Seductive Mr. Byun (Two)

Poster by : Alkindi (https://dirtykindi.wordpress.com/)

Romance | Married Life | Sad | PG-17 | etc

[Rated Can Change Anytime!]

Disclaimer! The original results my imagination. NOT FOR PLAGIARISM OR COPY PASTE!!!

©2017.billhun94


Selang beberapa saat setelah kejadian ‘itu’ usai, Baekhyun menghubungi bawahannya untuk membelikan pakaian dalam beserta baju wanita. Siapa lagi kalau bukan untuk Kelyn. Bisa-bisa Baekhyun menerkam gadis itu lagi jika ia tidak segera mengatasinya.

Kelyn sendiri kini sudah berganti pakaian yang lebih ‘layak’ daripada yang ia gunakan sebelumnya. Gadis itu sedikit menyayangkan uang Baekhyun yang terbuang cuma-cuma hanya untuk membeli satu set pakaian dalam seharga £400.

Ah, Kelyn heran kenapa Baekhyun bisa tahu nomor bra dan ukuran pakaian yang ia kenakan saat ini. Kelyn curiga kalau pria itu pasti membayangkan ukuran payudara dan tubuhnya.

Baekhyun yang masih belum bisa mengendalikan dirinya memilih untuk menjaga jarak dengan Kelyn.

Sial! Tubuh gadis itu masih terbayang di benaknya. Padahal ia sudah masturbasi tadi.

“Aku masih menagih penjelasan darimu, tuan Byun.” Desak Kelyn setelah ia melihat-lihat ruang tengah penthouse Baekhyun.

Kelyn sedari tadi tertarik dengan bunga yang berada di vas berwarna putih tulang itu. Ngomong-ngomong, ia tahu kenapa Baekhyun terus menjaga jarak dengannya. Tapi, ia lebih memilih untuk mengabaikan daripada harus meledeknya.

Baekhyun memperhatikan Kelyn dari tempatnya, lalu ia bertanya, “Kau sama sekali tidak ingat apa yang terjadi kemarin malam?”

Merasa curiga, Kelyn menoleh pada Baekhyun, “Apa terjadi sesuatu?” Tanyanya, penasaran.

Seringaian nakal terpetak di bibir Baekhyun, “Banyak sekali yang terjadi. Kau menikmati permainanku. Kita sudah menghabiskan 3 ronde kemarin malam.”

“DADDY!”

Kelyn sudah bersiap untuk melemparkan vas bunga yang ada di dekatnya ke kepala Baekhyun kalau saja seruan bocah berumur sekitar 4 tahunan itu tidak terdengar di telinganya.

Hey boy!

Bocah itu menghambur kedalam pelukan Baekhyun yang memang sudah merentangkan tangannya. Tawa dari si bocah terdengar, diikuti juga oleh Baekhyun.

Kelyn yang melihat interaksi mereka hanya bisa memandang bingung.

Are you okay?” Tanya Baekhyun setelah pelukan mereka terlepas.

“Tentu saja. Sekarang aku ini bukan anak manja lagi, Dad!” Jawab bocah itu dengan nada yang penuh semangat.

Jadi, Baekhyun sudah menikah? Sangat disayangkan, pikir Kelyn.

Good boy,” ucap Baekhyun mengacak rambut putranya itu, lalu mengecup pipi gembulnya yang terlihat sangat menggemaskan.

“Ekhm.”

Kelyn yang merasa terabaikan mulai tidak nyaman dengan situasi. Ia seperti obat nyamuk bagi ayah dan putra itu.

Bocah itu yang pertama melihat kearah Kelyn, ia mengernyit, lalu bertanya pada ayahnya, “Siapa dia, Dad?”

Baekhyun sedikit merendahkan tubuhnya agar sejajar dengan sang putra, lalu berkata, “Perkenalkan dirimu, Jesper.”

