Unimaginable (Chapter 3)

pizap_Fotor2

UNIMAGINABLE (3)

Author : YuraKim

Genre : romance , school life  // Length : multichapter // Rating : PG-15

Cast : Park Chanyeol (OOC) , In Jung (OC, you)

Support Cast : banyak

Note : Maaf kalo banyak typo hehe . No plagiarism and sider ya , mian kalo ada yang jalan ceritanya mirip , tapi ini murni hasil pemikiran author  HAPPY READING!^^~

AUTHOR POV

“Kau sudah berjanji padaku bukan apapun kemauanku akan kamu turuti?” tanya In Jung

“Tidak untuk yang ini , apa kamu serius berniat mengacaukan segalanya? Mengacaukan perasaan yang sedang berusaha aku bangun agar aku dapat mencintaimu dan membuat hubungan kita jadi lebih baik?”

In Jung lantas tertawa terbahak-bahak sambil memukul dada Chanyeol keras .

“Aku hanya bercanda pabo , lagian tidak ada yang bisa kita lakukan untuk membatalkan pertunangan ini selain mencintaimu meskipun terpaksa .” ujar In Jung

“Memangnya kamu mencintaiku?” tanya Chanyeol polos

“Tidak akan pernah , aku juga tidak berharap akan mencintai orang bodoh sepertimu” ujar In Jung tertawa

“Berhenti memanggilku bodoh” ujar Chanyeol kesal kemudian pergi masuk kamar meniggalkan In Jung sendirian di luar

“Chanyeol buka pintunya!! Yaa!! Aku takut di luar sendirian!” teriak In Jung menggedor2 pintu kamar Chanyeol dengan keras

“Ish dasar penakut , mau sampai kapan takut terus? Ini sudah malam ayo kembali ke kamarmu” ujar Chanyeol mengacak2 rambut coklatnya .

“Ini kan gara-gara kau , aku ngga berani tidur di kamar sendirian”

“terus maksutmu?” tanya Chanyeol mengetahui sesuatu kemudian menoleh ke arah tempat tidurnya

In Jung hanya mengangguk sambil memasang muka melasnya

“Merepotkan , sana ambil bantalmu kemudian masuk sini” ujar Chanyeol menggeleng- gelengkan kepalanya

In Jung berjalan ke kamarnya sambil terus menoleh ke belakang , takut jika Chanyeol menutup pintu kamarnya .

“Dasar yeoja ini , sok beringas tapi hatinya lembek . Payah” ujar Chanyeol dalam hati sambil tersenyum bodoh . Timbul keisengan Chanyeol lagi untuk mengerjai yeoja menyebalkan itu . Ia masuk kamar dan mengunci pintu kamarnya . Spontan In Jung yang baru keluar dari kamarnya berlari tergesa-gesa sambil menggedor-gedor pintu kamar namja itu .

“Chanyeol!! Kamu jahat! Aku takut disini” ujarnya mulai mengeluarkan air mata

Chanyeol hanya tertawa cekikikan di kamar , menunggu sampai yeoja itu benar-benar menangis ketakutan .

“Chanyeol!!! Pabo bukakan aku pintu !!” teriak yeoja itu lagi sambil menangis kencang

Chanyeol yang tidak tega mendengar yeoja itu menangis , langsung membukakannya pintu yang disambut pelukan erat dari In Jung

“Pabo , jangan tinggalkan aku sendiri . Aku takut” katanya menangis tersedu-sedu

Chanyeol hanya tersenyum , memeluk balik yeoja itu dan mengusap-usap rambutnya .

“Berhentilah membenciku dan memanggilku bodoh , berhentilah menganggapku pengganggu , aku berjanji akan selalu ada disini untukmu” ujar Chanyeol yang diikuti anggukan In Jung.

Masuklah , kamu tidur di atas aku akan tidur di bawah .

