengan pelukan dan berusaha memikirkan cara agar semua masalah ini bisa selesai. Sehun menghubungi manajer dari Jiae. Manajer itu datang setelah beberapa menit berada diperjalanan.

 

“Jiae… Apa kau membacanya?”

“Oppa…” Jiae masih menangis dan kini dalam pelukan manajernya itu. Ia tak tahu kenapa ia bisa nyaman dan menganggap bahwa manajernya itu seperti kakaknya sendiri.

“Kita harus pergi sekarang. Kita harus memberikan statements kepada mereka agar semuanya jelas. Dan jangan coba untuk keluar dari Lovelyz. Arraseo?”

“Ne… Aku akan coba untuk tidak mengatakan aku keluar dari Lovelyz.”

“Sehun.”

“Ne?”

“Kau ikut denganku. Kau juga harus memberikan penjelasan kepada mereka. Manajermu sudah mempersiapkan tempat untuk mengadakan konferensi pers.”

“Ah ne…”

 

Keadaan didalam mobil itu begitu sepi. Hanya terdengar isak tangis dari Jiae. Sehun tahu kalau Jiae benar-benar hancur saat ini. Walaupun ia saat training selalu bertengkar dengan Jiae, tapi ia mengenal Jiae seperti apa. Wanita rapuh yang terlihat kuat diluarnya saja. Itu yang membuatnya ingin menjaga Jiae sampai saat ini. Ia sudah menyukai Jiae sejak pertama mereka bertemu walaupun awalnya Sehun tidak mau mengakui itu semua.

 

Mereka telah sampai dan Kei langsung menghampiri Jiae yang sedang dalam rangkulan manajernya itu. Ia mengenal sahabatnya ini seperti apa. Sulit bagi Jiae untuk menjelaskan dalam keadaan seperti ini.

 

“Berita yang keluar belakangan ini adalah RUMOR. Mari kita mendengarkan penjelasan dari Sehun.” Manajer dari EXO membuka konferensi ini.

“Sebenarnya aku tidak bersama Yein melainkan aku bersama Jiae. Aku tidak pernah menjalin hubungan apapun dengan Yein. Mengenal Yein saja tidak.” Ucap Sehun yang membuat mata Jiae membulat karena penjelasannya itu.

“Lalu mengapa formasi pada waktu Gayo Daejun itu diubah?” Tanya salah satu wartawan.

“Itu karena Yein memintaku untuk merubah formasi itu. Aku juga tidak tahu kenapa ia ingin sekali bersama Sehun. Aku hanya mengiyakan walaupun sebenarnya aku lebih menyukai appeal dari Sehun dan Jiae ketika bersama.” Ucap manajer dari Lovelyz ini.

“Bukankah kau pernah bersama Baekhyun, Jiae-sshi?” Wartawan yang dari tadi melihat Jiae hanya diam dan mengetahui bahwa kelemahan Jiae adalah ketika ditanya masalah masa lalunya. Semua langsung menatap kepada Jiae dan berharap Jiae bisa menjawabnya walaupun mereka tahu Jiae seperti apa. Terutama Kei saat ini sedang cemas dengan apa yang akan dikatakan Jiae.

“Iya aku memang pernah bersama Baekhyun. Sebelum ia menjalin hubungan bersama Taeyeon  eonnie. Ia mencampakan aku dan memilih bersama Taeyeon. Dan sekarang ia menjadikan Yein, dongsaengku sendiri sebagai tumbal agar Sehun tak bisa mendekatiku dan ia bisa mendapatkanku dengan mudah.” Kei kaget medengar penjelasan Jiae. Ia tak menyangka bahwa Jiae semakin kuat sekarang.Para manajer yang awalnya cemas menjadi lega karena Jiae bisa membuka mulut. Dan para wartawan juga kaget dengan penjelasan dari Jiae.

“Aku rasa semua sudah jelas bukan? Tidak ada yang perlu dipermasalahkan lagi. Saya mohon media untuk lebih cerdas lagi dalam membuat berita. Rumor yang tidak jelas saja di sebarluaskan. Dan saya mohon untuk tidak menggunakan kata-kata kasar kepada para idol atau kami akan menuntut kalian dengan kata-kata kasar yang kalian keluarkan itu.” Jelas manajer dari EXO tersebut sekaligus menutup konfrensi pers ini.

 

*

*
*

 

Semua masalah sudah terselesaikan. Sekarang tinggal bagaimana dari diri mereka masing-masing menyelesaikannya.

