Still You, Only You ( INRTO+CHapter 1 )

INRTO

  • Byun Baekhyun.

 

Byun Baekhyun , adalah seorang penyanyi pendatang baru. Dia memulai karirnya 1 tahun lalu dan berhasil didebutkan oleh sebuah manajement. Dibelakang kesuksesannya, ia memiliki sosok wanita yang selalu medukungnya, dan dicintainya. Romantis, berkarisma , dan tampan. Siapa saja pasti tertarik padanya. Karir yang semakin berkembang membuatnya renggang bertemu dengan sang kekasih. Tapi Baekhyun selalu meminta gadisnya untuk menunggunya.  Tujuan hidup baekhyun adalah membahagiakan orang yang dicintainya. Terutama kedua orang tuanya dan kekasihnya.

 

 

 

 

 

  • Ahn Seulrin.

Ahn Seulrin, adalah wanita muda yang bekerja disebuah Sekolah musik. Gadis ini adalah kekasih dari seorang Byun baekhyun . Cantik, ramah, dan juga penyayang. Dia sangat mencintai Baekhyun. Walau ia terlihat tegar tapi sesungguhnya dilubuk hatinya yang paling dalam ia sangat ingin Baekhyun selalu berada disisinya. Tapi ia tidak bisa egois demi karir Baekhyun.

  • Min Seoji

 

Min Seoji, seorang model cantik berlebel Paris. Wanita yang terobsesi dengan Baekhyun, merupakan mantan kekasih baekhyun saat SHS . Mereka pernah mejalin hubungan walau tidak genap satu taun. Ia merasa dirinya sangat bodoh karena meninggalkan Baekhyun dulu , maka dari itu ia bertekad kembali untuk membuat baekhyun berada disisinya. Berbagai cara dilakukannya sampai membuat  hubungan Baekhyun dan Seulrin menjadi meburuk. Tapi ia merasa sangat sulit memisahkan mereka karena pasangan itu saling mencintai.

**

 

Mohon maaf ne jika intro ini tidak jelas. Aku nulis intronya ndadak sumvah. Soalnya keburu waktu pas mau post ini. Jadi jangan ragu untuk baca story Chapternya ya readers. J

Gomawo!!

 

 

 

 

 

 

Still You, No Other (chapter 1/?)

 

Story and cover by: ElByunPelvis

 

 

Cast        : Byun Baekhyun,  Ahn Seulrin (OC)

Kim Jong in

Min Seoji (OC)

 

Other cast  : member EXO , Ahn Jaehyun, Park Eun Bi etc.

 

Rating    : +13 .

 

Leght      : Chapter

 

Genre     : Romance, Sad , Fluft, entertaiment life.

 

Readers, ini adalah ff pertamaku. Ff ini terinspirasi dari beberapa Fanfiction yang pernah saya baca, juga terinspirasi dari alur drama. Tapi disini dibuat sangat berbeda lho ya, tidak sama persisi , Ini murni dari pemikiran dan imajinasi saya .

Mohon kritik dan saran jika ada kata atau alur yang kurang baik. saya membutuhkan itu dari kalian. saya harap ff ini tidak terlalu buruk.

 

ok cekidot,,,, happy reading!!!

 

**

“Bagi orang yang mencintai, ketidak hadiran sebentar saja serasa berabad abad.

Apalagi jika sangat lama. Aku hidup bagaikan kekurangan oksigen.”

*

 

.Aku masih menunngunya disini, walau sudah 1 jam berlalu tapi aku enggan untuk melangkahkan kakiku barang sejengkang.   Cuaca dingin ini bahkan sudah terasa menusuk tulangku, aku merapatkan syal dileherku dan menyeruput coklat yang kubeli dikedai dekat taman ini. Ini sudah gelas kedua yang kuminum, bahkan manis coklat ini sudah membuat tenggorokanku sakit.

Aku memandang kembali kardus yang terletak manis disampingku, ada sebuah blackforest berukuran sedang didalamnya.  Jika kalian fikir ini adalah kue ulang tahun tentu kalian salah. ini adalah kue perayaan hubungan kami , ya aniversaryku dengan namja itu.

