What’s Wrong With Our Same Family Name? – (Oneshoot)

tumblr_nrqahmjeJ81riav2to1_500

What’s Wrong With Our Same Family Name?– (Oneshoot)

 

Tittle: What’s Wrong With Our Same Family Name? || Author: HasekuraLee00 || Main Cast: Park Chanyeol (EXO), Park Yeonsa (OC) || Support Cast: Oh Sehun (EXO), Byun Baekhyun (EXO), Cho Hanni (OC) || Genre: Romance, Comedy? || Rating: PG-13 || Length: Oneshoot (1800+ Words)

Disclaimer : Chanyeol and Sehun belong to his agency, parents, EXO, and EXO-L! The storyline and OC are mine.

Summary :”Apa yang salah dengan pasangan yang memiliki marga sama? Tak ada bedanya jika aku menikahi Park Yeonsa, Jung Yeonsa, atau Oh Yeonsa sekalipun, pada akhirnya, dia akan dikenal sebagai Nyonya Park

–Chanyeol-

EXO’s Dorm, Seoul

 

EXO baru saja kembali dari aktifitasnya. Mereka baru saja kembali setelah menyelesaikan jadwalnya di suatu stasiun televisi. Beberapa hari ini, mereka sedang disibukkan comeback dengan album baru, lagu baru, dan tentunya dengan koreografi baru. Semua hal itu sangat menguras energi mereka. Apalagi dengan jadwal latihan yang diperpadat membuat waktu istirahat mereka semakin menipis. Jadi, saat ini adalah saat berharga untuk sekedar beristirahat melepas rasa lelah mereka setelah seharian bekerja keras demi para fans mereka.

Semua member langsung menuju kamar masing-masing. Tak terkecuali dengan seorang Park Chanyeol. Ia segera merebahkan tubuhnya dikasur miliknya. Sangat nyaman. Ia ingin segera terlelap,sedikit saja memejamkan mata. Namun, kata-kata gadisnya tadi siang mengusik pikirannya.

 

-flashback mode on-

 

            EXO sedang berada dibackstage suatu acara music besar di Korea. Mereka akan segera naik keatas panggung dalam 15 menit dan menampilkan lagu dan koreo barunya. Waktu 15 menit itu mereka gunakan untuk sekedar latihan agar sempurna pada saat di stage nantinya.

            Tiba-tiba, ponsel Park Chanyeol bordering. Membuat semua member menoleh padanya. Chanyeol hendak menolak panggilan tersebut, namun, setelah melihat nama yang tertera dilayarnya ia segera mengangkatnya tanpa berpikir dua kali. Yeah, gadis-nya yang menelfon. Park Yeonsa.

“Yeoboseyo, Chagi-ya~ Jaljinae?” Ucap Chanyeol dengan semangat.

‘Aku baik-baik saja oppa. Oppa sendiri?’ Jawab gadis-nya lembut.

“Oppa juga baik. Hey, kau tahu? Oppa akan comeback hari ini”

‘Ne, arrasseoyo oppa’ Jawab Yeonsa manis dan membuat chanyeol tersenyum.

“Gadisku memang yang terbaik^^ Atau… jangan-jangan kau datang? Kau duduk dimana? Hmm?” Tanya Chanyeol berharap.

            Para member masih memandanginya. Begitulah Park Chanyeol kalau sudah berurusan dengan Park Yeonsa. Ia bahkan lupa bahwa 15 menit lagi ia harus naik ke stage.

‘Aniyo, aku tak bisa datang’ Jawab Yeonsa menyesal.

“aah, kau pasti sedang banyak tugas, kan? Bersabarlah chagi”

‘Oppa, aku ingin mengatakan sesuatu’

“Wae? Apa ada masalah?” Tanya Chanyeol khawatir.

‘Eum… oppa. Apa tidak apa-apa jika kita meneruskan hubungan ini?’ Tanya Yeonsa pelan.

“Apa maksudmu, Chagi?” Tanya Chanyeol tak mengerti.

‘Aniyo, Hanni bilang, pasangan dengan marga yang sama tidak akan langgeng kedepannya’ Ucap Yeonsa hati-hati.