Jiae dan Kei kembali ke dorm Lovelyz dan mendapatkan semua member yang sedang menunggu mereka termasuk Baby Soul leader dari Lovelyz.

 

“Jiae?” Ucap Baby Soul.

“Ne eonnie?”

“Yein mau mengatakan sesuatu padamu.”

“Eonnie…. Maafkan aku sudah bersikap kekanak-kanakan dan merusak hubunganmu bersama Sehun oppa. Aku tak tahu kalau akan menjadi seperti ini. Aku juga tidak tahu kalau kau dan Sehun oppa benar-benar dekat. Eonnie tidak akan keluar dari Lovelyz kan?”

“Aku sudah memaafkanmu Yein. Aku tahu bukan kau yang salah. Maaf aku juga sudah cemburu padamu. Aku tidak akan keluar kok.”

“Gomawo eonnie!” Ucap Yein sambil memeluk Jiae. Semua member senang melihat mereka berdua yang sudah akur kembali.

“Maaf, aku mau pergi sebentar.” Jiae langsung pergi dari dorm itu.

“Dia mau kemana Kei?” Tanya Baby Soul kepada Kei yang merupakan sahabat dari Jiae tersebut.

“Apalagi kalau bukan mencari Sehun.” Ucap Kei sambil terkekeh pelan.

 

Jiae berjalan menuju Sungai Han sambil membawa sebuah kotak. Ia melihat jam pada ponselnya menunjukkan pukul 19.00 KST. Tiba-tiba ada seseorang yang memeluknya dari belakang.

 

“Ya! Oh Sehun!” Pria itu adalah Sehun. Sehun meminta Jiae untuk bertemu di Sungai Han.

“Waeyo?”

“Anni…. Apa masalahmu dengan Baekhyun sudah selesai?”

“Menurutmu?”

“Ya! Lepaskan pelukanmu ini. Aku bahkan tidak dapat melihat wajahmu.”

“Ah, jadi kau merindukan wajah tampanku ini eoh?” Wajah Jiae sudah memerah sekarang. Sehun pun melepaskan pelukannya.

“Nih.” Jiae memberikan kotak yang ia pegang tadi pada Sehun.

“Apa ini?”

“Bukalah.” Sehun membuka kotak itu. Sebuah syal rajut berwarna coklat.

“Aku merajutnya sendiri saat kita masih training bersama. Rencananya akan aku berikan padamu pada saat hari terakhir kita bertemu tapi aku malah lupa membawanya.”

“Dasar pelupa.”

“YA!!!”

“Berhentilah berteriak! Sekarang kau tutup matamu.” Jiae pun menurut dan menutup matanya. Sehun memasangkan kalung kupu-kupu pada leher Jiae dan mencium bibir Jiae seklias. Jiae pun langsung membuka matanya karena terkejut dengan perbuatan Sehun. Matanya tertuju pada kalung kupu-kupu tersebut.

“Kalung ini manis sekali. Tidak semanis ciumanmu.”

“Ah jadi kau ingin ciuman yang lebih lama.” Sehun pun langsung mencium bibir Jiae lagi. Setelah melepas tautan pada bibir mereka, Sehun memeluk Jiae dengan erat layaknya ia tidak ingin kehilangan Jiae untuk kedua kalinya.

“Biarlah media melihat kita bermesraan seperti ini. Aku akan melindungimu karena aku mencintaimu. Maaf aku tidak jujur sebelumnya. Aku mencintaimu sejak pertama kali aku pindah. Aku menemukan sisimu yang menarik sehingga membuatku merasa bahwa kau perlu dipertahankan. Saranghae Yoo Ji Ae.”

“Walaupun kita tidak bisa bertemu setiap hari, jangan lupa kau menghubungiku eoh! Aku juga mencintaimu. Nado saranghae Oh Sehun.”

 

Kebahagiaan bisa datang tanpa kau ketahui. Tapi tak selama hidup ini kau akan terus menikmati kebahagiaan ini. Terkadang ada kesedihan yang menjadi penengahnya. Karena unsur itulah yang membuat hidupmu lebih menarik.

 

-The Return Of Happiness End-

3 thoughts on “The Return Of Happiness

  1. Kyaaa… Happy ending akhirnya sehun bisa bahagia sama jiae. Doh emang orang kayak sehun tuh ya sering ga jujur sama diri sendiri :v
    Keren thor ffnya. Daebakk!
    Keep writing and hwaiting thor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s