Sudah 5 tahun lamanya kami menjalin kasih. sepanjang perjalanan hubungan ini , tidak jarang kami sering bertengkar kecil dan berdebat .  Kata Oppa’ku itu adalah pengerat sebuah hubungan, ha ha dia bilang akan tidak seru dan menantang jika suatu hubungan tidak ada rintangannya, kita akan tau seberapa besar seseorang yang mencintai kita.  Huh Oppaku itu berlagak seperti seorang petisi saja .

Tidak terasa  hubungan kami sudah selama itu , rasanya baru kemarin dia menyatakan cintanya padaku. Moment yang tidak akan pernah kulupakan seumur hidupku, moment yang diberikan oleh Byun Baekhyun. namja yang sangat aku cintai.

Seulrin POV END

#flashback

@SEULRINPOV

Aku berdiri gugup dihadapannya,  Baekhyun Sunbae memandangku intens.  Kakiku rasanya lemas, saat ia mencengkram bahuku . Aku menundukan wajahku untuk mengindari tatapan tajamnya. Baekhyun Sunbae memergoki diriku  yang barusaja  memasukan cupe cake strowbery dan juga surat kecil kedalam loker lokernya . aku sangat takut jika baekhyun tidak menyukai ini

“jadi kau secret admirer itu?”

Aku mendongakan wajahku untuk menatapnya sekilas ,  aku benar benar tidak berani melihat kedalam iris coklatnya. Karena aku yakin saat itu juga aku pasti tidak sanggup bernafas dengan  normal.

“Sunbae aku bisa jelaskan. Aku tidak bermaksud-, A-aku ,,“

“apa  motifmu melakukan itu ? kau diam diam selalu memberikan cupe cake dan surat kedalam lokerku. Apa maksud dari itu semua? Jujurlah!”

Aku sungguh ingin menangis saat ini. Sangat sulit untuk mengatakan tujuan sebenarnya aku melakukan hal itu, suaraku seperti tersangkut ditenggorokan . Bahkan tidak pernah terfikir olehku untuk mengungkapkan perasaan khusus ini padanya. Tuhan, jangan pernah biarkan dia membenciku karena ini.

“ karena aku, … a aku menyukaimu . sejak lama aku menyukaimu Baekhyun sunbae!”

Aku tidak memandang namja dihadapanku ini saat mengatakannnya. Perasaanku sudah tidak karuan rasanya, aku memilih untuk melepaskan tangan kekarnya pada bahuku dan berlari meninggalkannya. Badanku sudah menjauh darinya tapi fikiranku masih tertinggal disana.

AUTHOR POV

Baekhyun terus memandang punggung  gadis yang baru beberapa detik bersamanya. Namja itu menghela nafas dan mengalihkan tatapannya pada loker. Dibukannya loker miliknya dan ia tersenyum saat melihat cup cake yang terbungkus toples kotak  transparan yang terbuat dari plastik itu terletak sempurna disamping sebuah surat tanpa pembungkus.

oppa, hari ini kau latihan basket kan?

Fighting! Aku yakin kau akan menang.

Kebahagiaanmu adalah semangatku.  J

-your Secret Admirer-

Senyum baekhyun semakin mengambang saat membaca kata kata pendek tapi berkesan itu. ia melipatnya kembali dan memasukan kedalam kotak kecil yang didalamnya sudah berisi puluhan surat dengan pengirim yang sama. Secret Admirer’nya, ia kembali tersenyum saat memikirkan gadis itu, .

“ternyata kau? Aku sudah menduganya,  Ahn Seulrin!”

Baekhyun mengenal Seulrin tapi mereka tidak terlalu dekat . Seulrin adalah hoobae’nya ,  ia tau  karena gadis itu satu anggota musik dengannya .

  Baekhyun pernah menemukan gelang dengan inisial nama seulrin didepan lokernya. Saat itu juga namja itu selalu memperhatikan gerak gerik Seulrin saat didekatnya. Gadis itu jarang berbicara padanya tapi selalu tersenyum saat saling tatap dan Baekhyun bisa menemukan tatapan spesial dari gadis itu. ia sudah menebak sejak saat itu, jika Seulrin lah si secret admirernya.

**

Beberapa hari ini Baekhyun sangat jarang melihat Seulrin . ia hanya bisa menemukan gadis itu saat latihan musik saja dan Seulrin juga tidak pernah menatap dirinya lagi. Gadis itu menghindar setiap kali baekhyun akan mendekatinya. Bicara untuk sekedar menegurnya saja ia belum melakukannya. 

