[Author Tetap] Regret (2) : Just Let Him Go

4c6b3f73dd5b09a6db2bd1d17fdf3988

Write by Alkindi | STUCK IMAGINE

Kim Jongin & Bella – Series- Psycho, Hurt, Angst, Romance, – PG-17

I’m your Angel , darling. I’ll protect you !

Previous :

Till it Hurts

 

Bad Boy,”

“Sudah tinggalkan saja.” Nara sekali lagi mengingatkan sahabatnya agar tidak menderita seperti sekarang.

Cukup sudah ia melihat Bella datang padanya dengan keadaan yang tak wajar. Nara lelah melihat Bella yang selalu datang dengan memar-memar merah di bagian tubuhnya dan air mata di pipinya.

Kai memang selalu menghajar Bella tatkala gadis itu berbuat kesalahan yang bisa dikatakan sepele bagi siapapun orang yang medengarnya. Disisi lain Kai juga terlalu banyak menghabiskan waktu bersama wanita lain di luar sana.

Bella sudah seperti mayat hidup sekarang. Matanya tak luput dari secangkir kopi yang tak lagi panas. Sementara kedua tanganya mengepal di atas meja dengan bergetar, seakan menyiratkan bahwa gadis itu sangat ketakutan sekarang.

I’m afraid. Aku takut kehilangan Kai.” Ungkap Bella akhirnya, walau rintih namun masih bisa masuk ke pendengaran Nara.

“Kau tak perlu takut kehilangan Kai, Bella. Untuk apa kau melakukan semua itu ?” Nara sedikit mengeraskan volumenya, membuat beberapa pengunjung di cafe itu mengalihkan perhatian mereka.

“Karena aku mencintainya, aku yakin Kai juga mencintaiku.” Ucap Bella terdengar putus asa.

“Mencintaimu kau bilang ? Kalau dia mencintaimu, kau tidak mungkin datang padaku dengan memar di wajahmu, kau tidak mungkin datang kepadaku dengan air matamu. Cukup Bella, jangan habiskan sisa hidupmu untuk menangisi pria brengsek sepertinya.” Nara mengguncang kedua bahu Bella.

“Nara cukup, kau membuatku Down !

“Tapi memang itu kenyataanya ! Sekarang keputusan kuserahkan padamu, kalau kau di sakiti lagi oleh Kai, aku akan melaporkanya ke polisi.” Nara mengeluarkan seluruh emosi yang bersarang di kepalanya.

“Lagipula masih ada Baekhyun yang selalu menantimu. Pria itu jauh lebih baik dari Kai kurasa.” Ungkap Nara setelah emosinya sedikit mereda.

“Baekhyun…” ucap Bella lemah sambil menatap pada sesosok pria yang berdiri dengan sebucket mawar di tanganya.

Ya benar. Baekhyun berdiri di sana, dengan senyuman yang selalu tulus di wajahnya. Pria itu semakin mendekat dan menarik satu kursi di antara Bella dan Nara.

“Hai, princess !” Sapanya berusaha membuat Bella tersenyum. Sedetik berikutnya sebucket mawar ia berikan pada Bella. San Bella menampilkan senyuman—walau agak terpaksa, untuk membalasnya.

“Sepertinya aku harus pergi sekarang.” Ungkap Nara sambil memberi aba-aba mata yang menunjuk pada segerombol pria yang terduduk di meja lainya di sudut Cafe besar itu. Baekhyun mengangguk dan langsung mengerti.

Di sudut lain dari Cafe itu, ada Kai dan teman-temanya yang sedang merayakan suatu pencapaian di perusahaan mereka. Baekhyun tahu itu, tapi Bella tak menyadarinya. Kai terlihat sangat bahagia sekarang, berbanding terbalik dengan Bella yang menderita di depanya.

“Buang air matamu untuk lelaki brengsek sepertinya.” Ungkap Baekhyun sambil mengepalkan kedua tanganya. Ia semakin menjadi tatkala melihat seorang wanita yang datang dan langsung dicumbu oleh Kai.

“Apa maksudmu ?” Tanya Bella akhirnya, ia berbalik memandang hal yang sedari tadi ia belakangi, di sana ia melihat Kai dengan gadis yang tak ia kenali. Kai sepertinya juga melihat Bella dari sana.

“Aku ingin membunuhnya sekarang juga !” Baekhyun berdiri dari kursinya, ia berjalan menghampiri Kai dan menghadiahi pria itu dengan tinjuan keras di wajahnya.

Wanita dan teman-teman Kai terkejut, pun juga dengan para pengunjung yang mulai mendekat menghampiri mereka. Kai mengelap kasar bibirnya yang mengeluarkan darah. Setelahnya ia berdiri dan meninju balik wajah Baekhyun.

“Siapa kau ?” Teriak Kai dengan senyuman hambar, membuat Bella yang berdiri di sudut lain ketakutan dan bergetar hebat. Bella sekalipun tak berani menghampiri mereka dan hanya bisa berdiri dan menonton dari kejauhan.

“Kau lihat gadis yang berdiri di sana ?” Ungkap Baekhyun sambil mencengkram kerah kemaja Kai. Kai melihat gadis yang di maksudkan oleh Baekhyun, dan Kai cukup terkejut .

“Aku akan merebutnya darimu.” Lanjut Baekhyun, ia melepas kasar kerah kemeja Kai dan berlalu menghampiri Bella yang masih berdiri mematung di sana. Ia menyelimuti tubuh gadis itu dengan jaketnya dan menggandengnya berlalu meninggalkan Kai, pria yang selalu mensia-siakanya.

Di sisi lain Kai hanya bisa menahan emosinya dengan kepalan di tangan. Fokus matanya tak berpaling dari punggung Bella dan Baekhyun yang sudah pergi meninggalkan tempat itu.

Iklan

4 thoughts on “[Author Tetap] Regret (2) : Just Let Him Go

  1. Wa….daebak!!!!Aq dapat bayangkan klau Baekhyun sngt keren ketika meninju kai…
    Daebak thor…keep writing ya…aq adalah fans hasil karya mu…aq akan slalu menanti karya mu..

  2. Wuooowww baeki good job…. Ini gmn sih kai kok sikapnya kea gt… Penasaran baca part berikutnya…..
    Keep writing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s