You’re not only my model (Chapter 1)

You’re not only my model

Tittle               : You’re not only my model

Author            : Kyskey

Genre             : Grapefruit, hurt, sad, AU

Length            : chaptered? Maybe

Rate                : NC-21

Main cast        : Jongin, Sehun, Carly Lee a.ka. Lee Chaerin(You), Angel Wu

Other cast       : find out by your self

 

Annyeonghaseyo chingudeul!!

Masih ingatkah kalian dengan diriku? Gak inget? Okee author pernah bikin ff “Love a House for Your Heart”. Yup author kyskey is back! With a new story. Di tengah kegalauan skripsi, si author memutuskan buat healing sejenak dari skripsi dan bikin ff ini. Sorry banget ya kalo alur ceritanya agak kusut. Gue harap ini ff dapat menghibur kalian semua. JANGAN LUPA tebar opni kalian di kolom komentar dan NO PLAGIARISM okee.. WARNING! Ranjau typo bertebaran.

 

Disclaimer :

jika aku tidak bisa memilikimu, maka oranglain pun tidak boleh memilikimu. Aku akan membuat kau menjadi miliku meskipun aku harus mengurungmu.”

AUTHOR POV

“aahhh… aaakhh tuanku….”

“engghh you’re so hot bitch….”

Suara desahan memenuhi kamar utama sebuah rumah sederhana nan elegan itu. sang pria kini tengah menikmati malam panasnya bersama wanitanya yang cantik bak seorang dewi yang turun dari langit yang tentunya wanita itu bukan istrinya, wanita tersebut hanyalah model yang secara sukarela menyerahkan tubuhnya pada seorang fotografer handal, tampan dan ohh ayolah siapa yang tidak kenal dengan Kim Jong In? fotografer tampan, muda dan menggairahkan tentu saja, karya-karyanya yang telah berhasil dipampang oleh berbagai majalah kenamaan dunia.

“akkhhh tuan.. aahhhhh”

“keluarkan untuku sayang….”

“oooohhh…………”

Satu lagi malam panas yang dilewati sang fotografer, entah sudah berapa kali ia menghabiskan malam bersama gadisnya.

AUTHOR POV END

 

JONGIN POV

Aku mengeluarkan kejantananku dari miliknya yang terlalu sayang untuk dilepas, kemudian aku mengecup bibirnya lagi dan lagi, bibirnya yang merah bagai cherry itu selalu mempesonaku.

CHUP~ “tidurlah kau pasti lelah, dan jangan pernah coba menghilangkan nyawamu lagi sayangku.. itu akan sia-sia, kau tidak akan pernah bisa lepas dariku”

Aku meninggalkan dia yang masih terlihat lelah, karena melayaniku malam ini dan malam-malam sebelumnya. Sempat terbesit rasa ingin tidur sambil mendekap tubuhnya namun setiap keinginan itu muncul aku selalu menepisnya, dia hanyalah wanita mainanku dan tidak akan pernah lebih dari itu.

JONGIN POV END

 

CARLY POV

Suara pintu yang tertutup itu menandakan bahwa dia telah pergi dari kamar ini. Aku beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan sisa-sisa kegiatan nistaku dengan pria itu namun “aww…” aku mengusap selangkanganku, aku kembali meringkuk dan hanya bisa menangis meratapi apa yang aku alami saat ini.

CARLY’S FLASHBACK

New York, 2012

“hello…”

“hello.. is this Miss Carly?”

“yes..”

“Ya! Lee Chaerin!! Apakah kau lupa padaku?” jawabnya dalam bahasa Korea

“nuguseyo?”

“aku Oh Sehun teman sebangkumu sewaktu di SMA dulu apa kau lupa?”

“ya! Sehunnie… bagaimana kabarmu.. dan bagaimana caranya kau tahu nomor ponselku?”

“haha kau pikun sekali Chaerin-ah bukankah ketika di New York Fashion Week kita bertemu dan aku meminta nomor ponselmu? Aigoo apakah kau melupakanku? Cih jahat sekali..” aku hanya terkikik mendengan ocehan teman dekatku selama di SMA

“aniya.. aku mengingatnya..dan ada perlu apa seorang desingner muda terhebat se Korea Selatan ini menghubungi model papan atas sepertiku hmmm?” jawabku dengan nada bercanda.

“aigoo..Chaerin ah New York sepertinya telah merubah sifatmu yang pemalu itu menjadi penuh percaya diri.. begini Chaerin-ku aku punya penawaran bagus untukmu”

“penawaran apa itu tuan Oh?”