Dan tepat pada  malam  ini , sekolah sedang mengadakan Prom Ninght untuk acara perpisahan kelulusan tingkat kelas 3 .

Tentu saja itu adalah tingkat kelas Baekhyun, namja itu berhasil lulus dengan nilai sangat memuaskan. Dan prom ninght malam ini akan dimeriahkan oleh beberapa siswa berbakat Jungwon Hight School. Terutama para grup musik,

Baekhyun sedang tertawa bersama Chanyeol,Kyungsoo dan lainnya saat mendengar lelucon dari guru vokal mereka.

Tak jarang baekhyun juga ikut melontarkan leluconnya, namja itu dikenal sebagai mood maker dan juga siswa populer  dalam beberapa hal diantaranya musik,kecerdasan, dan tingkahnya yang membuat orang terhibur . Karena hal itu tentu saja Seulrin tidak punya keberanian dekat dengan Baekhyun. Ia merasa tidak level dengan namja itu.

Mereka masih bercanda sampai salah satunya menegur,

“ eohh ini sudah saatnya kau tampil Baekhyun-ah. Jja ! buat performent sebaik mungkin untuknya!” ucap Chanyeol sambil mengambil alih minuman dari tangan Baekhyun dan mendorong namja itu agar segera memasuki panggung.

“ arraseo,. Heiii tapi jangan mendorongku begitu Park Dobi!” protes Baekhyun, membuat Chanyeol terkekeh dan menghentikan aksinya.

“ok fighting, aku yakin kau akan berhasil bro!” ucap Chanyeol sembari mengepalkan tangannya dihadapan muka baekhyun.

“iya iya Park Chanyeol cerewet. Tentu saja aku akan berhasil. Lihat saja nanti!”

 Baekhyun menaiki anak tangga panggung, dan saat itu juga lampu menyorot padanya. Namja itu duduk dikursi yang berada ditengah panggung , ia mengaktifkan mix’nya . Matanya  memandang keseluruh siswa yang berada dibawah sana, namja itu menghela nafas lega  saat menemukan seseorang yang dicarinya sedang berdiri tidak jauh dari panggung.

Tuk tuk

“annyeonghaseyo! Sebelumnya aku ingin mengucapka selamat untuk semua siswa yang berhasil lulus, tidak terasa 3 tahun ini sudah kita lewati. Emmm aku akan menyumbangkan lagu spesial malam ini,. Aku sudah sering berdiri disini , tapi hari ini sangat berarti bagiku.  Aku membuat lagu ini khusus untuk seseorang,  Selamat mendengarkan!”

Baekhyun memejamkan matanya sejenak, ia yakin ini akan berhasil.

annyeong naege tagawa
sujubeun hyang-gieeul angyeo judeon neo

hwimihan kkumsogeseo
nuni busidorok banjjag yeosseo

seolleime nado moreuge
hanbaldubal nege dagaga
neoui gyeote nama

neoui misoe nae maeumi noganaeryeo
nuni majuchyeosseulttaen
dugeungeoryeo

oh~ neoui gaseume nae misoreul gieoghaejwo
haruedo myeotbeonssi
saenggag haejwo
oh~ neoege hago sipeun geu mal
you`re beautiful

gomawo, nal mannaseo
hangyeol gata deon ni moseubi boyeo

nareul gidaryeo waddeon
neoui jiteun hyanggi gipeun ullim

al su eomneun ganghan ikkeullim
neoreul hyanghan naui dunalgae
pyeolchyeojugo sipeo

neoui misoe naemaeumi noganaeryeo
nuni maju chyeosseulttaen
dugeungeoryeo

oh~ neoui bomnare nae norae reul deull yeojulge
harue do myeotbeonssig saeng-gaghaejwo
oh~ ireohge neoreul saenggaghae
you`re beautiful…………..

baekhyun mengakhiri lagunya , saat itu juga riuh tepuk tangan terdengar. Performentnya sungguh luar biasa sampai membuat Seulrin yang sedang berdiri didekat panggung terkesima sejak tadi. bahkan gadis itu tidak mendengar panggilan Hana ‘temanya’ yang ia tujukan padanya,

Sulrin kaget saat lampu padam , seluruh siswa kebingungan .

lampu menyorot , pandangan semua orang tertuju pada Seulrin.  