Jesper memasang senyum terbaiknya sehingga menampilkan gigi-gigi kecilnya, ia menghampiri Kelyn, lalu membungkukkan badannya sebelum memperkenalkan diri, “My name is Jesper Byun. Nice to meet you, Miss.

Kelyn tidak berpikir jika ia menyukai anak kecil dari dulu. Menurutnya mereka sangat berisik dan sangat sulit untuk diatur. Tapi, mengapa Jesper terlihat sangat menggemaskan di matanya, tidak seperti sang ayah―well, Baekhyun sangat menyebalkan di matanya. Meskipun pria itu terlihat sangat menggoda, kadang.

Nice to meet you too, boy. Kelyn Kim, kau bisa memanggilku Noona,” balas Kelyn sambil tersenyum, lalu mengacak rambut bocah itu.

Jangan kira jika kini Kelyn sedang melakukan pencitraan di depan Baekhyun―dengan bersikap baik pada Jesper. Kelyn sungguh-sungguh menganggap jika Jesper sangat menggemaskan.

Noona orang Korea?” Tanya Jesper polos.

Kelyn mengangguk.

“Woah, pantas saja Noona sangat cantik.” Puji Jesper yang membuat kedua pipi Kelyn merona.

Anak kecil memang tidak pernah berbohong.

“Eoh, di mana Daddy?”

Kelyn mengikuti arah pandang Jesper, ia tidak menemukan Baekhyun di tempatnya.

“Mungkin sedang keluar,” pikir Kelyn asal.

Jesper mengangguk, lalu ia beralih pada Kelyn. Dengan penuh semangat, bocah itu berucap, “Noona, ayo kita main bersama!”

-☆-

Keadaan menjadi canggung ketika Kelyn menolak ajakan Jesper untuk bermain bersamanya. Bukan karena apa, Kelyn merasa jika itu terlalu berlebihan disaat mereka baru mengenal.

Hey, Kim! Dia hanya seorang anak yang membutuhkan teman bermain.

Sekarang, bocah itu hanya bisa duduk di sofa yang lumayan jauh dari Kelyn berada. Perasaannya sakit ketika Kelyn menolak ajakan bermain bersamanya. Padahal sebelum itu tidak ada yang pernah menolak jika ia ajak bermain.

Jesper adalah bocah yang cerdik, ia bisa melakukan apapun tanpa orang lain duga. Persis seperti Baekhyun kecil dulu. Jika dilihat, bocah itu lebih mirip versi mini dari sang ayah.

Jesper yang terkenal hyper itu mempunyai ide. Senyum miring di sudut bibirnya terlihat samar. Ia pun mengeluarkan sesuatu dari saku celananya. Sudah terbukti 90% jika ide ini selalu berhasil.

“Astaga apa itu?!” Pekik Kelyn ketika merasakan sesuatu mendarat di kakinya―tikus dan kecoa mainan.

Suara gelak tawa terdengar dari Jesper yang menyaksikan keterkejutan Kelyn. Gadis itu jadi tahu siapa biang keladi dari semuanya. Jesper kira Kelyn takut? Oh, tidak tentu saja. Bahkan Kelyn pernah menangkap tikus besar yang berada di flatnya hanya dengan spatula. Dan Kelyn sudah sangat sering menangkap kecoa yang berkeliaran di flatnya, malah dengan tangan kosong.

“Jesper, ini tidak lucu sama sekali.” Ujar Kelyn, terlihat tenang, padahal ia sedikit merasa kesal.

Jesper menghentikan tawanya, “Wajah Noona ketika terkejut adalah yang terbaik,” timpalnya sambil mengacungkan jari jempol tangannya.

Kelyn yang sudah terlanjur kesal pun menghampiri bocah itu, dan berniat untuk memberinya pelajaran.

Jesper sendiri masih tertawa sambil memegangi perutnya yang sakit karena terlalu banyak tertawa.