“jangan tidur di bawah , kalau tengah malam ada yang menggangguku bagaimana?” tanya In Jung duduk di kasur Chanyeol sambil memeluk bantalnya

“Terus maumu?Aku tidur di atas bersama mu? Kita belum menikah ya kan? Kalau aku melakukan apa-apa padamu nanti aku lagi yang salah” ujar Chanyeol yang dibalas lemparan bantal oleh In Jung

“Siapa juga yang suruh kau berbuat macam-macam kau ini mesum sekali” ujar In Jung membaringkan tubuhnya membelakangi Chanyeol

“aku ini namja , kalau ngga begitu aku ngga normal berarti” ujarnya tidur membelakangi In Jung sehingga wajah mereka tidak saling bertemu .

“Sudah diamlah , aku mau tidur. Selama aku tidur jangan apa – apa kan aku atau besok kamu mati” ujar In Jung memejamkan matanya

Chanyeol hanya diam , menatap ponselnya , mengetik sesuatu

“Umin , bagaimana ini aku sekarang tidur bareng In Jung tapi kita ga ngelakuin apapun , aku harus apa?” tanya Chanyeol pada seseorang di seberang melalui chat group yang terdiri dari 3 orang

“Coba saja Chan , mungkin dia sebenarnya tertarik?” jawab namja dengan nama panggilan baozi itu

“Hei ini sudah malam ayo tidur jangan mesum semua” ujar Suho menimpali

“Geurae,  aku tidur dulu bye” ujar Chanyeol di chat

Chanyeol membuka aplikasi kamera , dan mengarahkannya di wajah In Jung . *JEPRET JEPRET* Chanyeol tertawa terbahak2 melihat pipi In Jung yang terlihat gendut sekali di dalam foto

“Chanyeol!! Berisik” teriak In Jung yang spontan mengagetkan Chanyeol

“Sudah malam jangan teriak-teriak” ujar Chanyeol masih tersenyum melihat foto yang baru saja diambilnya

“Ya!!Apa itu? Hapus!” teriak In Jung berusaha merebut HP Chanyeol

“Tidak boleh , ini epic sekali aku harus menyimpan foto jelek tunanganku “ ujarnya tertawa

“Chanyeol!!”

“Teriaklah sekali lagi atau aku akan ..”

“akan apa?memangnya berani apa sama aku?”

Chanyeol berdiri dari posisi tidurnya , perlahan melangkah mendekatkan tubuhnya ke arah In Jung dan merapatkan yeoja itu ke tembok .

“Ini yang akan aku lakukan” ujarnya berbisik kemudian mulai mencium bibir In Jung dengan lembut .

“Ya Chanyeol hentikan!Sudah berapa kali kamu menciumku?Apa belum puas?!” pekik In Jung yang kaget

“Belum , sampai aku mendapatkan semuanya” ujar Chanyeol santai dan menciumnya lagi .

In jung benar-benar tidak bisa berkutik setiap kali Chanyeol menciumnya . Seakan-akan tenaga nya habis , dan tenaga Chanyeol sepertinya selalu lebih besar di saat seperti ini .

“Apa aku menikmatinya?Mengapa jantungku selalu berdegup kencang. Ah ini tidak bisa diteruskan , aku tidak boleh mengikuti permainan konyolnya” ujar In Jung tiba-tiba mendorong Chanyeol.

“Kenapa? Aku kira kamu menyukainya” ujar Chanyeol kecewa

“A-aku belum siap , lagipula kalau diteruskan .. ah akan kubunuh kau” ujar In Jung membalikkan badan dan tidur lagi .

MORNING

SCHOOL

“Chan bagaimana semalam? Sudah ena-ena belum?” tanya Xiumin sambil main game

“Ena-enagimana , dicium saja ngga mau. Dasar yeoja aneh” ujar Chanyeol menggambar sesuatu di note book nya .

PLAK

Suho memukul kepala kedua namja yang duduk bersebelahan itu menggunakan buku paket tebal.

“Appo !” teriak mereka bersamaan .

