ROSERY [ Chapter 3]

rosery

TITTLE: Rosery

AUTHOR: Za

MAIN CAST : Oh Sehun

OTHER CAST:

EXO OT9

BTS Jungkook, Suga, Jin

OC: Rosery

LENGHT: Chaptered

GENRE: Brothership, Crime, Action, Gore, Angst, Psychology

RATING: PG-13

DISCLAMER:

Oh SehuN, EXO dan BTS ciptaan Tuhan, milik orang tua dan Agensi mereka, Za hanya meminjam Sosok mereka kecuali Oc Rosery  karakter ciptaan Za, milik Za sepenuhnya.

Cerita asli lahir dari imaginasi dan ide Za.

Pernah Za publish di Wattpad [  https://www.wattpad.com/story/83488326-rosery ] id @miracleza dengan  Judul yang sama.

This story just for entertaint.

Warning :

Za meminimalisir typo, namun Za manusia biasa yg tidak luput dari salah, jadi maafkanlah.

Za tunggu feedback nya. Please no plagiat! No bash!

 

 

CHAPTER 3

 

=REVIVE=

 

Sebelumya

“Ada apa denganku? Kenapa tubuhku berguncang tak terkendali. Kenapa tangan tangan kuat ini mencengkramku? Sesak… jantungku tak lagi bersahabat mememompa oksigen untukku… Tuhan, inikah saatnya?”.

Dan samar samar tangis histeris terdengar sebelum semuanya hampa… Membeku.

 

°°°za°°°

 

Dunia hiburan Korea terguncang. Berita penikaman member EXO Oh Sehun menjadi headline di semua media berita.

#GetWellSoonSehun
#FightingSehun

Hastag yang menjadi Trending Topic Worldwide sejak peristiwa itu.
Teman,sahabat dan ExoL tak hentinya memberikan cinta mereka berharap agar Sehun bertahan dan sembuh.
.
.
@Seoul SKY Hospital
Keadaan SKY Hospital tak seperti biasa, ramai oleh awak media yang gencar mencari berita terupdate keadaan Sehun.
Berbanding terbalik dengan keadaan di luar, di satu sisi bangunan Rumah sakit aura kecemasan dominan mewarnai raut wajah wajah yang berada di dalamnya.
Lampu kamar operasi masih saja menyala merah.
Beberapa waktu lalu suster memberi kabar bahwa Sehun kehilangan banyak darah dan memerlukan transfusi darah.
Stock darah O di rumah sakit tidak mencukupi.
Untunglah Ayah Sehun mendonorkan darahnya.

Satu jam berlalu, seorang suster berpakaian biru kembali tergopoh keluar.

“Kami memerlukan pendonor lagi”.

“Ambil darahku, seru Baekhyun cepat. “Golongan darah kami sama”

“Mari ikut Saya “, ajak sang suster sambil melangkah menuju ruang Blood Sampling.
.
.
Senyap mencekam yang dirasakan semua yang ada di ruang ini.
Dua jam berlalu, akhirnya nyala lampu merah itu padam, menandakan operasi telah usai.
Seorang dokter paruh baya masih dengan jubah operasinya keluar dengan raut wajah kelelahan.

“Dokter, bagaimana putra saya?”, tanya sang Ayah penuh kecemasan.

“Sehun mengalami luka tusuk di perut mengenai jaringan hati yang menyebabkan pendarahan. Kami sudah menangani dengan cepat, semoga tidak akan terjadi komplikasi lainnya. Tapi…”, jeda sang dokter.
Raut wajahnya seketika menegang.
“Keadaan tak terduga terjadi. Sehun mengalami Syok Anafilatik, alergi obat. Maaf, Sehun Koma”

 

°°°za°°°

 

Matahari telah berganti bulan.
Kamar VIP dengan fasilitas lengkap yang sengaja manajemen SMEnt sewa untuk istirahat member EXO serasa tak bertuan, senyap walaupun ada tujuh orang namja didalamnya.

