Seductive Mr. Byun (Three)

Poster by : Alkindi (https://dirtykindi.wordpress.com/)

Romance | Married Life | Sad | PG-17 | etc

[Rated Can Change Anytime!]

Disclaimer! The original results my imagination. NOT FOR PLAGIARISM OR COPY PASTE!!!

©2017.billhun94



Warning 17+

Kelyn meminta waktu dua hari pada Baekhyun untuk menyiapkan diri. Pria itu pun memberinya waktu.

Dua hari pun berlalu sangat cepat, Kelyn tidak menduga jika Baekhyun dan Jesper akan dengan sukarela mendatangi flat-nya.

Kelyn sampai tercengang mendapati ayah dan anak itu sudah berdiri di depan pintu flat sambil membawa dua kotak pizza.

Jadilah Kelyn, Baekhyun, beserta Jesper menikmati pizza itu di flat milik Kelyn.

Suasana awalnya memang canggung. Kehadiran Jesper lah yang membuat suasana bisa sedikit lebih cair. Namun, sekarang bocah itu sedang terlelap di ranjang single Kelyn setelah menghabiskan satu kotak pizza.

“Kemarin, Jesper ulang tahun yang ke 5. Dan, dia sangat ingin bertemu denganmu.”

Rupanya, Baekhyun tidak tahan dengan keheningan di antaranya dan Kelyn. Buktinya, pria itu memulai percakapan ketika Kelyn sedang gugup karena harus duduk di satu sofa yang berukuran tidak terlalu panjang bersama Baekhyun.

“Oh, benarkah?”

“Hm.”

Kelyn sedikit menyipitkan matanya kearah Baekhyun. Ada yang sedikit mencurigakan di sini, pikirnya.

“Benarkah Jesper yang merindukanku? Bukannya kau?”

Pertanyaan Kelyn membuat Baekhyun gugup. Gadis itu memang sesuatu.

“Ti-tidak. Eh, bukan begitu….” sangkal Baekhyun yang sejujurnya kehabisan kata-kata. Ia mengigit jari jempolnya sambil mencari kata-kata.

Kelyn yang melihat gelagat aneh Baekhyun, tidak bisa menahan tawanya.

“Kenapa kau tertawa?” Tanya Baekhyun, ia menatap Kelyn bingung.

“Kau terlihat sangat lucu saat gugup,” jawab Kelyn disisa-sisa tawanya.

Ide jahil pun muncul begitu saja di otak Baekhyun setelah dirinya mendengar jawaban dari Kelyn. Memberi sedikit ‘hukuman’ untuk gadis itu tidak apa-apa, bukan?

Baekhyun mendorong tubuh Kelyn sampai membentur ujung sofa. Kelyn yang mendapat perlakuan seperti itu pun menunjukkan ekspresi terkejut, apalagi ketika ia sadar jika kini Baekhyun sudah berada di atasnya dengan posisinya yang telentang.

Oh, ya Tuhan!

“A-apa yang kau lakukan?” Tanya Kelyn. Tangannya sudah menyilang di atas dadanya―was-was jika Baekhyun akan berbuat sesuatu padanya.

“Memberi hukuman untukmu karena sudah berani menertawakanku,” jawab Baekhyun dengan nada pelan. Lalu, ia mengedipkan sebelah matanya.

Ah, iya. Kelyn lupa kalau Baekhyun adalah pria ‘gila’ yang suka sekali menggodanya.

Untung saja Baekhyun tampan, jika tidak mungkin Kelyn sudah menendang selangkangan pria itu sampai dia tidak bisa memiliki keturunan lagi. Biar tahu rasa!

“Dasar aneh,” cibir Kelyn.

Baekhyun yang mendengar cibiran Kelyn malah menyeringai. Lalu berkata, “Walaupun aku aneh, tapi aku ini tampan, bukan?”

“Tam-”

Kelyn tidak melanjutkan frasanya karena Baekhyun menyambar bibirnya dengan ganas. Ia terkejut dengan serangan tiba-tiba Baekhyun.

Bagi Baekhyun, dari sekian bibir wanita yang pernah dicumbunya, bibir Kelyn lah yang terasa paling manis. Oleh karenanya, Baekhyun selalu tak tahan untuk tidak mencicipi bibir itu.

Baekhyun melumat bibir Kelyn. Ia juga mengigit bibir bawah gadis itu sampai si gadis dengan sukarela membuka mulutnya. Baekhyun pun langsung melesakkan lidahnya kedalam mulut Kelyn. Suara decakan terdengar memenuhi ruangan.