Kelyn mengubah tubuh Jesper menjadi telentang di atas sofa, lalu tangannya mulai menggelitiki perut bocah itu.

“Rasakan ini!” Seru Kelyn, mulai gencar menambah kecepatan menggelitikinya.

Tawa Jesper semakin kencang mengisi seluruh ruangan yang sebelumnya sunyi. “Noona, hentikan! Ini geli, hahaha.”

“Tidak akan. Siapa suruh berani mengerjaiku?” Balas Kelyn.

Bukan lagi rasa kesal, kini berganti menjadi rasa geli. Suara tawa Jesper mengubah perasaan Kelyn, hingga gadis itu ikut tertawa.

-☆-

Baekhyun menutup sambungan teleponnya. Sambungan telepon itu berasal dari kliennya di Korea yang mengatakan akan ada proyek penting yang harus mereka sepakati. Tapi, karena Baekhyun berada di London, mereka harus menunda sampai ia kembali ke Korea.

Kehadiran Baekhyun di London adalah untuk perjalanan bisnis, namun pria berwajah manis itu juga punya maksud lain. Yaitu ia ingin memperingati ulang tahun Jesper lusa depan. Baekhyun ingin merayakannya bersama putranya itu di London. Dan hari ini, Jesper baru saja sampai setelah menempuh perjalanan udara dari Seoul untuk menyusulnya yang lebih dulu tiba.

Baekhyun baru saja hendak membua pintu kamarnya ketika suara tawa terdengar dari lantai bawah yang menyita perhatiannya. Ketika ia menuruni tangga, dapat dilihatnya jika Jesper dan Kelyn sedang berlarian kesana-kemari sambil tertawa.

“Ekhm,” deham Baekhyun karena Jesper dan Kelyn yang tak kunjung menyadari kehadirannya.

Jesper berhenti di tempat, begitupula dengan Kelyn.

“Daddy!” Seru Jesper seraya berlari menghampiri Baekhyun yang sudah siap untuk menggendong bocah itu.

“Sepertinya kau bahagia sekali,” kata Baekhyun, ia mencubit pipi gembul putranya yang terlihat sangat menggemaskan.

Jesper mengangguk semangat, “Kelyn Noona dan aku bermain bersama. Sangattt menyenangkan,” ujarnya.

Baekhyun tersenyum melihat tingkah Jesper. Lantas ia mengacak rambut bocah itu. Jesper adalah anak yang pintar―Baekhyun bersyukur atas itu, walaupun kadang Jesper sangat jahil.

“Kelyn, sepertinya kita harus bicara.”

Yang dimaksud menyita perhatiannya pada Baekhyun.

“Kita?”

Baekhyun mengangguk. Ia menurunkan Jesper dari gendongannya, lalu mensejajarkan tubuhnya dengan Jesper. “Bermainlah bersama Uncle di taman. Ingat, jangan nakal.” Ucapnya pada Jesper.

Bocah itu mengangguk patuh. Bagai anggota prajurit, Jesper bersikap sempurna dengan posisi hormat, lalu ia berseru, “Siap!”

Setelahnya, Jesper berlari keluar. Dan, menyisakan Baekhyun dan Kelyn.

“Ikuti aku,” perintah Baekhyun. Ia berjalan lebih dulu menaiki tangga menuju ruangannya.

Kelyn hanya bisa pasrah. Perasaannya mulai tidak enak.

-☆-

Sesampainya di ruangan kerja Baekhyun, Kelyn tidak melakukan apapun. Ia bahkan terus berdiri di depan meja kerja pria itu sambil memandang punggung Baekhyun yang membelakinya.

Kelyn merutuki kenapa ia terlihat sangat bodoh sekarang. Tujuannya adalah meminta penjelasan apa yang terjadi semalam. Lalu ia akan kembali ke flat-nya. Namun, Kelyn rasa jika sekarang sudah melebihi batas yang ia ditentukan.