Seulrin yang bingung hanya diam memandang sekitar saat tiba tiba ia merasakan  ada tangan yang menariknya keatas panggung. Lampu menyala kembali,  riuh terdengar saat semua orang melihat Seulrin yang duduk dibangku dengan baekhyun yang bersimpuh didepan gadis itu.

baekhyun masih menggunakan mix dan sebelah tangannya sudah memegang sebuket bunga yang ia ulurkan pada seulrin.

“ Ahn Seulrin, ……. aku telah menunggumu sejak lama”

Seulrin terdiam mendengar baekhyun mulai bicara, jujur saja ia tidak bisa mengalihkan tatapannya dari baekhyun. Selalu seperti itu, ia bagai bermimpi saat ini. Ia memohon seseorang menamparnya atau mencubit pipinya, ia pikir dengan itu akan sadar. Tapi betapa tidak menyangkanya ia  saat ini karena ini semua adalah sebuah kenyataan.

“aku menyukai setiap kau memandangku, sejak pertama kali. Aku meyukai kata kata penyemangatmu walau hanya dari sebuah kertas. Aku menyuaki cupe cake manismu yang kau berikan untuk membuatku bahagia”

Baekhyun menghela nafas saat itu juga, jangtungnya berdebar sangat cepat diiluar batas normal.