“Eughhh….” erang Kelyn di sela-sela kegiatan panas mereka.

Kedua tangan Kelyn melingkar di leher Baekhyun, sambil sesekali mendesah karena sentuhan pria itu di pahanya yang terbuka.

Ini gila. Kelyn merasa ketagihan dengan sentuhan Baekhyun.

Bagaimana bisa ia menolak jika tubuhnya saja tidak mau mengikuti akal sehatnya?

Tangan Baekhyun yang tadinya berada di paha Kelyn kini sudah berada di pinggang gadis itu. Lantas, ia menarik Kelyn untuk berada di pangkuannya dengan kedua kaki gadis itu yang menghimpit pahanya.

Kelyn yang terkejut dengan pergerakan tiba-tiba Baekhyun harus rela kaus oblong yang dikenakannya robek karena perbuatan pria itu. Untungnya, Baekhyun tidak merobek kausnya terlalu lebar, hanya di bagian kerah saja.

Kelyn bersumpah. Baekhyun akan main kasar kali ini. Dapat dilihat dari kedua matanya yang penuh dengan api gairah. Sampai-sampai Kelyn yang melihatnya dibuat merinding.

Napas mereka masih memburu, namun, Baekhyun sudah siap untuk menyerang Kelyn lagi.

Kelyn dengan sigap menahan dada Baekhyun, ia bertanya sambil menatap lekat pria itu, “Aku tidak mengerti kenapa kau memperlakukanku seperti ini?”

Wajar bukan jika Kelyn bertanya seperti itu pada Baekhyun. Sejak pertemuan mereka dari awal, Baekhyun sudah berani untuk menyentuhnya. Dan sekarang, lihat! Mereka bahkan sudah sampai tahap yang sangat jauh.

(Walaupun sejujurnya Kelyn merasa bodoh karena mau saja disentuh oleh pria asing seperti Baekhyun)

“Karena kau terlihat sangat menggoda di mataku.”

Jawaban santai Baekhyun membuat Kelyn tertohok. See! Semua pria memang sama saja. Mereka selalu memandang fisik perempuan daripada ketulusan hatinya.

Kelyn ingin beranjak dari pangkuan Baekhyun, namun pria itu menahan tangannya.

“Kenapa kau marah? Seharusnya kau tidak berhak untuk marah. Toh, aku membayarmu untuk ini.”

Kelyn tidak menyangka ada pria yang lebih berengsek dari James, dan pria itu adalah BYUN BAEKHYUN.

“Kita batalkan saja semuanya.”

Bagaimanapun juga Kelyn masih punya harga diri.

“Tidak bisa. Aku sudah merekam percakapan kita waktu itu sebagai bukti.”

Baekhyun benar-benar tahu bagaimana membuat Kelyn tak bisa berkutik.

Bastard man as fucking in the world!” Umpat Kelyn yang kesal. Ia memukul dada Baekhyun sekeras yang ia bisa.

Baekhyun tersenyum miring melihat reaksi Kelyn. Ia menahan tangan gadis itu untuk tidak memukul dadanya lagi.

Kelyn memalingkan wajahnya dari Baekhyun ketika pria itu hendak menatap matanya. Ia sedang dalam mode marah sekarang.

“Tidak ingin dilanjutkan ‘kegiatan’ kita yang tadi?” Tanya Baekhyun. Dengan sengaja, ia menghembuskan dan menarik napasnya di area leher Kelyn.

“Kau bisa menyewa jalang di luar sana jika ingin memuaskan napsumu,” jawab Kelyn ketus.

“Yakin tidak ingin? Nanti kau menyesal, loh.”

“Tidak.akan.pernah.”

“Akh!”

Kelyn menjerit ketika Baekhyun menepuk bokongnya dengan keras. Ia menatap pria itu tajam.

“YA!”

Tanpa diduga Kelyn sebelumnya, Baekhyun merobek kausnya dengan sangat mudah. Dan kini, pria itu dapat melihat payudaranya yang mencuat dari dalam bra berwarna merah muda yang ia kenakan.

Kelyn pun dengan sigap menyilangkan kedua tangannya di atas dadanya sambil menutup mata.

Baekhyun tersenyum sewaktu melihat pipi Kelyn yang memerah seperti tomat matang. Sangat menggemaskan dan seksi di saat yang bersamaan.

“Aku suka kombinasi merah muda dan hitam, sayang.”

Pipi Kelyn yang sudah memerah, kini makin memerah sewaktu Baekhyun berbisik di telinganya. Pasalnya, merah muda adalah bra yang Kelyn kenakan, dan hitam adalah celana dalam yang Kelyn pakai.

