[Author Tetap] UNMASKED (Chapter 1)

1476252980189

UNMASKED

A story by Aerinim

Chanyeol x Kyungsoo (Chansoo) // 620 words

*

Kyungsoo adalah anak yang pendiam. Chanyeol berusaha mendekatinya.

*

Do not copy. Do not plagiarize. This story is made by aerinim and any similarities are pure coincidence.

***

Chanyeol tidak pernah mengira bahwa dirinya akan terlibat dalam kehidupan Kyungsoo. Ia tidak tahan melihat Kyungsoo yang selalu terdiam.

Chanyeol adalah murid yang baru pindah dua bulan yang lalu. Menurut teman-teman barunya di sekolah ini, Kyungsoo adalah anak yang harus dijauhi, entah apa alasannya. Semenjak itu ia selalu memperhatikan Kyungsoo yang hampir tidak pernah bicara. Satu-satunya orang yang mau mengajaknya bicara adalah Baekhyun yang terpaksa karena Ibu mereka bersahabat. Namun kemarin, Chanyeol akhirnya memberanikan diri untuk mendekati Kyungsoo.

“Kau punya pulpen?” tanya Chanyeol dengan pelan karena ia tidak mau Mr. Yoo membentaknya.

Kyungsoo melirik Chanyeol tanpa membalas sepatah katapun. Kemudian ia mengambil sebuah pulpen dari dalam tasnya sebelum menyodorkan kepada Chanyeol. Hal itu membuat Chanyeol terdiam beberapa saat sebelum ia mengambil pulpen tersebut. Ia tidak menyangka Kyungsoo akan sediam itu.

Saat kelas selesai, Kyungsoo langsung merapikan barangnya dan berjalan keluar kelas. Chanyeol yang menyadari hal itu hanya terdiam bingung dan menyimpan pulpen Kyungsoo di tasnya. Perilaku Kyungsoo membuatnya semakin penasaran.

Chanyeol berniat untuk mengembalikan pulpen Kyungsoo esoknya namun ternyata Kyungsoo tidak hadir. Ia pun menyesal tidak berbicara lebih dengan Kyungsoo kemarin saat ia memiliki banyak kesempatan.

Sore itu setelah pulang sekolah, Chanyeol memutuskan untuk pergi ke toko buku untuk membeli komik. Namun ia tidak menyangka akan bertemu dengan Kyungsoo, yang tengah melihat-lihat sebuah novel.

“Hai,” sapa Chanyeol dengan senyuman lebar.

Kyungsoo sedikit terkejut mendengar suara Chanyeol yang sangat berat itu. Dengan sedikit menganga (karena Chanyeol terlalu tinggi), ia membalas dengan senyuman kecil.

Chanyeol memperhatikan pakaian Kyungsoo yang menurutnya sangat aneh: sweater hitam, jeans panjang, dan sneakers hitam. Di hari yang sedingin ini Kyungsoo hanya memakai pakaian tipis, sementara Chanyeol repot-repot memakai sweater dan jaket tebal diatas seragam musim dinginnya.

“Kau tidak merasa dingin?” tanya Chanyeol.

Kyungsoo menggeleng. Matanya terfokus pada rangkaian tulisan di bagian belakang novel yang ia pegang. “Sudah biasa.”

Chanyeol terdiam karena ia tidak mengerti maksud Kyungsoo dan terkejut dengan fakta bahwa Kyungsoo berbicara dengannya. Sekarang, kepalanya dipenuhi oleh pertanyaan-pertanyaan yang ingin ia lontarkan kepada Kyungsoo, namun yang keluar dari bibirnya merupakan yang terburuk;

“Mau minum kopi bersama setelah ini?”

Rasanya ia ingin mengubur diri sekarang juga.

Tangan Kyungsoo gemetar. Ia tidak menyangka Chanyeol akan mengajaknya minum minuman kesukaannya. Di saat yang sama ia senang karena seseorang mau berbicara dengannya. Sudah lama sekali semenjak seseorang dari sekolah (kecuali Baekhyun dan guru, tentu saja) mengajaknya bicara. Ia tidak mau menyiakan kesempatan untuk memiliki teman, sehingga ia menerima ajakan Chanyeol.

“Kecuali kalau kau yang membayar,” tambah Kyungsoo, bermaksud bercanda.

Chanyeol tertawa kecil. “Tentu saja!”

Kyungsoo menoleh dengan panik. “Aku-“

“Aku akan ke bagian komik, 10 menit lagi aku akan menunggu di depan,” kata Chanyeol sebelum meninggalkan Kyungsoo.

“-tidak serius…” lanjut Kyungsoo pelan, kemudian tersenyum. Selama setahun penuh ia dijauhi oleh semua orang disekolah, sekarang ia akan memiliki teman. Kyungsoo tidak pernah menyangka ini adalah harinya.

10 menit kemudian, Kyungsoo yang telah membeli novel yang ia pegang sedari tadi pun menunggu di tempat yang Chanyeol beritahu. Ia melihat jam tangannya sambil tersenyum. Mungkin Chanyeol masih sibuk melihat komik, pikirnya dalam hati. Sambil menunggu, ia pun memutuskan untuk membaca bagian depan dari novel yang baru ia beli. Membaca prologue dari novel tersebut tidak akan merugikannya.

Beberapa menit berlalu, Chanyeol tak kunjung datang. Akhirnya Kyungsoo memutuskan untuk membaca satu halaman selanjutnya. Chanyeol pun masih belum muncul. Tidak sabar, Kyungsoo pun mencari Chanyeol di bagian komik. Tidak ada siapa pun disana. Ia berjalan melewati seluruh bagian di toko buku ini, namun tidak ada tanda-tanda keberadaan Chanyeol.

Kyungsoo sangat kesal dan merasa ditipu oleh Chanyeol. Ia mengira bahwa Chanyeol akan menjadi teman yang baik, tetapi ia hanya memberikan harapan palsu untuknya. Saat itu juga, Kyungsoo tidak ingin bicara dengan siapa pun seperti biasanya, bahkan kepada Chanyeol. Lebih parahnya, ia tidak ingin percaya dengan orang lain.

***

to be continued

Also posted on my blog & wattpad. Thank you for reading!❤

One thought on “[Author Tetap] UNMASKED (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s