[Author Tetap] Mistake (Chap 11)

Cast: Park Chanyeol, Jun Rayeon (oc), Oh Sehun, Jun Ahra (oc).

Genre: Romance, sad.

Rate: PG-13.

Disc: Ff ini ASLI milik saya! No Copas, Plagiat. Like dan comment setelah baca ya 🙂

.

.

.

Saat aku mengatakan aku hanya menyukaimu, percayalah. 

.

.

Chanyeol dan Ahra berjalan mendahului Rayeon dan Sehun. Mereka terlihat tersenyum dan tertawa kecil atas candaan mereka. Saat ini mereka sudah berjalan menuju parkiran dan ingin pulang.

Sehun menatap Rayeon yang tersenyum melihat pemandangan mesra di depannya. Ia tersenyum namun Sehun dapat melihat jelas tatapan kosong yang Rayeon berikan saat menatap pasangan tersebut.

“Apa yang kau fikirkan?” Tanya Sehun membuat Rayeon tersadar dan menatapnya.

“Kau masih menyukai Chanyeol kan? Sampai kapan kita akan berpura-pura menjadi sepasang kekasih?”

Rayeon menunduk dan kembali menatap Sehun. “Maaf, mungkin hingga mereka menikah? Atau sampai mereka bertunangan? Setelah mereka bertunangan mungkin aku akan kembali keluar negeri.” Sehun menyipitkan matanya dan berhenti melangkah membuat Rayeon juga berhenti melangkah.

“Apa kau gila? Tidak bisakah kau berkata jujur bahwa kau sangat mencintai Chanyeol? Ahra mungkin akan melepaskan Chanyeol untukmu.” Rayeon menghela nafas dan memegang bahu Sehun.

“Lihat, mereka sudah jauh. Ayo kita pergi.” Ujarnya lalu berjalan mengejar ketertinggalan Ahra dan Chanyeol.

“Kuharap setelah ini kau bisa menikmati perasaan cinta.” Ujar Sehun yang juga ikut mengejar ketertinggalannya.

Meanwhile*

Chanyeol dan Ahra tertawa kecil atas candaan mereka. Mereka tidak menyadari Rayeon dan Sehun yang berjalan di belakang sambil berbincang.

Ahra yang menoleh mengetahui bahwa mungkin ini juga waktu yang tepat untuk bertanya akan perasaan Chanyeol. Mungkin jika ia tau, segalanya akan berakhir sekarang.

“Chanyeol oppa.” Chanyeol berdeham dan menatap Ahra yang memanggilnya.

“Apa kau masih menyukai Rayeon?” Senyuman Chanyeol memudar dan menoleh ke belakang.

“Dimana mereka?”

“Mereka hanya sedikit tertinggal. Apa kau menyukai Rayeon? Jawablah, ini kesempatan terakhirmu.” Ujar Ahra membuat Chanyeol terlihat bingung.

“Ya? Aku masih menyukainya. Sangat menyukainya. Maaf tapi aku tidak bisa berbohong, inilah perasaanku yang sebenarnya. Mungkin tidak akan berubah.” Ahra terdiam dan menatap Chanyeol. Sejenak mereka saling pandang hingga Ahra memutuskan untuk tersenyum.

“Terimakasih sudah jujur padaku.”

Rayeon datang bersama Sehun setelahnya. Itu membuat percakapan singkat dan penuh makna tersebut berakhir. Mereka tak mengatakan 1 hal pun setelahnya. Keadaan sangat hening hingga sampai di rumah.

***

Malam itu Sehun dan Ahra kembali bertemu di taman belakang rumahnya. Ahra menatap langit dengan bimbang, membuat Sehun tersenyum melihat wajah bingungnya.

“Ada apa?” Tanya Sehun membuat Ahra sadar dan menatap Sehun yang mulai duduk di sebelahnya.

“Tidak, aku hanya berfikir ini bagus. Mungkin aku harusnya melakukan ini sejak dahulu.” Sehun tersenyum lalu mengelus rambut Ahra.

“Kau melakukannya dengan baik.” Ahra terlihat malu lalu menutup wajahnya dengan kedua tangan.

“Ada apa? Wajahmu memerah. Kau malu? Hahaha.” Sehun tertawa kecil melihat wajah lucu Ahra.

“Kau tau, sebenarnya kau sangat menarik. Jika aku jadi Chanyeol, mungkin aku akan berfikir bahwa kau adalah gadis yang harus kulindungi.” Ahra tersenyum kecut mendengar hal tersebut.

“Memangnya kau fikir apa yang dilakukan Chanyeol selama ini? Ia hanya menjaga dan merawatku seakan aku adik atau anak kecil. Aku bisa menjaga diriku sendiri tau!” Omel Ahra membuat Sehun menahan tawa karena merasa lucu atas sikap Ahra.

“Baiklah, jadi apa? Kau benar-benar akan mempersatukan mereka?” Ahra menatap ke arah lain dan mengangguk.

“Aku akan melakukannya. Ini dimulai karena diriku, maka aku yang akan membuat semuanya kembali ke tempat yang seharusnya.” Ahra tersenyum namun air mata mulai menggenang.

“Tidak apa-apa, kau bisa menangis tapi penderitaanmu hanya sebentar.” Sehun memeluk Ahra ke dekapannya dan saat itu air mata menetes.