Dan pada saat itu juga, seorang staff memperingatkan mereka untuk bersiap-siap karena 10 menit lagi adalah giliran mereka untuk tampil.

“Kita bicarakan masalah ini lagi nanti. Kita harus bertemu secara langsung. Oppa harus segera bersiap” Ucap Chanyeol tegas dan mengakhiri pembicaraan mereka.

 

-flashback mode off

 

            Baekhyun memasuki kamarnya dan Chanyeol setelah usai mengambil air mineral dari dapur. Ia melihat sahabatnya itu yang sedang gelisah. Terlihat lelah, tapi… dengan pikiran yang kacau. Baekhyun masih belum buka mulut. Sampai akhirnya Chanyeol mengguling-gulingkan tubuhnya diatas kasur dan membuat sepreinya kacau.

“Hey! Ada apa sebenarnya? Kau terlihat sedang gelisah” Tanya Baekhyun.

“Molla~”

“Yeonsa lagi? Kenapa percintaan kalian complicated sekali sih!”

“Entahlah!”

“Makanya cari yeoja itu jangan yang masih SMA, masih labil”

“Ah, terserah. Mending aku punya pacar. Daripada-”

Bugh

Satu lemparan dengan sebuah bantal tepat mengenai kepala Chanyeol. Membuatnya langsung mendelik kesal dan menatap tajam seseorang yang telah melemparkannya. Suasana hatinya sedang buruk dan, diperparah oleh roommate-nya itu.

“Kudo’a kan setelah ini Yeonsa minta putus” Ucap Baekhyun kemudian berlari kearah kamar mandi.

Chanyeol yang mendengar perkataan Baekhyun segera melemparkan semua bantal miliknya kearah Baekhyun yang berlari menuju kamar mandi. Dan keadaan kamar mereka seketika kacau balau. Terdengar suara tawa dan nyanyian kemenangan dari Baekhyun yang berada dikamar mandi.

“Daripada Park Yeonsa, kurasa akan lebih baik jika diganti jadi Byun Yeonsa” Teriak Baekhyun dari kamar mandi yang membuat Chanyeol semakin geram.

Chanyeol segera keluar dari kamarnya. Menuju ruang tengah. Dorm sudah sunyi. Tinggal terdengar beberapa suara gemercik air dari beberapa kamar, termasuk kamarnya. Ia duduk bersila diatas sofa sambil memandangi layar TV yang tak menyala.

Cklek

Terdengar suara pintu kamar terbuka dari sisi kirinya. Pintu kamar Sehun-Suho terbuka, Chanyeol terus memandanginya dan tak lama kemudian, terlihat Sehun yang keluar dari kamar dalam keadaan menerima telefon. Sehun juga menyadari keberadaan Chanyeol disana.

“Eum, aku juga ingin menemuimu” Gumam Sehun menimpali ucapan dari lawan bicaranya ditelfon.

Chanyeol kembali memfokuskan pandangannya pada layar TV yang ada didepannya. Sehun terlihat bingung melihat hyung-nya yang satu itu. Karena memandangi TV yang tak menyala menurutnya bukanlah sesuatu yang menarik. Iapun duduk tepat disisi kirinya.

“Disini ada Chanyeol hyung. Dia memandangi TV yang tak menyala. Entah film jenis apa yang terputar diotaknya” Ucap Sehun kepada seseorang diseberang telefonnya sambil memandangi Chanyeol.

Chanyeol pun menatap Sehun sinis. Merasa terganggu.

“Oh, disana juga ada Yeonsa? Sebentar, biar aku loudspeaker” Ucap Sehun kemudian menekan tombol loadspeaker diponselnya.

Chanyeol sedikit kaget ketika nama seseorang yang sedang memenuhi pikirannya saat itu disebut. Park Yeonsa. Gadis yang berhasil membuatnya kalut hanya dengan 2 ucapan yang masih belum jelas maksud didalamnya.

‘Yeonsa-ya~ bicaralah! Ada Yeollie oppa disana. Katakan sesuatu’ Ucap seorang gadis yang merupakan Cho Hanni.

