Stay With Me-(Prolog)

original

by: ByunPelvis

Cast                       : Byun Baekhyun (EXO)//Park Jaeri (OC)

Other Cast          : All member EXO, ….,…… . (menyusul)

Leght                     : Prolog // Chapter

Disclamer            : Cerita asli buatan author Byun. terinspirasi dari film,drama,novel. No copy,no paste.

So easily, with harsh words
You put scars in my heart
Without even saying sorry
Again, I’m comforting myself
Always nervous if you’re gonna leave me
I just want you to stay

*

‘Cinta itu datang tanpa dikomando’

Cuaca dikala senja itu mendung diiringi rintik air yang perlahan turun dari langit. Gadis berwawakan ideal itu tak henti-hentinya mendengus kesal. Dari kegiatannya pagi tadi sampai sore saat ini hanya kesialan yang didapatinya, ‘unlucky’ begitulah ia menyebutnya.

Tak tanggung-tanggung bahkan sekarang kegiatannya menunggu bus tak berujung. Sudah hampir 2 jam ia berdiri tapi belum ada bus yang berhenti. Pertama salahkan seniornya yang menyuruhnya mengatur buku diperpustakaan,kedua ia mendapat bimibingan khusus dari dosennya,ketiga ia kehilangan ponselnya. hal yang terakhirlah yang menurutnya sangat sial. Bisa-bisanya gadis itu menghilangkan benda paling berharga dalam hidup. Bisa apa seorang Park jaeri tanpa sebuah ponsel.

Ya, namanya Park Jaeri. Mahasiswa baru dari Kyunghae University, pemilik wajah sempurna yang mengalahkan si ratu kampus,gadis polos yang mau saja menuruti apapun perintah para senior.

Jika difikir lagi ia pun juga heran dengan sikap penurutnya.

“ah eothokae?” keluhnya seraya menghentakan kaki. Jaeri berdoa dan melihat  ujung jalan dan barulah dari sebelah barat terlihat bus yang akan membawanya pulang. Nafasnya terhembus lega karena penantiannya telah berakhir.

.

.

.

.

JAERI point.

Langit mengubah warnanya menjadi semakin gelap saat ini, dan aku mahasiswa teladan barusaja kembali dari kampus. Seharusnya aku sudah malas-malasan di kasur kesayanganku 5 jam yang lalu. Heol, para senior itu sangat menyebalkan karena terus memperlakukan aku seperti budak. Awal pertemanan, begitulah mereka menyebutnya tapi menurutku itu adalah awal sebuah siksaan.

Aku merasa pria Seoul sangat berbeda dengan pria Shanghai, aku tak mudah akrab dengan para makhluk Seoul itu.

Decit gerbang berbunyi saat aku mendorongnya, sepanjang jalan aku berusaha menahan mataku agar tidak terpejam. Akan sangat aneh jika aku berjalan sembari tidur. Aku merasa melihat lampu rumah sudah terang bederang, eoh apa ini efek karena aku mengantuk?

Tidak,tidak bahkan lampu halaman juga sudah memancarkan cahaya.

“aneh, sepertinya tadi pagi aku sudah mematikannya.”  Yakinku. Aku memukul kepalaku sendiri karena mungkin lupa.

Langkahku semakin lebar mendekati pintu masuk. Kutekan digit pasword hinga bebunyi ‘bib’.

Lampu langsung otomatis menyala saat aku berdiri dibelakang pintu, kulepas sepatu yang membungkus kakiku. Rasanya sangat pengap karena seharian ini kugunakan.

“eoh?” kagetku.Samar-samar aku mendengar suara,  keringat dingin mulai keluar dari pori-pori pelipisku.Oh tidak, jangan-jangan ada pencuri yang masuk rumah. Ada sebuah payung disudut tembok dan aku mengambilnya.

