ROSERY [ Chapter 1 ]

rosery

TITTLE: Rosery

AUTHOR: Za

MAIN CAST : Oh Sehun

OTHER CAST:

EXO OT9

BTS Jungkook, Suga, Jin

OC: Rosery

LENGHT: Chaptered

GENRE: Brothership, Crime, Action, Gore, Angst, Psychology

RATING: PG-13

DISCLAMER:

Oh SehuN, EXO dan BTS ciptaan Tuhan, milik orang tua dan Agensi mereka, Za hanya meminjam Sosok mereka kecuali Oc Rosery  karakter ciptaan Za, milik Za sepenuhnya.

Cerita asli lahir dari imaginasi dan ide Za.

Pernah Za publish di Wattpad [  https://www.wattpad.com/story/83488326-rosery ] id @miracleza dengan  Judul yang sama.

This story just for entertaint.

Warning :

Za meminimalisir typo, namun Za manusia biasa yg tidak luput dari salah, jadi maafkanlah.

Za tunggu feedback nya. Please no plagiat. No bash.

SUMMARY:

When Love is blind. Ketika cinta harus memiliki.

Itulah cinta bagi seorang psycopat  bernama ROSERY yang begitu terobsesi  pada SEHUN. Cinta Ekstrimnya membuat maknae EXO itu dalam bahaya.

 

 

=========R.O.S.E.R.Y=========

 

CHAPTER 1

 

Oh Sehun POV

“Di sini lah aku, menikmati lembayung senja Paradise Island, negeri dengan keindahan yang penuh pesona, seperti Ku”, batinku narsis.
Sayang rasanya melewatkan momen berharga ini,entah kapan lagi aku bisa ke negri ini.
Ya, senja ini hari terakhir kami di Hawaii.
Kuabadikan dengan camera Handphoneku dan membaginya dalam akun instagram @oohsehun milikku.

Tak perlu waktu lama ratusan komentar bermunculan.
Aah..begitu banyak cinta dan perhatian tertuju padaku.
Senyum bahagia mengukir di wajahku saat kubaca komentar followers.
Masih berkutat dengan Gadget, mataku tertuju pada satu nama yang mengingatkan pada sosok misterius pengirim ratusan surat bertinta merah dengan aroma lembut rose yang setia hadir dalam hidupku sejak debut. Ya,itu dia…

@ROSERY….
“Cinta itu buta Oh Sehun. Aku akan membawamu dalam kehidupan yang lebih indah dari lembayung senja di fotomu… ”
.
.

Rasa apakah ini ? Gundah tanpa alasan menghantui hariku sepanjang perjalanan pulang ke Korea.
Hati kecil ini berbisik akan ada hal buruk menimpaku.
Rasa gelisah ini membuatku tak bisa terlelap walau kantuk menyergap selama penerbangan.
Raut kecemasan tersirat di wajahku tanpa ku bisa paparkan penyebabnya.
Ekspresi ini mengundang tanya Hyungdeulku, mencari tahu keadaanku, mencoba memberi ketenangan bahwa semua akan baik baik saja.
Namun rasa itu tak jua hilang.
Inikah firasat ?
.
.

Disinilah aku, Incheon airport dengan segala fasilitas dan kemegahannya.
Rasa lelah menggelayut tubuhku.
Aku rindu kamarku, kekasih putihku Vivi yang menggemaskan.

“Haaah” desahku menatap nanar lautan fans diluar bandara.
Hal rutin yang selalu aku hadapi konsekwensi dari pencapaian kerja keras EXO.
Tapi kali ini berbeda, ketakutan menghinggapiku.

Aku hanya ingin pulang, jerit hatiku.
Tak ada hasrat sedikitpun bahkan hanya untuk tersenyum pada mereka yang meneriakkan namaku.
Rasa pening dengan cepat menguasaiku saat kilatan lampu flash membabi buta menyerang. Menunduk, hanya itu yang bisa kulakukan.

“Ahh, itu dia bus nya, sudah de….”

Jleb !!!

Terpaku … diam … Seakan sang waktu berhenti.
Sesuatu yang tajam menghujam perutku menarik semua indra tubuhku tuk merasakan arti kesakitan yang tak pernah terbayangkan olehku.
Darah mengalir tak terbendung mencabut semua kekuatanku tuk tetap berpijak.
Siapakah ini yang memelukku erat, dengan aroma rose yang familiar di indra penciumanku.
Aku ingin lepas berontak tapi tubuh ini tak lagi mendengar perintah otakku.

“W… Wae… ?”

Hanya kata itu yang sanggup kuucapkan dengan kekuatan yang tersisa, bersamaan dengan aroma besi yang mengalir dari mulutku, rasa sakit di luar batas ini kembali menyeruak.

“ROSERY ”

“Jerit histeris menggema berbanding terbalik dengan degup jantung ini yang perlahan melemah.
Sekelebat memori menari di pikiranku.
Cahaya itu datang seiring kesadaranku yang menghilang…”
.
.