“Dasar mesum semua , kenapa aku punya teman seperti ini” ujar Suho menggeleng-gelengkan kepalanya

“In Jung mu mana Chan? Kok ngga masuk?” tanya Xiumin

“Katanya mau jemput temannya di airport terus pergi jalan-jalansampai malam , padahal rencana hari ini mau fitting baju buat wedding” ujar Chanyeol santai yang disambut histeris dua namja di sebelahnya

“Hah? Mau nikah?Secepat itu ya? Kapan nikah?” tanya Suho penasaran

“kata appa sekitar 1 bulan lagi , mulai dari sekarang harus persiapan . Haduh mana In Jung begitu modelnya , terus kalau udah nikah gimana dong . Aku kan pingin punya istri yang sayang sama aku tapi ini yeoja ngga suka aku sama sekali” ujar Chanyeol malah mencoret2 gambar indah buatannya yang baru saja selesai.

“Kalo dia ga suka kamu , ya artinya kamu yang harus suka dia duluan Chan.Kejar aja suatu saat pasti dia suka kamu,apalagi kalian satu rumah” ujar Xiumin mulai mengeluarkan bakat terpendamnya *?

AIRPORT

Seorang namja tampan ,dengan mengenakan kacamata hitam dan hoodie serta celana jogger bersepatu sneakers merah , tampak mendorong kereta pengangkut barang yang sangat penuh .

“Oppa!” teriak seorang yeoja yang juga memakai hoodie dengan celana jeans dan sepatu boots coklat .

“In Jung!” teriak namja itu semangat sambil menghampiri yeoja itu dengan sangat cepat

“Oppa,nomu bogoshipoyeo” ujar In Jung memeluk sahabat dekatnya

“Ah nado bogoshipo, aku dengar kau bertunangan dengan anak Mr Park ya?” tanya nya sambil melepas kacamatanya

“Ah rupanya oppa sudah tau , ne aku bertunangan tapi aku benar-benar ingin membatalkannya. Dia sungguh namja yang menyebalkan , tidak sepertimu” dengus In Jung yang di sambut belaian halus dikepalanya

Namja itu tampak mengusap-usap kepala In Jung dengan lembut, dengan senyum manisnya yang tentu bisa meluluhkan siapa saja yang melihatnya .“Sayang sekali ya kau sudah bertunangan padahal ada hal penting yang ingin aku katakan padamu” ujarnya menatap dalam mata In Jung.

“Hal apa oppa?”

“Bukan apa-apa In Jung, maksutnya sekarang sudah tidak penting lagi” kata namja itu di dalam hati , dan membalas pertanyaan In Jung dengan gelengan kepala serta masih menunjukkan senyum manisnya.

“Oppa bagaimana kuliahmu di New York? Maaf aku tidak bisa menghubungimu sejak 1 tahun terakhir karena HP ku rusak jadi semua kontak hilang”

“Ah kuliahku baik-baik saja, aku lulus dengan gelar master cumlaude .Percaya? Aku semangat belajar Karena aku merindukanmu, aku ingin cepat lulus agar cepat bertemu denganmu”

“Yeoja itu benar pergi sampai malam? Ini sudah pukul 7 malam” tanya Chanyeol pada dirinya sendiri sambil memakan popcorn di ruang TV.

Chanyeol segera bangkit dari kursinya, berjalan menuju pintu apartemennya setelah bunyi bel berdengung seisi apartemen.

“Umin,Suho,masuklah” ujar Chanyeol membukakan pintu untuk kedua sahabatnya

“Apartemen yang bagus Chan” puji Suho sambil berjalan keliling melihat isi apartemen Chanyeol

“Chan ayo main game, aku bawa kaset game” ujar Xiumin memamerkan belasan kaset game ditangannya

“PS 4? Kajja!” ujar Chanyeol menuju tempat dimana PS nya berada , mengeluarkannya dan mulai bermain dengan Xiumin , sementara Suho menjadi penyemangat di antara mereka

“Chan tembak dikanan ada zombie satu disana! Xiumin itu di belakang barrel ada juga! Yayy zombienya mati” teriak Suho sambil lompat2 di sofa yang disambut tertawa keras dari Chanyeol dan Xiumin.

“Mau coba ?” tanya Xiumin menyodorkan stick PS kepada Suho.

“Aku ngga bisa main beginian, sudah main saja aku yang bagian teriak-teriak” ujar Suho tertawa

Ketiga namja itu tiba-tiba kaget dan menoleh kebelakang setelah mendengar suara pintu apartemen terbuka.

