The 12 Legends of Black Pearls (Chapter 7)

Author             : Zhou Si Yu

Tittle                : The 12 Legends of Black Pearls

Cast                 : EXO Members OT12

Main Cast        : Others..

Genre              : Fantasy, Romance, Friendship, Brothership, Sad, Action, School Life

Lenght             : Chaptered

Rating             : T

Chapter           : 7

Twitter            : @Khalisah_ES

Summary         : 11 orang Ksatria Legends telah terpisah di berbagai belahan Bumi karena adanya peperangan di EXO Planet tempat mereka terlahir, yang mengancam ke-11 Ksatria tersebut agar mereka terbunuh sebelum memusnahkan kegalapan. Tetapi sebelum kegelapan berhasil membunuh para Ksatria di perang tersebut, MAMA telah meminta kepada The Tree Of Life memindahkan para bayi Ksatria ke tempat yang aman dan diasuh oleh para orang kepercayaan MAMA.

Note                : Asli buatanku sendiri, NO COPAS! NO PLAGIAT!

 

“Tuan muda.” Panggil seorang wanita paruh baya. “Ada apa?” ucap Luhan. “Tadi Tuan….

 

“Tuan muda.” Panggil seorang wanita paruh baya. “Ada apa?” ucap Luhan. “Tadi Tuan muda Wu Yi Fan datang kemari mencari anda, Tuan.” Jelas wanita itu, “Apa dia meninggalkan pesan?” tanya Luhan. “Tidak Tuan muda.” Ucap wanita itu, “Kembalilah bekerja!” perintah Luhan.

“Luhan hyung.” Panggil namja berwajah malaikat,”Suho-ya,wae?” tanya Luhan. “Siapa Wu Yi Fan itu?” tanya Suho yang merasa nama itu adalah bagian penting dari dia, “Wu Yi Fan itu teman kantorku, dia dipanggil Kris. Dia selalu kesini, ketika merasakan angin Sehun berhembus kencang seperti tadi. Aku juga tidak tahu bagaimana dia mengetahui itu, beberapa hari yang lalu dia bilang kepadaku kalau air sedang marah, besoknya lagi dia bilang air sedang menangis. Itu betul-betul gak masuk logika.” Jelas Luhan.

“Tunggu, air sedang marah? air sedang menangis? Beberapa hari yang lalu?” tanya Suho memastikan, “Ne, Suho-ya dia bi…”, “Hyung, air yang menangis dan marah beberapa hari lalu itu aku.” Potong Suho, “Wae? Bagaimana bisa?” tanya Luhan kaget setelah mengetahui air yang dimaksud Kris itu adalah Suho.

“Aku rasa dialah orang yang kita cari hyung, Duizhang Ksatria Legends. Hanya dia yang bisa merasakan ikatan batin dari keduabelas saudara, sedangkan kita hanya bisa merasakan ikatan batin dari saudara kandung. Seperti aku ke Lay, hyung ke Sehun dan Baekhyun ke Chanyeol begitupun sebaliknya.” Jelas Suho.

Tanpa mereka sadari 3 orang namja mendengar pembicaraan mereka, “MWO?!! HYUNG!!! Dia dongsaengku kenapa baru sekarang hyung bilang?” teriak Baekhyun, sedangkan namja satunya, “JINJJA HYUNG?! JINJJA, dia hyungku. Ini menyebalkan hyung, kenapa aku punya hyung sekecil ini?” teriak namja tinggi Chanyeol. “Aku tidak bilang karena aku tau pasti Chanyeol tidak terima,” gumam Suho. “Luhan hyung apa aku harus memanggil dia dengan sebutan ‘hyung’?” tanya Chanyeol dengan muka pasrah, karena kalau diliat dialah yang paling cocok jadi hyung. “Tentu saja, Yeollie. Kamu harus memanggilku hyung.” Ucap Baekhyun dengan nada kemenangan karena selama ini Chanyeol tidak mau memanggilnya hyung. “Aku mau ke kamar saja.” Ucap Chanyeol lirih pergi meninggalkan lantai dua. “Yeollie, panggil aku ‘Hyung’ ne.” Teriak Baekhyun dengan nada senang.

“Hyung.” Panggil Chen pelan. “Ne, Chennie-yah.” Sahut Suho, “Apa aku juga mempunyai saudara seperti kalian? Kalau ada aku mau bertemu dengannya hyung, aku ingin seperti Baekkie hyung dan Yeollie mereka sekarang sudah mengetahui jati diri mereka masing-masing. Sedangkan aku….ak..hiks..hiks…aku belum menemukan saudaraku. Aku…aku hiks..hiks” ucap Chen menangis, Luhan yang tidak sanggup melihat Chen menangis langsung memeluk tubuh Chen.