“Ini aku… Rosery… saranghae Sehunnie… ”

 

∞∞∞∞∞za∞∞∞∞∞

 

Rosery POV

 

Wajah malaikat dengan kulit seputih susu itu terbingkai rapi dalam deretan foto yang memenuhi satu sisi ruang bercat merah.
Aroma mawar yang lembut menyeruak memenuhi ruangan yang temaram.
Sehun, maknae EXO itulah pemilik wajah malaikat itu yang begitu digilai wanita.
Bukan… Bukan hanya wanita tapi juga pria dan akulah pria itu…
Aku yang setia mengirim surat bertinta merah dengan aroma rose.
Aku yang selalu hadir di setiap tour dan konsermu di Seoul.
Aku yang begitu memuja dan membelamu di social media dan akun pribadimu.
Aku yang tersakiti saat melihatmu lelah dan terluka…
Aku yang setia berdiri di depan kantor SM dan Dorm EXO hanya untuk mengobati kerinduanku dan mengabadikan dalam foto.

Ya… Itu aku. Akulah ROSERY, Fanboy setiamu.
.
.

Hari ini kau pulang my lovely Sehun.
Berhari hari tak melihatmu membuat gumpalan rindu ini begitu menohok hatiku menyesak dada.
Berita di media begitu gencar mengabarkan hubunganmu dengan wanita itu.
Sakit sesak mematikan seluruh kebahagian hidupku.
Kutak bisa lagi mengundur waktu.
Wanita yang selalu bersamamu selama liburan di Hawai sepertinya begitu menginginkanmu.
Tidak kuijinkan rasa sakit ini terus mendera.
Tak kan kubiarkan kalian bersama merajut indahnya madu surga dunia yang dinamakan cinta.
Karena cintamu hanya untukku seorang.
Hanya aku…
Haruskah kusingkirkan dia dan siapapun yang mencoba memikatmu?
Oh, rasanya sia sia saja karena akan selalu ada yang mencoba mencuri hatimu.
Pesonamu memang tajam mencabik relung hati para wanita bahkan aku seorang lelaki luluh lantah oleh auramu.
Dadaku sesak membayangkan cinta yang tak berbalas ini.

Seandainya dirimu yang menghilang… tidak ada lagi yang bisa menyentuhmu.
Kurasa itulah jalan cinta yang terbaik buat kita Sehunnie…
.
.

OH SEHUN…
Mengapa kau mengacuhkan semua perhatian yang kuberikan padamu. WAE ?!
Bila aku tak bisa memilikimu, tak seorangpun juga.
Lebih baik kau mati.
Kajja… Kita mati bersama.
.
.
Incheon airport, di sinilah aku menantimu dengan sepenuh jiwa diantara riuh hiruk pikuk ratusan fans yang menunggu.
Peluh membasahi kening dan tubuhku.
Pengorbanan ini tak akan sia sia dengan apa yang kudapatkan nanti.
Dan untungnya, keadaan seakan bersahabat denganku.
Penjagaan tak terlalu ketat,memuluskan rencana indahku. Mereka tak akan pernah melupakan kejadian hari ini.
.
.

Akhirnya tubuh putih menjulang itu terlihat olehku.
Raut lelah di wajahnya tak menghilangkan ketampanan pangeranku ini.
Kusibak lautan manusia dengan sepenuh kekuatanku, menuju engkau belahan jiwa.

.
Jleb !!!
.

Manik coklat yang berkilau indah tersamar oleh krystal bening yang membendung di matamu.
Raut ketakutan yang terpancar di wajah pucatmu tetap terlihat indah di mataku.
Sedekat ini aku denganmu Sehun…
Memelukmu…
Merasakan irama indah detak jantungmu…
Menghirup aroma mint tubuhmu yang begitu membuai indra penciumanku.
Seandainya bisa kuhentikan waktu, selamanya takkan kulepas dekapan ini. Namun semua itu hanya sebuah angan tak berujung.

Satu tanganku telah menghunus belati di perutmu menusuknya begitu dalam.
Kurasakan cairan kental merah mengalir hangat di tanganku.
Ringis kesakitan terdengar di sela tarikan nafasmu yang semakin lemah. Lelehan darah mengalir dari bibir ranummu saat ku tarik belati tajam ini.
Kurasakan beban tubuhmu semakin berat di pelukanku.

“W―Wae ?”
Sebuah tanya terdengar lirih di telingaku.

“Ini aku, Rosery. Saranghae Sehunnie ….” bisikku lembut seiring belati ini menghujam tepat di jantungku.

Akhirnya kumemilikimu .
.
.

Betapa aku mencintaimu.
Betapa cinta itu buta.
Kuharap saat terlahir kembali kita di takdirkan bersama karena aku akan tetap memilih untuk mencintaimu .

 

TBC

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s