“Ash kkamjagya, ternyata In Jung” ujar Suho sambil mengelus dadanya

In Jung membawa sebuah boneka beruang besar berukuran 1,5 m dan sebuah buket bunga mawar biru besar, mungkin jumlahnya 100 lebih. Ia berjalan masuk ke kamar, tidak menghiraukan tiga namja di ruang TV yang sedang melongo menyaksikan kehadiran yeoja itu .

“Darimana dapat begitu? Aku kira dia ngga suka” tanya Chanyeol kembali main PS

“Lah aku kira dari kamu?” tanya Xiumin bingung

“Bodoh ah , ayo main lagi” ujar Chanyeol memfokuskan dirinya pada game

“Ne oppa , besok bertemu lagi? Baiklah setelah pulang sekolah ya, di café seberang sekolah? Baiklah.” ujar In Jung kepada seseorang di seberang sana melalui HP, dengan senyum lebarnya , ia berhasil menarik rasa penasaran tiga namja itu.

“In Jung! Telepon siapa?” tanya Suho sambil makan popcorn

“Ah , chingu” ujarnya singkat melangkah ke dapur mencari ramyeon nya yang ternyata sudah hilang

“Ramyeon ku! Eodiga??” teriaknya histeris

Chanyeol dan Suho langsung menoleh kearah Xiumin.“Mian aku kan tidak tau” ujar Xiumin memasang aegyeo khas nya.

“Xiumin!”In Jung berlari kearah namja imut itu dan spontan memukul lengan namja itu.

“Awh appo yaampun maaf aku tidak sengaja, jangan bunuh aku” ujar Xiumin berteriak-teriak yang disambut gelak tawa kedua temannya

“Siapa yang mau membunuhmu min, kalau aku mau bunuh aku bunuh yang lebih keren dari kamu.Ganti ramyeon ku sekarang!” ujar In Jung sebal

Seorang yeoja berambut pirang tampak sedang duduk diam membaca buku di taman sekolah

“Irene ?” sapa seorang namja sambil menepuk pundak yeoja bernama Irene itu.

“Ah kkamjagya” pekik Irene spontan menoleh ke belakang

“Chanyeol ?ngapain disini?” tanya nya bingung

“Aku sekolah disini tau harusnya aku yang tanya kenapa kau disini?Terakhir aku tau kau pindah ke Jepang kan ya? Waktu masih kelas  3 SMP”

“Aku sedang ada program pertukaran pelajar, mungkin satu bulan lagi aku kembali ke Jepang. Tapi aku masih belum tau kira-kira orang tua ku akan tetap tinggal disana atau kembali ke sini , tugas appa sudah selesai.”

“Pertukaran?Dengan siapa?”

“Dengar-dengar sih ditukar dengan teman kita,Suho tapi aku tidak tau lagi”

“Suho?Jangan bercanda? Bahkan dia tidak memberitau ku soal ini”

“Molla..”

IN JUNG POV

“In Jung, itu Chanyeol sedang bersama siapa?Tampaknya akrab sekali. Selama ini dia tidak pernah dekat dengan yeoja, ya kan?” tanya Yoona kepadaku

Aku spontan mengehentikan langkah kaki ku yang sedang berjalan di koridor sekolah yang langsung menghadap ke arah taman, menoleh ke arah yang ditunjuk Yoona. Aku hanya menatap mereka berdua sebentar, kemudian kuputuskan untuk berjalan lagi.

“Jung, benar-benar tidak suka dengan Chanyeol ya? Dia namja yang menyenangkan bukan?” tanya teman ku yang satu lagi, Seolhyun

Aku menoleh ke arah yeoja berparas cantik itu sambil menggeleng-gelengkan kepalaku

“Menyenangkan apa nya, dia sangat menyebalkan buatku. Terutama saat berbicara dengan yeoja tadi, memangnya dia tidak ingat kalau sudah bertunangan”, ujar ku santai dan aku teringat sesuatu..

“kau cemburu ya? Itu namanya cinta loh” goda Yoona menyenggol lenganku

Bodoh kau In Jung, kenapa harus mengatakan hal seperti ini

“Tidak ada cinta disini, aku hanya mengatakan apa yang harusnya dia lakukan” ujarku berjalan cepat meninggalkan kedua temanku yang sedang cekikikan di belakang dan wajahku menjadi merah seketika.