“Diam!” Sungut Kelyn kesal.

Baekhyun malah tertawa.

“Buka matamu, sayang. Jika kau menutup matamu seperti itu kau tidak akan bisa melihat ketampanan wajahku.”

Kelyn ingin muntah mendengar itu. Dengan terpaksa, ia membuka matanya. Namun, kedua tangan yang menyilang di dadanya tetap pada posisi.

Sejujurnya Kelyn ingin sekali enyah dari hadapan Baekhyun. Namun, tangan pria itu yang berada di pinggangnya membuat ia tidak bisa kabur.

“Lepaskan aku. Kumohon,” pinta Kelyn yang sudah pasrah.

“Aku akan melepaskanmu….”

Kelyn tersenyum senang-

“…tapi setelah ini.”

-senyum itu hilang seketika terbawa angin.

Baekhyun melumat bibir Kelyn dengan kasar, ia mengigit bibir bawah dan atas gadis itu secara bergantian. Kelyn mengerang tertahan, ia meminta untuk dilepaskan. Namun, itu tak diindahkan sama sekali oleh Baekhyun. Malahan pria itu sudah beralih pada leher putih Kelyn yang terlihat sangat menggoda untuk dijamah.

“Ahhh….” desah si gadis.

Kelyn tidak ingin munafik. Pada akhirnya, perlawanan yang ia bangun tinggi-tinggi hancur begitu saja dalam hitungan detik.

Kelyn mendongak, memberi kebebasan untuk Baekhyun menjelajahi lehernya.

Ugh, Kelyn dapat merasakan sesuatu di bawah sana―yang tepat berada di pusat dirinya―mengeras dan sangat besar.

Selagi Baekhyun masih sibuk membuat redmark di lehernya, Kelyn memiliki ide gila untuk balas mengerjai pria itu.

Kelyn meliukkan tubuhnya, lalu menekan kejantanan Baekhyun dengan bokongnya.

Dan, ya. Itu berhasil. Buktinya Baekhyun mengerang kenikmatan akibat ulah gila Kelyn tadi.

“Ayo lakukan lagi, sayang.”

Kelyn menggelengkan kepalanya, membuat Baekhyun gemas. Ia sudah tidak sabar untuk memasuki Kelyn. Ugh, tubuh gadis itu benar-benar memabukkan.

Baekhyun kembali menyambar bibir Kelyn. Lalu tangannya mengelus punggung terbuka gadis itu, sambil sesekali memainkan tali bra Kelyn.

Kelyn memejamkan matanya menikmati sentuhan Baekhyun.

Baekhyun yang tadi mencoba untuk bersabar untuk tidak menyentuh payudara Kelyn yang terlihat penuh itu―kini ia sudah tidak dapat menahannya lagi. Tangan Baekhyun mencoba untuk melepaskan kaitan bra gadis itu, namun….

“Daddy dan Noona sedang main kuda-kudaan, ya?”

-☆-

Matahari terbenam di ufuk barat. Warna langit pun mulai berubah, yang tadinya berwarna jingga, kini mulai menggelap. Bersamaan dengan itu, Kelyn sedang sibuk membereskan barang-barangnya.

Baekhyun yang memberitahu jika malam ini mereka akan segera berangkat ke Korea.

Oleh karena itu, Kelyn sedang bersiap mengemas barang-barangnya. Hanya berupa pakaian dan hal-hal yang paling ia butuhkan yang akan ia taruh di kopernya. Dan sisa barangnya yang lain akan di kirim keesokan hari.

Pukul menunjukkan setengah sembilan malam ketika bel flat Kelyn berbunyi. Dengan malas karena sudah menggangu kegiatannya, Kelyn terpaksa membukakan pintu.

Seorang pria tinggi tegap dengan badan atletis dan berwajah tampan sedang berdiri di depan unit flat Kelyn dengan tangan yang dimasukkan kedalam saku celanan. Pria itu tidak lain adalah James Wilson.

Kelyn yang memang sudah beberapa hari ini tidak bertemu dengan James hanya dapat memandang kehadiran pria itu dengan heran.

“Kenapa kau datang kesini?”

James menaikkan bahunya, “Well, aku merindukanmu, Babe,” jawabanya.

Kelyn tertawa. Lalu ia merubah raut wajahnya menjadi datar, “Aku serius, James.”

“Ada hal yang ingin aku bicarakan denganmu. Ini penting.”

“Sepenting itukah?”

James mengangguk, “Tentang aku, kau dan Isabella.”

“Tunggu di sini. Aku harus mengganti pakaianku dulu.”

