[Author Tetap] Falling Rain With You

Cast : Oh Sehun, Han Jaena (OC) 
Genre : Romance, hurt
Rate : PG-13
Disc : INI FF ASLI MILIK SAYA! NO COPAS, PLAGIAT, DLL.



Before*

  1. Tidak ada kontak fisik.
  2. Tidak berdiri/berjalan terlalu dekat.
  3. Tidak bercanda ataupun berbicara disaat ada orang lain.


“Kenapa?” Tanya Jaena bingung.

“Aku tidak suka disentuh dan terlihat akrab denganmu,” Jaena mengangguk walau ia tak mengerti kenapa, namun dirinya menyetujui perjanjian tersebut.

“Aku ingin berjalan-jalan. Ayo keluar!” Sehun menghela nafas berat.

“Kau terlihat lelah. Kau baik-baik saja kan?” Byeonji menatap Sehun yang terlihat letih.

“Aku hanya kelelahan. Mungkin keluar sebentar akan membuatku menjadi lebih baik,” Byeonji tidak yakin namun meng-iyakan Sehun yang keluar dari toko mengikuti Jaena.

“JAENA!” Teriak Sehun membuat Byeonji kaget dan keluar dari toko dengan cepat.

“Byeonji!!, tolong Jaena!” Byeonji mengangkat tubuh Jaena yang tidak berat.

Sedangkan Sehun hanya menatap mereka dan mengikuti mereka dari belakang tanpa bisa melakukan apapun.

.

.

.

.

Author pov*

Jaena membuka matanya, wajahnya terlihat suram seraya dirinya menatap langit-langit toko Sehun.

“Kau tidak apa-apa?” Tanya Sehun lalu mendekati Jaena.

“Se- hikss hun.. a-aku.. hikss” Jaena berusaha memeluk Sehun namun tangannya tak dapat menggapai Sehun.

“Apa? Jangan pegang diriku. Kenapa kau menangis? Ceritakan padaku, bagaimana bisa kau pingsan?” Tanya Sehun tidak memperdulikan Jaena yang sedih karenanya.

“A-aku.. tadi aku keluar, lalu ada mobil berjalan dengan cepat ke arahku.. aku sudah berteriak dan ingin kabur namun terlambat..” Sehun menatap Jaena dan menghela nafas.

“Tapi.. bukan itu. Aku, aku.. menembus mobil itu. Aku menembusnya!!! Bagaimana.. bisa?” Tatapan Jaena penuh dengan banyak emosi yang tercampur.

“Kumohon, itu hanyalah mimpi, ya kan?” Sehun terdiam, langkahnya semakin menjauh saat Jaena mencoba menyentuhnya.

“Kau sudah bangun?” Tanya Byeonji memecahkan kecanggungan.

Byeonra, saudara Byeonji membawakan sebuah nampan beserta makanan yang dibuatkan Rena, salah satu hantu dari patung di toko Sehun.

“Apa kau tau?” Tanya Byeonra setelah menangkap raut wajah Sehun.

“Tau apa?” Tanya Jaena bingung.

“Kau.. bukanlah manusia.” Bisik Rena yang tiba-tiba muncul disamping Jaena.

Sehun menatap sinis Rena membuat Rena terdiam dan menjauh dari Jaena yang mengerutkan keningnya dan menatap mereka tak mengerti. Sehun menghela nafas berat seraya mencoba menggenggam tangan Jaena.

Hilang, tangan mereka saling menembus 1 sama lain. Jaena menatap kaget dan menarik tangannya. Wajahnya menatap Sehun dengan panik.

“A-apa yang terjadi? Apa aku baru saja mati ditabrak?” Wajahnya ketakutan dengan mata yang menatap Sehun penuh pertanyaan.

“Tidak. Kau sudah mati bahkan sebelum bertemu denganku di toko.” Ujar Sehun membuat Jaena terdiam.

Ingatan demi ingatan terlintas. Tubuhnya, kematiannya dan kesakitannya. Segalanya teringat kembali membuat Jaena terduduk hampa.

“Aku.. sudah meninggal..” Lirihnya seraya menatap kosong Sehun.