Aku berjalan mengendap, menogok kesegala arah dengan teliti. Kueratkan peganganku pada payung saat melihat seseorang berdiri membelakangiku. Dalam hati aku berteriak histeris, bagaimana bisa seseorang leluasa masuk kedalam istanaku.

Aku semakin medekat namun orang itu masih berdiri tegak memandang menghadap balkon. Aku mengangkat payung keatas dan mengarahkan padanya.

“hyaaa pencuri”

‘tak’

Aku memejamkan mataku saat orang itu menampik payung hingga terlepas dari tanganku. Tanpa kuduga ia mendorongku hingga membentur tembok. Aku menatapnya dengan mata membulat, tertanggap sosok tampan berpakaian kemeja putih dengan dasi yang terselampir rapi dilehernya. Aku mengerjap karena bahkan namja ini terlihat tak seperti pencuri.

“hei kau.”

“KYAAA TOLONG!!! Y-ya kau. Apa yang k-kau lakukan dirumahku?”  jeritku memenuhi ruangan ini.

“apa? rumahmu?” tanya pria ini diselangi seringaian . Bukannya menjawab ia malah balik bertanya. Aku mengangguk mantap dan sekeras mungkin mendorongnya. Berhasil, aku mengambil payung tadi dan mengarahkan padanya untuk antisipasi jika dia macam-macam.

“k-kau pencuri kan?” .  tanyaku lagi. Susah payah kutelan ludahku, keadaan sekarang lebih menegangkan daripada adegan drama.

Orang ini malah terkekeh dan semakin maju, aku berhenti mundur karena tembok menghalangiku.

“nona, kau yang seprtinya pencuri. Ini rumahku!.” Ujarnya penuh penekanan. Aku diam sejenak untuk berfikir. Mungkinkah aku salah memasuki rumah? Ya ya jelas sekali jika ini adalah tempat tinggalku. Tapi mengapa ada seorang pria didalam rumah yang belum lama kutempati ini.

aku berfikir keras, bisa-bisanya orang ini mengaku-ngaku. Sekelebat percakapanku dengan ajhuma melintas diotakku.

‘sebenarnya itu rumah putraku, tapi ia sedang berada di luar negri saat ini. Entah kapan akan kembali.’

‘tak apa. Kau bisa menempatinya untuk sementara.’

mungkinkah pria ini?

 

“s-seolma apa kau…. B-yun-…..?”

.

.

.

.

‘Untuk pertama kalinya jantungku berdetak sangat kencang’

Sejak hari itu aku tau jika rumah itu adalah haknya. Pria tampan campur imut yang ternyata pemilik sah bangunan yang kutempati.

Apa ini? mengapa ia berada dihadapanku saat ini?

Lalu bagaimana denganku? Apa mungkin aku akan diusir? Heol sepertinya iya.

‘awal pertemuanku dengannya tak cukup romantis’

.

.

Teaser

“aku tidak mau pindah! Kau saja sana.”

.

.

.

“ya ya ya kau menghancurkan dapurku!”

.

.

.

“Jaeri-ssi, kau terlihat sangat manis jika tersenyum seperti itu.”

.

.

.

“cinta? Aku mencintai semua orang yang kusayang. Kenapa?”

.

.

.

.

“gadis gila, dia sengaja menjatuhkan bra didepan kamar mandi.”

.

.

.

.

“Sunbae, kau menyukaiku ya?”

hallo readers.

long time no see , semakin jarang post nih . Maklum sekarang udah kelas 12 jadi banyak banget tugas yang menyibukan huhu….

dengan beraninya aku malah buat ff baru. ff yang lain aja masih ngegantung . lagi ada ide aja , sayang kalau gak ditulis.

di atas itu apa? beneran prolog? hahhh merasa gagal nih bikinnya. jarang-jarang bikin prolog jadi agak aneh. he he pahami aja ya dear ^^.

author Byun undur diri dulu ya… ketemu di chapter 1 nanti ^^.

see you …

Iklan

3 thoughts on “Stay With Me-(Prolog)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s