-☆-

Ternyata James tidak membawa mobilnya. Alhasil, pria itu dan Kelyn harus berjalan kaki untuk menuju kafe yang jaraknya bisa dibilang lumayan dari flat Kelyn.

Dalam perjalanan, kedua manusia itu tidak membuka mulut mereka. James dan Kelyn sama-sama terdiam, dan hanya berfokus pada jalanan di depan mereka.

Sampai saat James mengajukan satu pertanyaan pada Kelyn, yaitu, “Aku melihat kau sedang mengemas barang-barangmu. Berniat pindah?”

“Tidak.” Jawab Kelyn singkat.

“Oh.”

Dan James juga mengajukan satu pertanyaan lagi, “Ini hampir memasuki musim panas. Apa tidak gerah menggunakan syal?”

Kelyn menghentikan langkahnya, ia menatap James yang juga sedang menatapnya, “Ini itu sedang nge-tren, tahu! Dasar kolot.” Setelahnya Kelyn meninggalkan James.

Mana mungkin Kelyn berani mengatakan yang sebenarnya pada James tentang mengapa ia memakai syal padahal sedikit lagi akan berganti musim. Semua ini ulah Byun Baekhyun!

Sret

Kelyn menghentikan langkahnya―ia terlalu terkejut ketika ada seseorang yang tidak lain adalah James―menarik syal yang digunakannya.

Kelyn membalikkan badan, dan saat itu pula James menyingkap rambutnya yang terurai. Jelas sekali terlihat tanda-tanda merah di sana. Ia tidak tahu apa yang akan James katakan tentang ini.

“Siapa yang melakukannya?”

Tatapan James benar-benar tajam. Seakan dengan kau menatapnya saja bisa merobek organ-organ tubuhmu.

Kelyn memalingkan wajah, “Seseorang,” jawabnya.

“AKU TAHU SESEORANG. TAPI, SIAPA?!”

James sudah tidak bisa lagi menahan amarahnya. Bagaimana ia tidak marah jika gadis yang disukainya malah disentuh oleh orang lain.

“Memangnya apa hak-mu, hah?! Bahkan kau bukan siapa-siapa bagiku.”

Kelyn yang tidak ingin kalah dari James pun menaikkan nada suaranya, ia juga memberanikan diri untuk menatap pria itu.

James mungkin memang kehilangan kata-kata menghadapi Kelyn, namun ia tidak kehilangan cara untuk membuat gadis itu tunduk di bawahnya.

James menarik tangan Kelyn, lalu mencium gadis itu dengan membabi buta. Kelyn jelas syok, ia mencoba untuk membuat perlawanan semampu yang dibisanya. Namun, tubuhnya sudah terlanjur dikunci oleh pria sialan itu.

Ciuman itu terasa asin karena bercampur darah dari bibir Kelyn akibat James mengigitnya terlalu keras. Kelyn meringis begitu merasakan rasa sakit. Ia sudah mencoba untuk mendorong dada James agar melepas ciuman mereka, sayangnya itu tidak berhasil.

Kehabisan oksigen, James pun melepas ciumannya. Dan tepat setelah itu, tangan Kelyn dengan entengnya menampar pipi James.

“KAU ADALAH PRIA YANG PALING MENJIJIKAN DI DUNIA INI!” Pekik Kelyn, rasa marah dalam dirinya terus membara.

“LALU KAU ITU A-”

“Kelyn?”

Perkataan James terpotong karena kedatangan seorang pria. Baik James maupun Kelyn sama-sama mengenali pria itu. Ya, dia adalah Byun Baekhyun.

Kelyn yang mendengar suara itu langsung menoleh ke sumber, dan menemukan Baekhyun yang berdiri tidak jauh darinya.

Kelyn tidak menjawab, ia berlari mendekati Baekhyun, lalu bersembunyi di punggung pria itu.

“Dia ingin memperkosaku, Baek.” Bisik Kelyn di telinga Baekhyun.

Baekhyun tidak langsung percaya.

“Mr. Byun, kenapa kau bisa berada di sini?”

Bukan hanya Baekhyun saja yang heran dengan kehadiran James, begitupun sebaliknya. Sedangkan Kelyn bingung kenapa James bisa mengenal Baekhyun.

“Ada hal pribadi yang perlu aku urus.”

“Maksudmu, gadis ini.” Timpal James, sorot mata hijaunya mengarah ke Kelyn.

Baekhyun melirik Kelyn yang masih setia bersembunyi di balik punggungnya.

“Iya.”

“Kalian memiliki hubungan khusus?”