“aku butuh seorang model khusus untuk koleksi terbaruku.. dan aku secara khusus memintamu untuk menjadi modelnya. Bagaimana?”

Tanpa berpikir panjang aku menerima permintaan teman terbaiku selama SMA itu, dan siapa yang tahu jika keputusanku waktu itu akan mengubah seluruh hidupku.

SEOUL, 2012

hyung.. ini dia seorang model yang aku ceritakan kemarin padamu” ucap Sehun kepada seseorang di depannya. Kemarin setelah mengetahui kepulanganku dari New York aku langsung menghubungi namja ini

“aku tidak tertarik dengan semua rekomendasimu sehun-ah semua model yang kau rekomendasikan tidak ada yang bisa memenuhi kriteriaku”

“oh ayolah kau harus melihatnya hyung atau aku akan melempar kamera kesayanganmu itu”

“YA! Beraninya kau…” tatapan mataku beradu dengan namja itu, namja yang dulu pernah mencampakanku.

“hyung..aku memintamu secara khusus untuk memotret model pilihanku, jadi bersikaplah yang baik padanya. Aku mendatangkan model khusus dari Amerika. Kenalkan.. Carly ini Kai fotografer playboy namun terkenal dan hyung ini Carly Lee model papan atas Amerika yang selalu ku ceritakan padamu.

Setelah perkenalan singkat itu, hari-hariku berubah menjadi hari yang menyenangkan, sekaligus menegangkan, kau tau ternyata fotografer yang memotretku adalah cinta pertamaku, Kim Jong In. semua berjalan lancar hingga pada satu waktu….

“aku tidak ingin menggunakannya Sehun-ah bukankah kita telah membuat kesepakatan bahwa aku tidak ingin menjadi model pakaian dalam seperti ini?”

“ayolaah ini salah sati koleksi rancaganku juga…” sehun melancarkan seragan aegyo yang tidak pernah aku bisa tolak semenjak sekolah dulu.

“asihh baiklaah..”

*

“apa semua set-nya sudah siap  hyung?”

“tentu saja apakah kau lupa aku seorang professional?”

“woooww easy boy. Aku hanya bercanda lagipula aku hanya ingin meramaikan suasana saja mengingat hanya kita bertiga di studio ini”

Pada hari itu, entah mengapa. Saat pemotretanku yang memakai lingerie hanya ada aku, Sehun dan Kai saja dalam studio itu, dan ketika pemotreran itu berlangsung aku merasa hanya ada aku dan Kai dalam studio itu, ia mengarahkan gaya selama beberapa kali untuk mendapatkan pose yang pas.

“cobalah untuk sedikit menggoda. Tatapan matamu harus menyiratkan gairah yang membara dengan begitu keseksianmu dengan lingerie itu akan tampak lebih natural”

Aku melakukan semua yang ia perintahkan, aku menatap layar kameranya dengan tatapan menggoda seolah aku sedang menggodanya untuk bercinta denganku.

“aku rasa sudah cukup untuk sesi ini. Hasilnya bagus. Kau bisa pulang Carly Lee” ucap Kai dengan nada dinginya.

Tanpa mendengarkan panggilan dari Sehun aku langsung mengganti pakaian nista itu dengan pakaianku yang lengkap dan segera pulang kerumah. Aku masih kesal dengan kelakuanya yang memaksaku untuk menjadi model lingerie rancanganya, karena itu jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya karena harus berpose seperti wanita penggoda dihadapan cinta pertamaku.

Aku merasa setelah turun dari bis ada langkah kaki yang mengikutiku, aku terus berjalan mempercepat langkahku, namun semakin cepat aku melangkah semakin cepat juga orang dibelakangku mengikutiku, hingga aku sampai di jalanan yang lebih sepi, mulutku dibekap dan saat itu semua menjadi gelap….

 

SEOUL 23.30 KST

Kenapa semua menjadi dingin, dan apa ini kenapa mataku ditutup dan tangan dan kakiku rasanya seperti di ikat, tubuhku terlentang diatas ranjang dan satu hal yang mengejutkanku… aku tidak memakai sehelai benangpun.

“shhh…” aku merasa seseorang tengah menjilati puting payudaraku

“aakkhhhh….siapa kau lepaskan akuuu.. akhhh” aku merasakan ada 2 jari yang mengoyak kemaluanku dan sialnya aku menikmatinya.