AFTER SCHOOL

Aku berlari menuju café sembari membawa boneka beruang besar dan buket mawar yang baru saja aku ambil dari dalam mobil. Ah, rupanya dia sudah ada disana.

“Hanbin oppa!” teriakku kencang sehingga membuat orang2 di café itu menoleh ke arahku, termasuk Hanbin oppa yang sepertinya kaget.

“Jung, jangan teriak-teriak dong ini café bukan rumah” ujar Hanbin sembari menyuruhku duduk di kursi depannya.

“Hehe maaf oppa, oh iya adikmu dimana?” tanyaku menaruh boneka dan bunga di atas meja

“Itu sedang memesan minuman di kasir, ah aku harap dia menyukai pemberianku”

“Eonnie?” tanya seorang yeoja yang sedang membawa 2 gelas kopi kepadaku

“Hanrin! Selamat ulang tahun sayang” ujarku spontan berdiri dan memeluknya

“Ah gomawo eonnie, sudah lama tidak bertemu eonnie”

“Ah iya maaf ya, aku akhir-akhir ini sibuk sekali”

IN JUNG POV END

“Rin, ini oppa belikan boneka dan bunga seperti yang kau inginkan” ujar Hanbin menyodorkan buket bunga kepada Hanrin

“Oppa?Ini? Ahh gomawo” Hanrin langsung memeluk dan mencium pipi oppa nya

“Kalian akrab sekali, orang yang tidak mengenal kalian pasti mengira kalian adalah sepasang kekasih. Aku iri, kedua eonnie ku sibuk dengan urusan masing-masing bahkan hari ulang tahunku saja tidak ingat” ujar In Jung mendengus

“Aku mengingat ulang tahunmu Jungie, 10 September kan? Ah seminggu lagi ya?” tanya Hanbin sambil tertawa

“Seminggu lagi?Secepat itu kah? Oiya orang tua ku tumben tidak membahas soal pesta, biasanya mereka membahas jauh-jauh hari” ujar In Jung bermain dengan ponselnya

“Mungkin mereka menyadari kau tidak suka dengan acara semacam itu?” tanya Hanbin

“Mungkin saja”

In Jung masuk ke apartemennya, menoleh ke kanan dan kiri. Gerak- geriknya menunjukkan bahwa ia sedang mencari Chanyeol.Ia membuka kamar namja tampan tersebut tapi ia tak dapat menemukannya disana.

“Chanyeol kemana ya, sudah jam 9 malam belum pulang. Ash kenapa aku mencarinya, itu tidak penting”, ujar In Jung dalam hati kemudian masuk ke kamarnya, menaruh barang-barang nya dan berjalan keluar menuju ruang TV.

“Kenapa channel ini berisi film romantis semua? Ya tuhan aku tidak suka” gerutu In Jung sambil terus memencet tombol remote TV untuk mengganti channel.In Jung mematikan TV nya, kemudian menyalakan hp nya yang sudah penuh dengan notification.In Jung membuka notification satu persatu.

“Jung nanti jam 7 kita fitting baju ya, aku tunggu di Han river nanti pergi bersama”

“Jung, kamu sudah baca sms ku belum? Ini sudah setengah jam aku menunggu”

“Kau dimana? Disini dingin sekali”

“Ini sudah jam 8.30, apa kita tunda saja ya? Kau kelihatannya sibuk sekali”

In Jung lantas berlari mengambil jaket nya, keluar apartemen

Pukul 9.30 malam, In Jung tiba di Han river tetapi ia tidak menemukan siapapun disana.Ia mencoba menelfon Chanyeol, tetapi tidak ada jawaban

“Apa aku sudah keterlaluan mengacuhkannya seperti ini?” tanya nya pada dirinya sendiri. Ia terduduk di pinggir Han river, sudah 10 menit ia menunggu dan tiba-tiba seseorang menepuk pundaknya.

 

[To be Continue]

 

3 thoughts on “Unimaginable (Chapter 3)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s