Baekhyun berbalik badan. Dapat Kelyn lihat jika pria itu sedang berjalan menujunya.

“Maukah kau menjadi ibu untuk anakku?”

Secara tiba-tiba, Kelyn diberi pertanyaan semacam itu oleh Baekhyun.

Sepanjang hidup Kelyn, ini pertama kalinya ia bertemu dengan pria aneh seperti Byun Baekhyun. Mereka baru saja bertemu dan sekarang… seriously, Byun Baekhyun benar-benar gila.

Kelyn tak habis pikir. Matanya membulat sempurna, dan Baekhyun terlihat baik-baik saja di tempatnya.

“Ma-maksudmu apa?”

Baekhyun tidak segera menjawab, ia mendekat kearah Kelyn. Lalu pria itu mengikis jarak di antara mereka.

Kelyn sempat terpana oleh tatapan tajam nan gelap milik Baekhyun.

Sial! Kelyn lupa kalau Baekhyun adalah pria beristri.

Kelyn memalingkan wajah sewaktu tatapan mereka bertemu. Tangan Baekhyun meraih dagu Kelyn, menuntut agar gadis itu menatapnya.

“Jadilah ibu untuk Jesper,” pinta Baekhyun, suaranya pelan namun Kelyn masih dapat mendengarnya.

Jantung Kelyn rasanya sudah jatuh ke perut saat ini. Ia bertanya-tanya, memangnya kemana istri pria itu.

“Kenapa?” Kelyn kembali bertanya dengan susah payah karena ia dapat merasakan sapuan hangat napas Baekhyun di pipinya.

“Aku tidak bisa memberikan alasannya sekarang. Aku akan memberimu waktu sampai malam ini saja. Jadi, pikirkan itu baik-baik.” Balas Baekhyun, ia melepaskan Kelyn, dan menjauh sebelum sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.

Astaga! Kenapa Kelyn merasa jika kini ia sedang dipermainkan oleh Baekhyun?

Kelyn menahan lengan Baekhyun yang hendak menjauh darinya. Ia menatap tajam pria itu, “Aku tidak bisa membuat keputusan jika aku tidak tahu alasannya, bodoh.” Desisnya.

Baekhyun kembali menghadap Kelyn, ia menggaruk pelipisnya sebelum menarik tangan Kelyn dan menyeret gadis itu kedalam sebuah kamar, kamar yang Kelyn kenali.

Pria Byun itu menyudutkan Kelyn di tembok, lalu menaruh tangannya di kedua sisi kepala Kelyn.

“Alasannya karena Jesper menyukaimu.”

Kelyn tercengang. Hanya itu? Hanya karena Jesper menyukainya?

“Istrimu?”

“Kami sudah bercerai ketika usia Jesper baru menginjak 5 tahun. Mantan istriku berselingkuh dengan pria lain. Lalu kami mengakhirinya.”

Jawaban Baekhyun sedikit membuat Kelyn merasa bersalah dan kasihan.

“Aku tidak butuh rasa simpatimu jika kau merasa kasihan padaku,” terang Baekhyun

Kelyn berdecak. Pria ini benar-benar.

“Alasannya hanya itu?”

“Tidak. Aku bisa menikmati tubuhmu semauku,” balas Baekhyun frontal sambil mengedipkan satu matanya.

Rasa-rasanya Kelyn ingin membenturkan kepala pria itu ke tembok sampai nyawanya hilang.

“Aku menolak!” Tegas Kelyn.

“Aku akan membayar semua hutangmu di Korea dan membersihkan namamu. Bertahanlah sampai 4 bulan, setelah itu kau bisa bebas.” Rupanya Baekhyun tidak menyerah.