“shhttt.. tutup mulut manismu itu sayang atau aku akan menghukumu lebih dari ini”

Suara itu…

“siapa kau.. lepaskan akuu…” aku meronta sebisaku namun apa yang kulakukan sia-sia kaki dan tanganku terikat kencang di ranjang ini.

Plak.. seseorang menampar payudaraku. “apa kau suka saat aku menampar payudaramu hmm? Apa kau ingin aku hukum? Kau tau sayang selama beberapa minggu ini aku harus menahan gairahku untuk bercinta denganmu? Dan apa tadi kau secara sukarela memakai pakaian seksi itu dan kau menggodaku? Kau tidak bisa ku maafkan” tiba-tiba aku merasakan bibirku dilumat penuh nafsu oleh namja itu, aku berusahan untuk melepaskan tautan bibirnya.

“mpphhh… kai? Kau kah itu? Tolong lepaskan aku, ini sakit sekali..” aku meronta sekali lagi berharap ikatan ini akan terlepas, namun usahaku sia-sia. Ketika kain yang menutupi mataku dibuka, aku dikejutkan dengan namja yang kini menindihku tanpa sehelai benangpun dengan kejantananya yang digesekan perlahan di kemaluanku.

“shh.. apa yang kau lakukan.. lepaskan aku brengsek!” teriaku padanya

Plak.. Tamparan itu mendarat di pipi dan sedikit melukai ujung bibirku

“apa yang aku lakukan? Tentu saja memenuhi keinginanmu sayang, bukankah kau ingin bercinta denganku? Hmm?”

“sialan! Tidak! Aku tidak ingin bercinta dengan pria brengsek sepertimu, lepaskan aku!

Plak.. satu tamparan lagi mendarat di pipiku dan melukai ujung bibirku yang mulai berdarah

“mulut manismu itu harus diberi pelajaran…”

Tak lama setelah itu dia mengarahkan kejantananya ke mulutku “manjakan dia untuku sayang..” aku diminta untuk menghisap kejantananya, dan setelahnya aku diperlakukan seperti wanita jalang yang memuaskan nafsu tuannya. Hari itu aku menyadari bahwa aku telah ternodai dan tersakiti untuk kesekian kalinya olehnya, oh pantaskah aku menyebutnya sebagai cintaku? Bahkan saat dia menikmati tubuhku tidak ada sedikitpun rasa cinta yang terpancarkan darinya, aku hanyalah pelacurnya, pemuas kebutuhan birahinya.

CARLY’S FLASHBACK END

 entah sudah berapa kali dan berapa banyak aku mengeluarkan air mataku, beberapa bulan disini, menjadi tahanan namja itu hidupku seperti di neraka. Dia, namja yang dulu aku cintai sepenuh hati, mencampakanku lagi, menghancurkan karirku, hidupku hingga hari ini aku tidak pernah merasakan apa itu hidup, hari hariku dilewati di dalam rumah ini, namja itu tidak membiarkanku keluar dari rumah ini 1cm pun, jika aku melanggarnya, tebak apa yang terjadi? Ya, dia menghukumku seperti itu, bercinta diatas ranjang hingga aku pingsan, terkadang aku berpikir apakah dia namja yang dulu aku cintai kini memperlakukanku seperti peliharaanya, pelacurnya, memperbudaku semaunya.

Aku tak kuasa menahan tangisku, mala mini biarkanlah esok pagi dia melihatku dalam keadaan yang menyedihkan dan mata yang sembab lagipula dia tidak akan peduli padaku, disini aku hanya peliharaanya, pembantu yang mengurus segala kebutuhanya, dan budak sexnya yang selalu melayaninya di atas ranjang, aku lelah dan aku tak kuasa menahan rasa kantuk yang melanda hingga aku terjun ke dunia mimpi, terkadang aku berharap jika aku selalu berada dalam mimpi.

CARLY POV END

 

JONGIN POV

Aku masih berguling diatas ranjangku, setelah percintaan panas yang kesekian kalinya bersama gadisku aku belum dapat memejamkan mataku, pikiranku melayang saat sebelum aku bercinta denganya, entah rasa apa yang menghinggapi diriku saat aku menemukannya yang hampir mengiris urat nadinya.

JONGIN’s FLASHBACK

“MODEL LEE CHAERIN MENGHILANG SECARA MISTERIUS”

Aku hanya menyeringai melihat headline di salah satu majalah fashion itu, tentu saja dia menghilang, aku yang menculiknya hari itu dan aku juga yang membuatnya hilang dari dunia modelling.