Setelah cukup lama, masih tak terdengar suara apapun dari ke-empatnya.

Hyung, katakanlah sesuatu pada gadismu! Bukan kah kau bilang namja harus memulai terlebih dahulu?” Bujuk Sehun pada Chanyeol yang tak bergeming.

“Kalian sedang marahan ya? Hey hyung, ada apa sebenarnya?” Tanya Sehun penasaran.

Chanyeol tiba-tiba berdiri dari duduknya. Menatap Sehun dengan tatapan tajamnya.

“Tolong katakan padanya kita harus bertemu. SEKARANG. Aku tidak mau tahu, kalian juga HARUS ikut bersama kami” Ucap Chanyeol kemudian berlalu pergi memasuki kamarnya meninggalkan Sehun yang melongo tak mengerti harus apa.

Sehun menatap Jam dinding yang tergantung disudut ruangan tersebut.

ya! Hyung! Apa kau gila mengajak 2 orang gadis SMA bertemu tengah malam begini??!” Teriak Sehun pada Chanyeol yang terus melangkahkan kakinya menuju kamar.

Sehunpun mendengus kesal. Sedangkan 2 gadis diseberang telfon hanya bisa menampilkan reaksi kaget mereka. Terlebih lagi Yeonsa. Ia langsung berfikir bahwa Chanyeol akan memarahinya habis-habisan karena ucapannya tadi siang.

30 menit kemudian…

Chanyeol dan Sehun sudah berada di mobil hitam milik Chanyeol. Chanyeol mengemudikannya dengan sangat cepat. Menembus jalanan kota yang terlampau sepi. Benar saja, mengingat jam yang menunjukkan pukul setengah 1 malam. Keduanya bahkan belum memejamkan mata sedikitpun hari itu. Sehun hampir saja terlelap kalau saja hyung­-nya itu tak menambah kecepatan mobil yang mereka tumpangi dengan sekejap. Sehun merinding melihat Chanyeol yang terlihat sedang kacau.

Tak butuh waktu lama, mobil hitam milik Chanyeol sudah terparkir didepan sebuah café yang buka 24 jam. Café itu sangat sepi. Sampai terlihat seperti sedang di-booking oleh ke-empatnya. Setelah turun dari mobil, Chanyeol melangkah dengan tergesa memasuki café, diikuti Sehun dibelakangnya.

Yeonsa yang menyadari kedatangan namjachingu-nya hanya bisa menunduk pasrah. Membayangkan apa saja yang akan Chanyeol katakan padanya, ia hanya mempersiapkan mentalnya. Sungguh menyedihkan.

Chanyeol sudah berada tepat didepan mejanya. Yeonsa masih tetap pada posisinya. Hanni menoleh pada Chanyeol, menatap namja tinggi itu dengan tatapan kagum.

“Hanni-ya~ bisa kupinjam Yeonsa sebentar?” Tanya Chanyeol lembut.

“Aaah, tentu oppa. Silahkan, akan aku tunggu disana” Ucap Hanni mempersilahkan dan mulai berdiri dari duduknya, dan berlari menuju Sehun yang sudah terduduk manis dimeja yang tak terlalu jauh dari sana.

Chanyeol duduk tepat didepan Yeonsa yang masih menundukkan kepalanya dalam. Tak tau harus apa, Yeonsa hanya memilin-milin kain rok yang ia pakai. Chanyeol terus menatapnya lekat. Ia bisa menyadari itu, tapi ia tak berani membalas tatapan namja-nya itu.

Sedangkan pasangan Sehun-Hanni hanya saling menatap satu sama lain, kemudian kembali melemparkan tatapan mereka ke pasangan Chanyeol-Yeonsa. Mereka jadi ikut khawatir dengan keadaan keduanya.

Mianhae, sebenarnya aku berharap bisa menemuimu dengan suasana yang romantis, bukan suasana seperti ini” Ucap Sehun pada gadisnya yang terlihat gelisah.

Aniyo, Aku tetap senang bisa menemuimu disini. Tapi, Yeonsa…” jawab Hanni.