“Tidak apa, kita semua sudah meninggal kecuali Sehun.” Sehun mengangguk dan menatap wajah Jaena.

Tidak-kah kau mengingatku sekarang?

“Sehun.” Jaena menatap wajah sedih Sehun dan menangis tersedu.

“Kau.. mengingatku?” Tanya Sehun yang diangguki Jaena.

Jaena menangis dan merasa bersalah meninggalkan Sehun. Rena, Byeonji dan Byeonra meninggalkan mereka ber2.

“Maafkan aku..” Lirih Sehun menunduk dan menahan air matanya.

Nyatanya, mereka ber2 adalah pasangan kekasih. Dijauhkan oleh dimensi yang berbeda. Jiwa dan raga yang tidak dapat bersatu.

“Maafkan aku..” Jaena menangis terisak seraya menutup wajahnya dan menghilang.

Flashback*

Jaena dan Sehun saling mengenal, ini sudah yang ke sekian kalinya mereka berjalan-jalan diantara keramaian. Wajah Jaena terlihat berbinar dimata Sehun begitu juga sebaliknya.

Cahaya matahari yang cerah membutakan seluruh mata orang-orang yang berlalu-lalang. Sehun yang tidak melihat mobil terlintas langsung tertabrak begitu juga orang disekelilingnya, termasuk Jaena.

BRUK!

.

.

Dikabarkan, sebuah kecelakaan di jalan ********, Seoul membuat maut mencabut nyawa banyak orang.

Tertera nama Jaena sebagai korban yang meninggal dan Sehun sebagai korban yang luka.

Mata Sehun terbuka saat teringat mimpi buruk tersebut yang sayangnya adalah kenyataan pahit yang menimpa mereka.

Flashback off*

Sehun mencoba melupakan kejadian tersebut namun entah berkat atau kesialan dirinya dapat melihat hantu.

Tak ada yang mempercayai apa yang ia lihat dan itu membuatnya menjadi orang yang penyendiri. Kesepian yang ia terima tidak luput dari dirinya yang masih di dalam kenangan pahit tersebut.

Sehun tidak menyangka ini akan berakhir sama, tragis.

Jika saja saat itu dirinya mati bersama, mungkin segalanya akan lebih baik..

Sehun menutup wajanya dan berlutut menahan isakan yang berusaha keluar.

Sehun tidak menyangka bahwa Jaena akan bertemu lagi dengannya dari keadaan yang berbeda. Berteman? Sungguh menyakitkan bagi Sehun untuk mendengar kata itu bahkan mereka tidak dapat menyentuh 1 sama lain…

***

Jaena menatap wajah murung Sehun dari luar kaca toko. Beberapa pengunjung sedang memilih baju diawasi oleh Byeonji, Byeonra dan Rena.

“SEHUN!” Teriak Byeonra membuat Sehun bangun dari lamunannya dan bergegas melayani pelanggan di toko.

“Aku merindukanmu..” Lirih Jaena dibalik kaca toko.

Jaena masuk kedalam toko saat pengunjung mulai pergi. Ia berdiri didepan Sehun yang melamun.

Tok tok tok!

Ia mengetuk meja yang membatasi Sehun dan dirinya. Sehun yang mendengar bunyi tersebut langsung menatap wajah cantik gadis dihadapannya.

“Aku merindukanmu.” Ujar Jaena dengan senyumannya.

“Jadi.. aku tau ini mustahil namun.. kita masih berteman kan? Tidak hanya seminggu namun kurasa untuk beberapa bulan ataupun tahun kedepan.” Sehun tak mengerti.

Tak bisakah kau mengerti? Kita berbeda..

“Aku tau kita tak dapat menyentuh namun kuharap kita berteman baik.” Ujar Jaena yang mengulurkan tangannya untuk Sehun yang masih menatapnya seakan tak mengerti.

Apa yang kau inginkan? 

Tbc~

Hai! Ketemu lagi sama aku hehe. Maaf kalo jalan ceritanya memusingkan di awal. Nanti bakal lebih clear kok.

Jangan lupa vote dan comment ya. 🙂

Iklan

One thought on “[Author Tetap] Falling Rain With You

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s