“hyung.. apakah kau yakin kau tidak melihat Chaerin-ku setelah pemotretan itu?”

“Ya! Oh Sehun bisakah kau mengetuk pintu dulu?”

“mianhae hyung aku.. aku mulai khawatir dengan keberadaan Chaerin-ku selama beberapa bulan ini dia sulit dihubungi ponsel, e-mail bahkan SNSnya pun sudah tidak aktif lagi, lihat ini.. postingan terakhirnya saat ia pertama kali sampai di Seoul itu sudah lama sekali bukan?” Sehun memunjukan ponselnya padaku, dan aku hanya bisa bergumam dalam hati karena akulah yang menyita ponselnya dan segala alat komunikasi milik Carly

“kenapa kau bersikeras untuk mencarinya Sehun-ah mungkin saja dia telah kembali ke New York”

“tidak hyung.. dia masih di Korea… aku telah melacaknya. Astagaaa dimana yeojaku itu”

“yeojamu?”

“ne.. nae yeoja! Hyung.. aku membawanya kembali bukan hanya untuk menjadi modelku, tapi untuk menjadi istriku juga”

JONGIN’S FLASHBACK END

Setelah aku mendengar ucapan Sehun itu aku langsung pergi meninggalkan namja flower boy itu, dan apa tadi menjadikanya istri? Bermimpilah Oh Sehun karena Carly Lee kesayanganmu itu ada padaku, dan dia miliku.

Hingga saat aku sampai dirumah aku mendapati gadisku sedang mencoba mengiris urat nadinya, astaga apakah ia mencoba menghilangkan nyawanya lagi?

Plak.. aku menyingkirkan pisau tajam itu dari jangkauan gadisku.. “apa kau mencoba untuk menghilangkan nyawamu lagi Carly Lee?”

“lepaskan aku.. aku tidak ingin melihatmu lagi brengsek, biarkan aku mati” dia berusaha untuk melepaskan cengkraman tanganku dan berusaha meraih benda tajam itu lagi.

“tidak! Kau tidak akan mati sayang, tidak akan pernah… selamanya”

“KAU BRENGSEK, NAMJA GILA, LEPASKAN AKU! AKU TIDAK INGIN MENJADI BUDAKMU”

“kau miliku” ujarku dingin

“HENTIKAN UCAPAN SAMPAHMU ITU, AKU BUKAN MILIKMU”

Aku menariknya berdiri dan menyeretnya ke kamar pribadinya, aku benci ketika aku menatap matanya yang memancarkan ketakutan dan keputusasaanya yang membuat diriku dilanda perasaan yang entah bagaimana aku harus mengungkapkanya.

“dengar Carly-ku. Jika kau tidak bisa ku miliki, maka oranglainpun tidak bisa memilikimu. Dan aku tidak akan pernah melepasmu”

Aku menutup mataku untuk berhenti membayangkan bagaimana aku bercinta denganya tadi, segala yang ada padanya bagai candu bagiku.

Waktu menunjukan pukul 4 dinihari seharusnya gadisku itu telah terlelap, aku memutuskan untuk keluar kamarku dan melangkahkan kakiku menuju kamarnya.

Aku membuka pintu kamarnya perlahan, melihat kamarnya yang berantakan karena percintaan kami, perlahan aku mendekat duduk di tepian ranjang, memandang wajahnya yang terlelap, dan ada sedikit air mata yang membasahi wajahnya, aku menyakitinya lagi…

Aku menyelimutinya, mengecup keningnya perlahan… “jaljayo Carly.. aku mencintaimu”

To be Continue??

 

 

 

YAHAAA….. GIMANA GUYS? Gaje kah? Nyesek kah? Pengen gebukin kai kah? Jangan digebukin dong kalo Kai digebukin author mesti ngebiasin siapalagi doong hahaa. SO PLEASE I NEED YOUR RESPOND, ketikin pendapatmu di kolom komentar oke? Nanti komentar kalian bakalan dijadiin acuan author buat bikin ff selanjutnya.

GOMAWO CHINGUDEUL

 

BONUS SPOILER (kalo jadi di chapter haha)

 

“tuan muda anda diminta ke rumah besar untuk bertemu dengan ayah anda”

“APA? BAGAIMANA DIA BISA PERGI?”

“Angel aku tidak mencintaimu”

“Chaerin-ah aku harap kau baik-baik saja”

 

2 thoughts on “You’re not only my model (Chapter 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s