Kelyn mengerutkan kening, Baekhyun tahu permasalahannya sampai ia harus kabur ke kota ini. Ya, Kelyn melarikan dari para rentenir dengan membawa uang pensiun orang tuanya. Dan tentang membersihkan nama itu, Kelyn sering menggoda suami orang. Sampai-sampai ia dicap sebagai perusak hubungan rumah tangga orang. Padahal bukan dirinya yang menggoda para hidung belang itu, tapi mereka yang tertarik padanya.

“Apa yang harus aku lakukan kalau aku menerimanya?”

“Kau hanya perlu mengurus Jesper. Tidak mengurus semuanya, karena aku masih menggunakan jasa baby sitter. Lalu kau hanya perlu menemaninya ketika dia membutuhkanmu. Aku akan menjelaskan secara detail padamu jika kau mau menerimanya.”

Kelyn tampak berpikir. Ini tidak seburuk apa yang ia pikirkan. Baekhyun bisa menjadi jalan keluar dari masalah hidupnya.

“Aku terima.”

Anggap jika sekarang Kelyn sedang mabuk, lalu terjun dari lantai 12.

Baekhyun menyeringai, setelahnya ia menyambar bibir Kelyn dengan bibirnya.

Tubuh Kelyn menegang, ia membutuhkan beberapa sekon sebelum tersadar. Dan, matanya langsung membulat ketika menyadari apa yang Baekhyun lakukan.

Kelyn hendak mendorong dada Baekhyun, namun pria itu dengan cepat menahan tangannya.

Ciuman itu terasa sangat lembut dan manis dari sebelumnya. Baekhyun berperan apik ketika melumat, menggigit, lalu menyesap bibir Kelyn sampai membuat gadis itu kehilangan akal sehatnya.

“Ahhh.”

Desahan itu keluar begitu saja saat Baekhyun beralih pada leher putih Kelyn. Pria itu mengigit-gigit kecil kulitnya, lalu menciumi setiap jengkal kulitnya yang terbuka.

Tanpa sadar, tangan Kelyn sudah melingkar di leher Baekhyun. Ia menekan kepala pria itu agar tetap memperhatahankan permainannya. Kelyn tidak ingin munafik, ia sangat menikmati sentuhan pria itu.

Kelyn rasa jika kini dirinya sudah tak waras. Sangat malahan.

Hanya 4 bulan, Kelyn. Bertahanlah sampai waktunya.

-☆-

To Be Continue

TINGGALKAN JEJAK SETELAH MEMBACA!!!

#Thanks

Nggak enak kalo ena-ena tp belum sah. heheHEHEHE😂

Iklan

31 thoughts on “Seductive Mr. Byun (Two)

  1. Unexpectedly i enjoyed this fanfic.
    Lagi pingin baca cast baekhyun trus nemu nih ff, dan coba baci dari prolog dan ternyata tidak mengecewakan hehehe. Awalnya agak sangsi karena mula cerita agak mainstream seperti kebanyakan ff yg bermula dari club, mabuk, ketemu cowok tampan kaya, one night stand, lalu jatuh cinta. Tapi ternyata si cowo ini uda punya anak dan ternyata cukup bikin penasaran.
    Jadi sepertinya bakal ngikutin nih. Yes yes ditunggu next part nya 😉

  2. Omg.. Baekhyun and jesper lool cute together, mereka cocok karena emang keliatan mirip sihh.. Jadi gasulit bayanginnya.

  3. uwaaa uri baekhyun..yoksii…daebak banget dah gag kalah keren dengan aura sehunie klw masalah rayu2an…hadeh….homina2

    alurny kece badai dari prolog sampe sekarang..salut sama author yg bisa bikin ceritanya dan alurny mudah dimwngerti dan bikin penasaran bangat di tiap chapter..so harus ngikutin terus sampe end….lol

  4. Astaga makin lama ceritanya makin “wow” dan ga bisa dibayangin deh kalo mereka beneran jadi nikah alur cerita bakalan kaya apa.
    Pastinya alur ceritanya bakalan makin seru dan ga bisa ditebak – tebak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s