“Ahn Seulrin, saranghae. would you be my girlfriend?”  Seulrin mengerjapkan matanya tidak percaya, ia ingin berteriak kepada semua orang apakah saat ini ia salah dengar?  Tidak, ia belum tuli dan kata kata tadi sangat jelas, bahkan sangat fasih keluar dari bibi Byun Baekhyun.  Seulrin hendak bicara saat semua orang berteriak untuk menerima baekhyun.  dengan tangan sedikit gemetar gadis itu menerima bunga dari tangan baekhyun , ditatapnya dalam mata namja itu. “ na-nado saranghae Byun Baekhyun , aku mau …. menjadi kekasihmu. “  Baekhyun sangat senang , namja itu berdiri dan menarik seulrin kedalam pelukannya.  Tepuk tangan kembali diberikan untuk kedua pasangan baru diatas sana.  Baekhyun sangat bahagia karena cintanya terbalas ,   sejujurnya baekhyun menyukai Seulrin sejak ia bertemu gadis itu untuk pertama kalinya. Baekhyun menemukan tatapan yang berbeda dari Seulrin, dan ia akan measa ada getaran aneh saat gadis itu tersenyum padanya. Sejak malam itu keduanya resmi pacaran. Selalu tersenyum dan bahagia .Hubungan mereka masih hangat walau sudah tidak satu sekolah lagi. Baekhyun mendaftar di  Seoul National University, dan seulrin masih harus menyelasaikan SHS’nya tingkat terakhir. Ia janji akan satu universitas dengan kekasihnya,  itu juga merupakan permintaan Baekhyun. Keduanya mengambil jurusan art untuk menggapai mimpi masing masing. FLASHBACK END Seulrin menghela nafas saat mengingat kanangan itu, kenangan itu tidak semanis saat ini. Lebih tepatnya sejak 1 tahun ini . Baekhyun berhasil didebutkan oleh sebuah manajement, dan sekarang namjanya sedang dipersiapkan untuk menggarap album keduanya. Membuat mereka jarang berjumpa dan berkomunikasi, ia akan bertemu dengan baekhyun jika namja itu ada waktu, itupun harus secara diam diam. “kenapa kau keras kepala sekali? Kubilang untuk tidak terus menunggu. Kau tau cuaca sangat dingin kan?”Seulrin menoleh saat menemukan sepasang kaki berdiri didepannya. Ia berdiri dan tersenyum lega karena pada akhirnya baekhyun datang,  “Rin-ah. Kau tau aku sibuk? Aku masih harus fokus dengan albumku” Seulrin terdiam dan melenyapkan senyuman. Ia menunduk dan mencoba menahan hatinya.  “gomawo karena kau mau merelakan waktumu untuk bertemu. Aku minta maaf sudah mengganggu” ucap seulrin . “apa ada hal yang sangat penting ? waktuku tidak banyak. Manajer hyung pasti mencariku” baekhyun memandang kekasihnya lekat. Ia tidak bisa berbohong jika dia sangat merindukannya. Seulrin tersenyum dan tanpa menunggu lama langsung membuka kotak yang tadi ia bawa, gadis itu mengambil cake yang ada didalamnya. “tada… Happy annyversary oppa! ” Degg.. Baekhyun tertegun memandang kekasihnya, betapa ia ingin memukul kepalanya sendiri karena melupakan hari spesial mereka. Ia merasa menjadi namja paling jahat terhadap kekasihnya sendiri.  “aku membuatnya sendiri. Kau harus mencobanya oppa!”  Seulrin menuntun bekhyun untuk duduk dibangku taman, kemudian gadis itu memotong blackforest mini buatanya. Baekhyun masih saja terdiam saat seulrin menyodorkan suapan untuknya.“jja, cobalah. Kau bilang selalu menyukai cake buatanku kan? Aaaa…” Baekhyun membuka mulutnya dan menerima suapan Seulrin. ia bertambah merasa bersalah saat mendapat perlakuan manis Seulrin.  “Seulrin-ah…” “oppa, ayo berkencan jika kau ada waktu” “seulrin-ah…” “Ah kau pasti sangat sibuk ? iyakan? “  Seulrin terus memotong setiap kali baekhyun akan bicara. Gadis itu sudah tau alasan baekhyun setiap kali ia mengajak untuk bersamanya.  “aku tau. ha ha kau tidak ingin mengucapkan sesuatu untukku?” Seulrin sebenarnya ingin menagis saat ini juga. Tapi gadis itu menahannya, ia tidak mau terlihat lemah dihadapan baekhyun. apapun itu ia harus terus membuat namjanya tidak terbebani karenanya.  “aku tau kau sangat sibuk sampai tidak mengingat hari ini! Aku-”  “GEUMAN ! AHN SEULRIN!”  