“Semuanya akan baik-baik saja” Ucap Sehun menenangkan.

Dan dimeja Chanyeol-Yeonsa masih dalam suasana yang sama. Chanyeol terus memandang gadisnya lekat. Dan setelah lama memandang namun tak mendapatkan balasan sedikitpun, tangan kanan Chanyeol mulai terangkat untuk mengelus pipi kiri gadisnya itu. Membuat sang gadis terkejut dan mengangkat pandangannya.

Sekilas, Yeonsa menatap Chanyeol yang terus memperhatikannya. Chanyeol tersenyum lembut pada gadisnya. Tapi, Yeonsa malah kembali menundukkan pandangannya. Chanyeolpun menggerakkan tangannya untuk mengelus pipi gadisnya lembut.

chagi, tatap oppa” Ucap Chanyeol sambil terus mengelus pipi gadisnya lembut.

Yeonsa kembali menaikkan pandangannya. Chanyeolpun beralih mengambil kedua tangan gadisnya yang sedari tadi berada dibalik meja. Iapun menggenggam kedua tangan itu erat. Yeonsa terus menatapnya.

“Sekarang, jelaskan masalah yang tadi” Ucap Chanyeol lembut.

Yeonsa bingung. Ia mencoba mengalihkan pandangannya dari namja yang ada didepannya. Namun nihil. Chanyeol kembali menangkup wajahnya untuk tetap memandangnya.

“Katakan. Oppa tak akan marah” Tambah Chanyeol dengan nada yang semakin lembut.

“eum, eum…” Yeonsa kebingungan. Tak tau bagaimana harus mengatakannya.

Chanyeol menunggu penuturan dari yeoja-nya itu. Ia terus memasang sebuah senyuman dengan harapan yeoja-nya akan menceritakannya tanpa takut ia marah.

“sebenarnya… Banyak temanku yang merupakan fans oppa dan tau kita sering jalan bersama, dan mereka mengira aku adalah adik oppa” Jelas Yeonsa dengan suara yang pelan, lembut, dan terdengar sangat manis.

“Lalu?” Tanya Chanyeol tak kalah manis.

“Mereka bahkan menitipkan puluhan surat cinta dan belasan kotak coklat tiap harinya, itu membuatku kesal” Lanjut Yeonsa dengan nada merajuk. Membuatnya terlihat semakin manis dimata Chanyeol.

“Dan permasalahannya?”

“Dengan marga kita yang sama, dan kedekatan yang kita jalin, membuat semua orang berpikir aku adalah adik oppa, bukannya kekasih oppa” Jawab Yeonsa.

“Haha. Jadi, apa oppa harus buat press conference dan mengatakan bahwa kau adalah kekasih oppa?” Tanya Chanyeol yang mulai gemas dengan gadisnya itu.

“Bukan begitu maksudku” Ucap Yeonsa kembali menunduk.

“Lalu, bagaimana maksud Nona Park ini?”

“eum, Hanni pernah bilang. Bahwa ada artikel yang menunjukkan sebuah pantangan untuk tidak menikah dengan seseorang yang bermarga sama. Karena akan menyebabkan keluarga yang tidak langgeng” Jelas Yeonsa lirih.

Hanni yang namanya tersebut membulatkan matanya dengan sempurna. Awh, jadi dia sumber masalah disini. Sehun menatapnya dengan tatapan ‘apa ini sebenarnya?’. Ia hanya bisa menjawab dengan mengedikkan bahunya tanda tak mengerti. Yeonsa memang tipikal gadis pemikir, yang akan memikirkan satu dua kalimat yang bertentangan dengan jalan pikirnya.

“Memang apa yang salah dengan pasangan yang memiliki marga sama? Lihat saja Song JoongKi dan Song HyeKyo yang tampak serasi meski memilki marga yang sama. Dan juga, tak ada bedanya jika aku menikahi Park Yeonsa, Jung Yeonsa, atau Oh Yeonsa sekalipun, pada akhirnya, dia akan dikenal sebagai Nyonya Park” Ucap Chanyeol menjelaskan sambil mengelus rambut gadisnya lembut.