Lay duduk di sofa dengan Kai yang tertidur di paha nya.
DO sibuk mempermainkan jari jemarinya berguman tak jelas.
Xiumin,Chanyeol dan Chen memaksa diri menikmati roti yang sedari tadi tak tersentuh walau terasa hambar dan sulit untuk sekedar melewati tenggorokan.
Baekhyun terduduk di sudut ruangan dan terus saja menghela nafasnya.
Keheningan seakan pecah saat Chanyeol menyadari ketidakhadiran Suho di ruangan.

“Jongdae, di mana Suho hyung?” , tanyanya pada Chen yang tengah menelan potongan terakhir roti di mulutnya

“Emm, tadi Hyung bilang akan menjenguk Sehun di ruang ICU”

“Oo..” hanya itu ekspresi Chanyeol untuk jawaban Chen karena perhatiannya teralih pada sosok Baekhyun.

Sreek_

Tiba tiba saja Chanyeol berdiri dan berjalan mendekati Baekhyun dengan sebungkus roti ditangannya.

“Baekkie, makanlah!”, rayunya.
Namun Baekhyun hanya diam tak bergeming. “Wajahmu pucat Baek. Tadi kau donorkan darahmu kan? Ayolah, makan. Aku tak ingin kau sakit”.
Baekhyun tetap diam, membungkuk ,meremas rambutnya dan mulai terisak.

“Kenapa semua terjadi Yeolli…? Kenapa Aku tidak peka dengan kegelisahannya. Kenapa aku tidak disampingnya saat di bandara tadi?”, ratap Baekhyun penuh sesal.

Chanyeol mengusap rambut Baekhyun merengkuhnya dalam pelukan.
“Sstt… Tidak akan ada sesuatu yang buruk terjadi. Kau taukan Sehun kuat. Dia akan segera bangun dan menagih bubble tea pada kita. Semua akan baik baik saja Baekkie. Gwaenchanayo“, ucap Chanyeol seraya mengusap punggung Baekhyun yang menangis pilu didadanya.

“Maafkan aku, Hun. Mianhe…”, bisik Baekhyun lemah seiring tubuhnya terkulai dan perlahan kesadarannya pun hilang.

“CEPAT PANGGIL DOKTER !”

 

°°°za°°°

 

Ruangan serba hijau ini dihiasi bunyi yang saling bersautan dari monitor dan alat alat medis penunjang kehidupan yang menempel di tubuh tubuh yang tertidur di kasur putihnya.

Disinilah Oh Sehun di dalam ruangan yang disebut ICU.
Wajahnya pucatnya begitu damai, tertidur panjang entah kapan akan terbangun.
Jarum infus menancap erat di lengan putihnya.
SpO2 dengan setia menjepit ujung jari telunjuknya.
Alat ventilator mekanik terpasang di mulut membantu proses pernapasannya.
Letak kakinya diatur lebih tinggi dari tubuhnya.

“Hun―Apa alat ini menyakitkan? Masih terasa sakitkah lukamu?” tanya Suho berbisik di telinga Sehun.
Sebuah tanya yang Suho sadar tak akan berbalas.
“Hun, Cepatlah bangun. Belum sehari kau tidur, Hyung sudah sangat merindukanmu”.

Seakan mendengar suara Hyungnya jari Sehun bergerak membuat Suho terperangah.

“DOKTER !” , seru Suho. Raut bahagia dan terkejut bersatu
terpancar di wajahnya.

“Sehun-ah… Kau dengar hyung kan?” tanya asa Suho yang tak henti hentinya mencium jemari Sehun meninggalkan jejak airmata yg tak lagi terbendung.

DEG-

Wae— Kenapa Hun? Hun―HUN-AH !!”

Ada apa denganmu Hun… Mengapa tubuhmu tiba tiba mengejang dan membiru? 
ANDWE !!!
Jangan pergi Hunah.Jangan menyerah.Bertahanlah
Tuhan… Tolong Sehun.”

 

∞∞tbc∞∞

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s