Seulrin terdiam, ia kaget baekhyun berteriak seperti itu. ini pertama kalinya baekhyun membentaknya , bahkan saat dihari spesialnya ini. Baekhyun tidak bisa menaha air matanya, namja itu merengkuh gadisnya erat. Menyandarkan kepala Seulrin ke dada bidangnya. “mianhe, jeongmal mianhae! Aku namja terburuk di dunia Rin-ah!” ucap baekhyun sedikit bergetar karena menahan isak tangisnya. Seulrin pun juga tidak bisa membendung air matanya, ia  terisak dalam pelukan baekhyun. gadis itu sudah tidak bisa menahan perasaanny lagi. Jika ingin , ia akan egois pada baekhyun,,,  menyuruh namjanya berhenti dalam dunia barunya sebagai seorang musisi . Tapi ia tidak bisa egois, mimpi baekhyun juga adalah mimpinya. Seulrin tidak bisa menghalangi baekhyun untuk meraih cita citanya. Apalagi namja itu baru saja debut, ini masih awal .  Walau ia harus sangat jarang bertemu kekasihnya itu ia rela asal baekhyun sukses . “hemmm, aku tau hiks…. kau -, kau tidak sengaja melupakannya oppa! gwemchana! kau namja terbaik didunia!” Baekhyun melepas pelukannya, namja itu menangkup kedua pipi Seulrin dan mengahapus sisa air mata yang mengalir dipipi gadisnya .  Baekhyun juga semakin mendekatkan wajahnya , menghapus jarak diantara mereka. Cupp  Baekhyun mengecup bibir chery milik Seulrin, melumatnya lembut dengan penuh perasaan. Seulrin sangat merindukan tautan ini, ia membalasnya tak kalah lembut.  Cukup lama akhirnya Baekhyun melapas tautannya dan beralih mengecup kedua kelopak mata Seulrin.  “aku namja beruntung karena memiliki yeoja sepertimu Rin-ah.  Mianhae, Gomawo, Saranghae. Youngwonhi!”  Baekhyun kembali memeluk Seulrin, gadis itu mengangguk dan membalas pelukan namjanya. Bahkan baekhyun tidak peduli jika saat ini manajernya sedang pusing mencarinya yang pergi  tanpa pamit saat jam istirahat malam  Bertemu orang yang ia cintai lebih penting daripada istirahat. “aku akan mengungkap kepada media jika kita mempunyai hubungan Rin-ah” Ucapan baekhyun membuat seulrin melepas pelukannya, ia sangat senang karena baekhyun ingin melakukan itu tapi gadis itu berfikir sekali lagi . ia menggelengkan kepalanya membuat baekhyun mengerutkan dahinya “waeyo hemm?”  “oppa, aku tidak ingin karirmu menurun sebelum sukses betul” Baekhyun menghela nafas berat, ia tidak mengerti dengan gadisnya ini. Ia sedikit kecewa karena Seulrin menolak itu. “kau tidak ingin diketahui sebagai yeojachinguku. Wae? Waeyo?” “bukan seperti itu, aku hanya tidak ingin kau terganggu karenaku. Kau tau kan peraturan manajementmu ? tidak boleh menyangkut pautkan sesuatu yang bisa membuat karir idola baru sepertimu tersendat. “ “aku tidak tau maksudmu Rin-ah. Kau pikir kau adalah pengganggu? Anhi. Biarlah mereka tau jika kau adalah bagian dari kesuksesanku.” Seulrin meraih kedua tangan baekhyun, menggenggamnya erat. “aku tau oppa. aku mohon fokuslah dulu pada karirmu. Nan gwemchana. “ Baekhyun memejamkan matanya menghadapi sifat keras kepala yeojachingunya.  Ia sungguh akan menjadi namja  jahat jika membuat  Seulrin sedih. Apapun yang gadis itu katakan juga untuk kebaikannya, jadi apa boleh buat?  Pada akhirnya ia pasti akan meng’iya kan pendapat gadis yang dicintainya. “baiklah, tapi pokoknya setelah album ini selesai aku akan mengungkap semuanya” “hemm arraseo. ”  Malam ini Baekhyun menceritakan hari harinya kepada Seulrin.  Sesekali Baekhyun melontarkan hal lucu yang membuat Seulrin tertawa. Jika mereka baru saja duka , kini mereka sedang dalam suka. Mereka menghabiskan malam bersama sama, walau dengan sembunyi . Sampai jam menunjukan pukul 11.48 SKT mereka berpisah. Seulrin pulang dan baekhyun kembali ke asramanya. Namja itu langsung diomeli oleh sang menejer karena pergi tanpa pamit. Baekhyun beralasan mencari udara segar dan tertidur ditaman.  “baekhyun-ah. Kau mendapat project album tambahan. Aku yakin ini akan membuat karirmu semakin naik” ujar menejer baekhyun .  “jinjja? Baguslah kalau begitu. Memang seperti apa  project tambahan itu?” tanya baekhyun sembari membaringkan tubuhnya dikasur king size.  “kau akan tau besok baekhyun-ah! Istirahatlah! Kita akan menemuainya pagi sekali. Aku keluar!”.  Baekhyun mengangguk dan segera menutup tubuhnya dengan selimut tebal. Ia lelah dan ingin beristirahat. Ia ingin tidur dan mempikan gadisnya. “Seulrin-ah Jaljayeo!” **Skip Seulrin sudah rapi dengan seragam kerjanya pagi ini, bahkan jam masih menunjukan pukul 06.30 . Bangun sangat pagi sudah menjadi kegiatan rutinnya.  