“Hyung, dulu ak..aku selalu berharap kalau Lay hyung adalah hyungku tapi ternyata bukan. Ja..jadi..hiks…hiks..siapa hyungku?” lanjut Chen masih terisak dipelukan Luhan. “Kita akan menemukan hyungmu segera Chennie-yah.” Ucap Lay yang tiba-tiba sudah ada dilantai dua rumah Luhan, “Kau masih jadi dongsaeng hyung, sampai kapan pun. Uljima ne Chennie-yah.” Lanjut Lay dan mengambil alih badan Chen yang sudah terisak, perlahan Chen mulai tenang dan tertidur di pelukan Lay.

SKIP

“Kau tidak akan menemukan hyungmu Chen, aku akan membunuh hyungmu terlebih dahulu. HAHAHA!” tawa sang Raja kegelapan. “Pengawal panggil Krystal dan Taeyeon kesini!” perintah sang Raja kegelapan. “Baik My Lord” ucap pengawal dan langsung pergi memanggil Krystal dan Taeyeon.

“Salam My Lord, kemana memanggil kami kemari.” Ucap salah satu gadis itu. “Taeyeon & Krystal pergilah ke Bumi, cari para ksatria yang belum mengetahui jati dirinya sebenarnya. Bunuh mereka!!” perintah Raja kegelapan. “Baik My Lord.” Ucap mereka berdua tanpa bertanya lagi.

SKIP

“Hyung, aku lelah. Daritadi kita latihan terus.” Rengek Sehun yang lagi berlatih bersama Suho di halaman belakang rumahnya. “Kamu yang meminta kita pindah kesini untuk latihan, jadi tidak ada yang namanya rengekan Sehunnie.”jawab Suho. “buing-buing” Sehun beraegyo ria. “Aegyomu tidak mempan Sehunnie.”balas Suho yang menyebabkan hyung-hyungnya yang lain tertawa.

Suho juga sudah mengetahui dari ibunya kenapa kekuatan Sehun tidak disegel di gerhana matahari, ketika peperangan terjadi Sehun masih berada di dalam jantung The Tree of Life jadi Ratu Boa tidak mengetahui apa kekuatan Sehun yang harus disegel. Karena itu, ketika dia berada di dekat pin Angin, kekuatannya muncul.

“Tuan muda.” panggil salah seorang pelayan Luhan, “Apa Tuan Wu? Kalau memang dia suruh saja masuk, beritahu kalau aku berada di halaman belakang.” Perintah Luhan, “Baik Tuan” ucap pelayan tersebut.

“Hyung, Daebak! Kekuatan hyung sudah bisa digunakan, hyung bisa mebaca pikiran” teriak Baekhyun membuat semuanya menatap Luhan, “Bukan seperti itu, Baekkie-yah. Tadi dia menghubungiku kalau mau kesini” jelas Luhan. “Kalau begitu gak jadi Daebak deh hyung.” Ucap Baekhyun kecewa, “Yakk! Byun Baek Hyun, kalau ke…..”, “Lu Han” panggil seorang namja tinggi tampan, “Wah, hyung, dia tampan sekali” bisik Baekhyun. “Lu…..” , “Aku tau Kris, kamu merasakan angin Sehun lagi kan. Kamu bisa liat disana dia sedang apa?” tunjuk Luhan dengan dagunya. Kris menatap 2 namja yang sedang bertarung menggunakan kekuatan masing-masing.

“Apa yang disana itu Water si Guardian EXO? Kenapa dia tidak memikirkan dulu mengeluarkan kekuatan di hadapan manu….” , “Kami bukan manusia Bumi Kris, aku Telekenesis, kau Dragon, dan ini Baekhyun Light, yang lagi mempoutkan bibir disana Chanyeol Flame, yang lagi menyendiri disana Chen Thunder.” Jelas Luhan

Kris terkejut mendengar penjelasan teman kerjanya itu, Kris tidak menyadari kalau teman dekatnya sendiri salah satu dari dia. “Gerhana matahari akan muncul 3 hari lagi, aku takut Lu. Bahkan Ksatria belum terkumpul sepenuhnya”, ucap Kris lirih. “Kita akan mecari mereka Kris” ucap Luhan meyakinkan. Tetapi tiba-tiba….

“TOLONGG! TOLONG”

TBC

 

2 thoughts on “The 12 Legends of Black Pearls (Chapter 7)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s