December Vibes: Winter Heat – Xiumin

p1b4bsqa86v425vt1ql1ha31lm9f

WINTER HEAT

A story by Aerinim

Xiumin (Minseok) & Jieun (OC) // 510 words

*

“Your smile that you showed me was pretty.
The past memories I wanted to keep forever.”

*

Minseok duduk di bangku taman yang sangat dingin. Ia tidak menghiraukan salju yang membuat dingin segalanya dan ia juga tidak menghiraukan dingin yang membekukan tangannya. Ia tetap merasakan kehangatan yang dibuat bangku taman ini.

Di bangku taman ini, banyak kenangan yang telah ia buat bersama Jieun.

Pertemuan pertama mereka saat 2 tahun lalu, di akhir musim gugur adalah di bangku taman ini. Kedua orang yang tidak saling mengenal itu duduk bersebelahan sebelum akhirnya Jieun beranjak. Secara tidak sengaja ia meninggalkan dompetnya. Minseok yang telat menyadari hal itu langsung mengambil dompet yang tergeletak di bangku dan mengejar Jieun yang sudah berjalan lumayan jauh. Gadis itu tersenyum senang saat Minseok mengembalikan dompetnya dan saat itu juga, Minseok jatuh cinta.

Esoknya, Minseok kembali duduk di bangku taman, berharap bisa melihat Jieun untuk yang kedua kalinya. Ia menunggu berjam-jam namun tidak ada hasil. Bukannya Jieun yang datang, melainkan salju yang datang dan membuat suasana semakin dingin.

Seminggu kemudian, Minseok yang sudah menyelesaikan tugas-tugas kuliahnya selama beberapa hari kembali duduk di bangku taman itu. Ditemani segelas kopi, ia menunggu kehadiran Jieun di tengah-tengah salju. Sesekali ia mengusap kedua tangannya untuk mendapat kehangatan. Setelah beberapa jam tanpa hasil, dengan berat hati ia memutuskan untuk pulang. Ia pun beranjak dan membuang gelas plastik yang sudah kosong ke tempat sampah. Setelah itu, saat baru berjalan beberapa langkah, seorang perempuan yang lewat disampingnya nyaris terpeleset karena licinnya salju, namun dengan reflek Minseok memegang lengan perempuan itu.

Ia tidak menyangka bahwa perempuan tersebut adalah Jieun. Gadis itu merasa malu karena ia nyaris terjatuh dan berterima kasih kepada Minseok. Tentu saja Minseok hanya bisa diam sambil mengagumi wajah Jieun.

Jieun pun menyadari sesuatu dan tersenyum. “Kau telah membantuku dua kali.”

Senyuman itu sama seperti yang ia berikan ke Minseok seminggu yang lalu. Hati Minseok terasa hangat dan di dalam perutnya seakan-akan dipenuhi kupu-kupu yang beterbangan.

“Bagaimana aku harus membalasmu?” tanya Jieun.

“Cukup dengan minum kopi bersamaku,” jawab Minseok tanpa berpikir.

Jieun terdiam selama beberapa saat lalu tertawa. “Wow, aku memang sedang ingin minum kopi sekarang.”

Minseok tersenyum melihat tawa manis Jieun. Hari itu, mereka akhirnya bertemu lagi. Hari itu, mereka akhirnya bicara. Hari itu juga, Minseok meminta nomor ponsel Jieun.

Butuh waktu tiga bulan untuk Minseok mendekati Jieun dan meminta gadis itu untuk menjadi pacarnya. Tidak ada alasan bagi Jieun untuk menolaknya karena ia juga memiliki perasaan yang sama dengan Minseok.

Mereka sering sekali menjadikan bangku taman itu sebagai tempat untuk menunggu satu sama lain atau bahkan untuk menghabiskan waktu disana untuk mengobrol. Bangku taman itu telah menyimpan banyak kenangan keduanya.

Hari ini, Minseok yang teringat Jieun tidak bisa melepaskan kalung pasangan yang ia beli bersama Jieun di hari jadi ke 100 mereka. Ia terus menggenggam kalung tersebut seakan ada yang ingin mengambilnya. Air matanya pelan-pelan terjatuh.

Jika saja ada Jieun di sisinya, ia akan memeluk gadis itu dengan erat untuk mendapat kehangatan, ia akan menghabiskan malam natal bersama dengan gadis itu, dan ia tidak akan duduk di bangku taman ini dengan perasaan sedih.

Sayangnya, ia tidak bisa melakukan hal-hal tersebut. Jieun telah meninggalkan Minseok ke tempat jauh yang tidak bisa ia jangkau.

*

the end.

author’s note: new project! project ini berdasarkan lagu-lagu christmas yang di rilis exo. kali ini inspired by winter heat. liriknya galau tapi nada lagunya agak semangat :(( anyway i love to make ending like this tbh hihi

Iklan

2 thoughts on “December Vibes: Winter Heat – Xiumin

  1. wow…project yang bagus thor!
    ceritanya sedih, tapi aku agak bingung karena tiba-tiba aja dikasih tahu kalau jieun itu udah nggak ada.. kok cepet banget ya..

    nice fanfic..
    ditunggu kelanjutannya.
    Keep Writing, Fighting!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s