“Kelyn adalah calon istriku, Mr. Wilson.”

Saat itu juga, rahang James langsung mengeras. Tangannya mengepal kuat di sisi tubuh pria itu.

-☆-

“Kau mengenal James?”

“Hanya rekan bisnis.”

“Oh.”

“Kalian terlihat dekat.”

Kelyn menghentikan aktifitasnya memakaikan salep di bibirnya yang terluka akibat James tadi. Ia menoleh pada Baekhyun yang sedang fokus menyetir. Jika direka ulang, Kelyn sangat ingin jujur bagaimana perasaannya saat Baekhyun mengakui ia sebagai calon istrinya di hadapan James. Perasaan Kelyn seperti habis mendapatkan undian berhadiah ratusan juta won.

“James adalah mantan kekasih temanku,” ungkap Kelyn, lalu kembali melanjutkan aktifitasnya.

“Dan, James menyukaimu, begitu?” Tanya Baekhyun, nada suaranya terdengar tidak suka.

“Darimana kau tahu?”

Baekhyun tersenyum miring, “Sangat terlihat.”

“Begitulah. Temanku putus dengan James karena pria sinting itu mengaku menyukaiku. Kau tahu, bahkan James pernah mengajakku bercinta, tapi aku tolak.”

Detik itu pula, Baekhyun menepikan mobilnya di pinggir jalan, lalu menginjak pedal rem secara mendadak. Kelyn yang sedang sibuk dengan bibirnya, terkejut.

“Ya! Kenapa kita ber-”

“Berikan salepnya!”

Kelyn hanya bisa menatap Baekhyun aneh ketika pria itu mengambil salep dari tangannya.

Tangan Baekhyun yang terkena olesan salep terulur untuk mengoleskannya di bibir luar Kelyn yang terluka dengan sangat pelan dan hati-hati.

Dari tempatnya, Kelyn dapat memperhatikan Baekhyun. Pria itu memang tampan dengan mata kecilnya, dan bibirnya yang entah mengapa terlihat sangat menggemaskan. Aroma tubuhnya juga sangat memabukkan. Kelyn ingin menghirupnya setiap hari.

“Jangan berhubungan dengan pria manapun.”

Kelyn tertegun, sedikit tidak mengerti maksud dari perkataan Baekhyun tadi.

“Kenapa?”

“Karena aku tidak suka.”

Tubuh Kelyn seakan melayang begitu mendengar ucapan Baekhyun.

“Lalu?”

Baekhyun sudah selesai dengan salep, ia melempar salep itu ke jok belakang mobil. Lalu, Baekhyun beralih pada Kelyn. Ditatapnya gadis itu dalam.

Tanpa sepatah katapun, Baekhyun menarik tengkuk Kelyn. Lalu menarik gadis itu sampai tidak ada jarak lagi di antara mereka.

Baekhyun mencium Kelyn dengan sangat lembut dan penuh kehati-hatian agar tidak menyakiti gadis itu. Kelyn sampai terbuai, ia pun memejamkan matanya.

Tidak lama, ciuman itu terlepas.

Baekhyun menatap Kelyn, lalu berkata, “You’re mine.”

-☆-

To Be Continue

TINGGALKAN JEJAK SETELAH MEMBACA!!!

#Thanks

Sorry ya kalo update nya lama soalnya aku males ngedit ini jadi keterusan deh😂


Iklan

24 thoughts on “Seductive Mr. Byun (Three)

  1. Ucapan baekhyun yg terakhir itu lohh ugh, aduhh wajahku panas 😀 😀 next thor :* jangan kelamaan 😀 tetap smangat ya thor

  2. “Kelyn adalah calon istriku, Mr. Wilson” astaga itu kata”nya nge-feel banget + kata – kata “Jangan berhubungan dengan pria manapun” “You’re mine” astagaa itu kata”nya bener” bikin aku melted, ngebaper sendiri.
    Ditunggu thor kelanjutan ceritanyaa…..

  3. oh god… maaf y kk aku baru bisa komen d chap. ini… bukannya aku mau jadi sider tapi emang kemarin sinyal aku lagi jelek makanya gk bisa kekirim…
    n wow… aku takjub banget sama cara author ngegambarin karakter baekhyun oppa disini feelnya dapat bangettt… jadi tambah ngefans ama baekhyun…semangat terus thor n salam kenal…. 😀😁

  4. Hai thor. Aku baru baca ff ini di watppad aku Dab baca full tapi bingung knpa Ada beberapa part yg ga ada ternyata di up di wordpress .. Tapi masih bingung😂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s