[Author Tetap] HOPE

HOPE | Erlinapark | Sehun, Chanyeol, Haeun (OC) | Romance, Sad | General.

595 words

Sebuah kenangan bahkan masih melekat pada otak kita. Tapi, meskipun kita ingin menghilangkannya itu masih sulit. Apa dengan hadirnya orang baru semua itu akan hilang dan sirna? Pikirkan sekali lagi. Apa seseorang yang baru itu akan memberikan sebuah kenangan yang sama persis dengan seseorang yang ada di masa lalumu? Aku tidak menjamin itu.

Haeun lalu menutup dengan keras buku diary yang bersampul awan dengan warna biru cerah. Haeun sering menceritakan segala sesuatu yang ada dalam pikirannya dan buku kesayangannya itu. Baik senang ataupun sedih, semua emosional yang ada dalam dirinya ada dalam buku itu.

Haeun mulai menyukai buku itu saat seseorang yang begitu ia cintai memberikannya pada hari anniversari kala mereka berpacaran. Park Chanyeol, mantan kekasih Haeun, memberikan buku itu pada Haeun agar Haeun menuliskan semua kisah yang ada pada dirinya tentang Chanyeol. Tapi nyatanya Haeun tidak bisa kembali menulis tentang emosionalnya tentang Chanyeol, sebab karena Chanyeol-lah yang meminta untuk mengakhiri hubungan mereka, jahat bukan. Hanya berselang 1 minggu mereka berpisah, Chanyeol sudah bergandeng tangan dengan wanita yang lebih cantik dari Haeun dan jauh dari Haeun dan membuat ia merasa dilecehkan.

“Itu sungguh mengesalkan” gerutu Haeun kala itu.

Di pagi harinya, Haeun bangun dengan tepat waktu dan langsung berlari pada kamar mandi tanpa membereskan tempat tidurnya itu. Saat semua selesai Hauen lantas langsung memakan sarapan yang sudah ibu nya siapakan.

“Sehun sudah menunggumu sejak tadi” ucap ibu nya sambil menyiapkan sarapan untuk ayahnya.

“Sudah berapa lama?” tanya Haeun dengan melahap sarapannya.

“Hmm, 15 menit lalu mungkin” jawab ibu Haeun mengira waktu Sehun datang di rumahnya.

“Baiklah, aku akan makan ini di jalan saja. Aku berangkat ayah ibu” Haeun dengan cepat mencium pipi ayah dan ibunya dan langsung berangkat bersama dengan Sehun.

Oh Sehun? Dia lelaki yang memiliki kulit susu dan halus bahkan tanpa jerawat diwajahnya dan membuat Haeun merasa iri dengan sempurnanya Sehun, jangan lupakan tinggi Sehun yang kalah dari Haeun yang hanya 163cm.

Mereka berjalan beriringan. Sekolah mereka cukup dekat hanya dengan berjalan kaki. Tapi tidak dengan Sehun yang  harus menaiki bus untuk sampai di rumah Haeun.

“Sehun?” sapa Haeun dengan suara pelannya, sambil terus berjalan.

“Hmm?” jawab Sehun dengan singkat.

“Apa semalam kau tertidur terlebih dahulu?” tanya Haeun dengan menengok ke atas, tepatnya pada mata Sehun.

Sehun mengangguk sebagai jawaban.

Tapi itu membuat Haeun merasa jengkel. “Apa bicaramu itu harus dibeli? Mengapa kau irit dalam berbicara?” marah Haeun pada Sehun dan tidak lagi melihat pada mata Sehun.

Tapi saat itu juga Sehun menghentikan jalannya dan menjawab. “Aku tau kau melihat Chanyeol berjalan dengan pacarnya dan aku sengaja membiarkan mu”.

Jawaban yang diberikan Sehun membuat Haeun terkejut dan menghentikan jalannya yang berada di depan Sehun.

“Aku tau kau akan menulis semua emosimu dalam buku yang diberikan Chanyeol. Aku hanya ingin memberikanmu waktu untuk benar-benar serius padaku dan melupakan Chanyeol” lanjut Sehun saat melihat Haeun berhenti. “Aku juga ingin kau mencintaiku sebanyak kau mencintai Chanyeol dulu dan aku tau kau pasti membutuhkan waktu”

Saat itu juga Haeun berbalik dan menatap mata Sehun lekat, kakinya lambat laun mulai berjalan maju pada Sehun. Mulut Haeun masih tidak dapat berbicara, tapi gerak tubuhnya memerintakan dirinya untuk mendekat pada Sehun. Tapi saat benar-benar berada tepat pada tubuh Sehun wajah Haeun menunduk dan tidak berani menatap wajah Sehun. Ini salahnya dan melukai perasaan Sehun.

“Maafkan aku melukai perasaanmu Sehun” tanya Heun dengan suara pelannya.

Bukannya menjawab Sehun dengan cepat merangkul tubuh Haeun dalam pelukannya dan membuat Haeun berasa terkejut juga nyaman dengan pelukan Sehun.

“Aku mencintaimu Haeun” gumam Sehun tepat pada telinga Haeun. Membuat Haeun hanya mengangguk sebagai jawaban.

“Aku ingin mencintaimu lebih besar dari kau mencintaiku Sehun”

.

.

END

One thought on “[Author Tetap] HOPE

  1. Seru seru~
    Ngga papa Haeun ke Sehun aja, bikos Chanyeol cuman punya Hase😀
    Sehun bicara seperlunya aja yaaa, di panggungpun seperti itu /itu karena bagiannya cuman dikit Haseee/ /pukpuk Sehun/
    Maapkan daku yang comment ga jelas ini T.T
    Semangat terus~^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s