Yeonsa terdiam. Memang benar apa yang dikatakan Chanyeol. Apapun marganya, pada akhirnya ia juga akan dikenal sebagai Mrs.Park.

“Dan masalah teman-temanmu yang menganggapmu sebagai adikku, untuk sementara waktu biarkan saja. Oppa juga tak tahu harus bagaimana. Nanti kalau mereka tau kau kekasih oppa, kau malah dihujat oleh mereka. Dan oppa tidak menginginkan itu” Tambah Chanyeol.

“Tapi, oppa juga tak bisa membiarkan mereka terus mengirim coklat. Oppa tidak ingin kau sakit gigi atau… berlemak? Jadi, untuk yang satu ini kuserahkan pada Hanni” Sambungnya.

“N..ne? aku yang mengurus coklatnya? Uwaa, ne oppa! Aku bersedia!” Jawab Hanni girang.

“eh, eh… andwae~” Ucap Sehun.

Tiba-tiba, Yeonsa meletakkan kepalanya tepat diatas meja. Membuat ketiganya tersentak kaget dan khawatir. Chanyeol seketika berdiri dan bersimpu dibagian kanan kursi gadisnya.

cha- chagi? Gwaenchanha?” Tanya Chanyeol sangat khawatir.

“Yeonsa-ya!” Teriak Hanni dan Sehun kaget.

Sehun dan Hanni segera berlari mendekat untuk melihat kondisi Yeonsa. Chanyeol sangat khawatir. Ada apa sebenarnya dengan gadisnya itu? Chanyeolpun terus menggoyangkan tubuh gadisnya pelan.

o-oppa” Ucap Yeonsa sangat lemah.

ne, ne chagi. Oppa disini. Bagian mana yang sakit?” jawab Chanyeol seketika.

o-oppa. Otakku banyak terkuras memikirkan masalah ini. Aku butuh banyak coklat. Biar untuk adikmu ini saja coklat pemberian fans mu itu” Ucapnya lirih.

Sepersekian detik, ke-empatnya berada dalam keheningan. Chanyeol, Hanni, dan Sehun masih mencerna ucapan Yeonsa barusan. Dan setelahnya, terdenagr hembusan nafas lega, decakan, dan tawa secara bersamaan.

“kau membuat kami khawatir!” Ucap Hanni dengan nada keras.

“Dasar bocah, haha” Tawa Sehun.

Aniyo, jangan pernah berikan padanya sedikitpun Hanni-ya~ biarkan itu jadi pelajaran untuknya kali ini” Ucap Chanyeol menggoda.

Arrasseo oppa. Aku juga tak ingin membaginya”

Oppaaa~ Hanni-ya~ Kita 50:50 neee??” Ucap Yeonsa membujuk.

Shireo!” Tolak Hanni.

            Chanyeol segera memeluk gadisnya itu. Bagaimana bisa dia bertingkah seperti itu dalam keadaan seperti ini? Chanyeol hampir bahka benar-benar khawatir akan keadaannya. Yeonsa hanya diam dalam dekapannya. Memeluk gadisnya seperti ini, adalah hal yang paling disukainya. Mengelus rambut gadis yang ada dalam dekapannya itu dengan lembut.

Konflik dalam masalah percintaan memang sudah biasa. Apalagi jika ceritanya menyangkut remaja seperti mereka. Pasti lebil complicated. Masalah sekecil apapun bisa mengembang dengan mudahnya. Tapi dengan masalah-masalah itulah sepasang kekasih bisa semakin mengenal sifat satu sama lain.

~FIN~

 

Uwaa~ 2nd FF already finished. Kopel baruuu, kalo jungki sama tante hyekyo ‘Song Couple’, Hasekura punya Chanyeol and Yeonsa sebagai ‘Park Couple’. Kkk~ Semoga para readers suka epepnya 🙂 Sampai jumpa di fict berikutnya, annyeong^^

 

Love,

HasekuraLee00

 

 

 

Iklan

6 thoughts on “What’s Wrong With Our Same Family Name? – (Oneshoot)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s