Ia sedang menyiapkan sarapan pagi untuk oppa’nya dan juga dirinya. Mereka hanya tinggal berdua, karena Ibu Seulrin sudah meninggal  saat ia masih SHS dan Appa-nya lebih memilih menetap di tempat lahirnya , Gyeonngi bersama halmonie-nya. Tapi sebentar lagi ia akan tinggal sendirian karena Oppanya sudah berencana menikah dan membeli rumah.  “ Oppa bukankah kau kerja siang? Tumben sudah rapi?” tanya Seulrin pada Jaehyun-oppanya.  “ne majja. Tapi aku akan berkencan dengan Eun Bin pagi ini, setelahnya aku akan berangkat kerja.” “cihh, kau bahkan tidak bisa sehari saja tidak betemu dengan kekasihmu oppa.”  “tentu saja adikku sayang. Hariku tidak bersemangat jika tidak bertemu dengannya” “ck arraseo , kalian memang pasangan termanis didunia” Jaehyun tersenyum lebar mendengar kata kata adiknya.  “eoh bagaimana hubunganmu dengan Baekhyun? bukankah kemarin annyversary kalian?” “hemm hubungan kami baik baik saja oppa. Baekhyun sangat sibuk jadi aku hanya bertemu sebentar saja kemarin” Jaehyun mengangguk, ia tau dongsaeng kesayangannya ini sangat merindukan Baekhyun. ia sering melihat adiknya menagis dimalam hari. “baguslah jika begitu.” “aku sudah selesai. Aku berangkat dulu oppa!”  ** Seulrin melangkahkan kakinya menuju halte bus. Ia tidak memilih naik mobil karena ia ingin irit. Dilihatnya ada beberapa orang yang sedang menunggu bus saat ia sudah sampai.  “ anyeonghaseyo , Sendirian saja nona?” Seulrin menoleh kepalanya kesamping, dilihatnya seseorang yang menegurnya. “eoh Jong In-ah?” Pemuda bernama Jong In itu tersenyum manis pada Seulrin. Namja  berkulit tan itu adalah rekan kerjanya, mereka bekerja sebagai guru di sekolah menengah pertama.  Tidak jarang keduanya berangkat bersama . “hemm, kajja ! busnya sudah datang” “arraseo”  seulrin memasuki bus dengan Jong In. Gadis itu menghela nafas karena tidak ada satu pun bangku yang kosong . Dengan sangat terpaksa ia dan penumpang lain yang baru masuk harus berdiri . Gadis itu tersenyum melihat pasangan suami istri yang sedang duduk bersama, dengan sang wanita yang sedang hamil besar. Tangan keduanya juga saling bertautan.  Gadis itu mengalihkan pandangannya kearah lain.   Seulrin memandang kasian pada seorang nenek yang kesusahan berdiri , ia mencari tempat yang mungkin masih bisa diduduki. Matanya menangkap anak kecil yang sedang duduk bermain game . “emmm Chogiyo, ajhuma bisakah anda memangku putra anda? Halmoni itu memerlukan tempat duduk. “  Ibu dari anak kecil itu mengangguk dan segera memangku putranya, seulrin mengucapkan terima kasih dan berjalan menghampiri nenek itu, menuntunnya untuk duduk. “halmonienim di sebelah depan ada tempat kosong , jaa duduklah” “ahh gomawo anak muda, kau sungguh baik” kata nenek itu pada seulrin.  “ne Cheonmanayeo” Setelah itu Seulrin kembali ke posisi semula, berdiri didepan Jong In.  Jong In tersenyum melihat kebaikan Seulrin , dirinya hanya memandang gadis itu selama perjalanan walau hanya punggungnya saja.  **Baekhyun membawa kakinya menuju ruang rapat perusahaan.  Seperti janji menejernya, pagi ini ia akan diberitau project baarunya.   Ruang rapat terbuka lebar , ia masuk dan menddudukan tubuhnya dikursi dengan meja bundar besar di depannya.  “baiklah, kau sudah hadir Baekhyun-ssi. kita tinggal menunggunya datang. Dia masih dalam perjalanan menuju kemari” Ujar Sajangnim membuat baekhyun sedikit bingung, siapa seseorang yang sedang ditunngu sekarang ini. Mereka masih mengobrol biasa sampai pintu tiba tiba saja terbuka, “anyeonghaseyo, jeongsohamnida aku  telat “ Baekhyun merasa mengenal suara ini, seketika ia membulatkan matanya saat melihat siapa yang datang .  “kau? Sedang apa kau disini?”   TBC   Previum Chapter 2  “Kita betemu lagi baekhyun-ah!”  “baekhyun Oppa . Aku harap kau seperti bintang itu. bersinar paling terang diantara bintang lainnya. Hemm jeongmal Bogoshipoyeo!” 

“kau segalanya untukku Seulrin-ah. Kumohon jangan pernah menyerah untuk menungguku. Saranghae!”

 

 

Gimana Readers anehkah? Terlalu singkat? Maaf banget ya kalau bahasa dalam ff ini berantakan , maklum baru pertama bikin . aku gak pinter bikin bahasa yang baik dan mudah dipahami, lebih tepatnya belum bisa. Aku akan belajar dari para author subaenim😛 he he…

Kunjungi juga WP milik kami di  : https://exostoryfanfic.wordpress.com

See you  next  Chapter ….

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s