Mungkin selama ini, bukan kasih sayang yang Ahra inginkan. Ia hanya ingin pengertian. Rayeon memiliki seseorang untuk bersender seperti Chanyeol. Saat itu ia merasa iri dan sedih.

Fakta bahwa semua orang menyukai Rayeon dan melupakan Ahra. Fakta bahwa dirinya tidak memiliki orang yang dapat mengerti dirinya termasuk Rayeon, itu membuat Ahra serakah akan kasih sayang tersebut.

Mungkin bukan uang yang selama ini Ahra inginkan dari Rayeon namun selama ini Rayeon terlalu sibuk mencari uang untuknya. Seperti anak kecil yang kehilangan kasih orang tua yang sibuk bekerja. Ahra hanya menginginkan rasa sayang dan aman tersebut. Rasa hangat dalam keluarga, bukan sebagai tahanan yang harus dijaga.

Seperti saat ini. Pelukan hangat dari Sehun yang tulus. Bukan karena kasihan dan rasa bersalah, tapi karena Sehun memang ingin memeluknya.

Rasanya seakan segalanya menjadi sempurna begitu saja.

Lama Ahra menangis dalam dekapan Sehun sebelum ia melepaskan diri dan menenangkan diri. Ahra terlihat malu hingga tidak bisa menatap langsung kepada Sehun. Baju Sehun juga penuh dengan air mata Ahra.

Mereka terdiam sejenak sebelum Ahra tidak tahan karena malu dan berdiri.

“Lupakan ini! Jangan pernah meledekku atau kau akan tau akibatnya!” Ancamnya lalu berlari pergi dari sana. Sehun hanya terkejut dan tersenyum melihat reaksi Ahra yang terlihat lucu.

Ahra berlari dan masuk ke dalam kamar dan menatap kaca. Ia terlihat terkejut dengan tampangnya sekarang. Sangat berantakan.

“Aku pasti sudah gila.” Gumamnya lalu pergi mencuci muka di toilet.

Wajahnya memerah mengingat kejadian saat Sehun memeluknya. Aneh rasanya saat ia terlihat seperti ini setelah menangis karena Chanyeol. Apa karena ia memang tidak benar-benar menginginkan Chanyeol? Tapi kenapa ia menangis?

***

Beberapa hari terakhir terlihat normal dan baik-baik saja. Semua berjalan lancar antara Chanyeol, Rayeon, Ahra dan Sehun. Sebenarnya Sehun dan Ahra semakin dekat dan mereka saling berbagi cerita. Sedangkan Chanyeol dan Rayeon terlihat nyaman namun juga menjaga jarak saat bersama Ahra dan Sehun walaupun sebenarnya Ahra dan Sehun sudah tidak perduli.

Ahra mulai bisa melepaskan Chanyeol. Ia ingin membatalkan hubungan pertunangan mereka namun seperti rencana awalnya, tunangan ini akan menjadi berbeda. Mungkin akan mengejutkan.

Sepertinya, ini adalah satu-satunya hal yang bisa dilakukanku agar Rayeon bahagia -Ahra

“Besok adalah hari pertunangan. Aku ingin pergi bersama Rayeon hari ini. Kau! Jangan mengganggu!” Ujar Ahra kepada Sehun yang terlihat bingung.

“Terserah kau. Aku pergi dulu, jangan lama-lama ya! Nanti sore kujemput.” Rayeon tertawa kecil saat melihat Ahra dan Sehun yang jujur saja terlihat seperti Tom and Jerry.

“Ayo masuk.” Ahra menggandeng tangan Rayeon dan masuk ke dalam salon.

Mereka juga berbelanja beberapa baju dan beberapa perhiasan kecil seperti pita dan semacamnya. Rayeon dan Ahra juga melakukan spa dan sebagainya. Ahra berharap semua akan lancar besok.

“Eonni, bagaimana jika kau saja yang bertunangan dengan Chanyeol?” Rayeon yang sedang menutup mata langsung membukanya dan menatap Ahra.

“Apa maksudmu?” Tanyanya mencoba bersikap lembut namun masih terdengar kaget.

“Itu.. hanya tawaran.”

“Kau tau, kau bersikap aneh Ahra-ah. Aku datang bukan untuk merebut Chanyeol, aku masih memiliki Sehun dan ini semua berjalan baik kan? Lihat, kau dan Chanyeol, aku dan Sehun.”

Hening seketika saat Rayeon mengatakannya. Ahra benci saat Rayeon seperti ini. Rayeon selalu saja membiarkan Ahra mendapat apa yang dia mau.

“Memangnya ini baik? Bukankah ini sama-sama menyakitkan semuanya?” Tanya Ahra membuat Rayeon terdiam dan menutup matanya lagi.

Jam menunjukan pukul 5 sore dan mereka sudah selesai melakukan spa. Ahra menelpon Sehun dan memintanya untuk menjemput mereka di cafe terdekat.

Rayeon dan Ahra diam tak bergeming saat itu hingga Rayeon memberanikan diri untuk berbicara.

“Jadi, apa yang kau mau?” Tanya Rayeon membuat Ahra tidak tau harus mengatakan apa. Posisi Ahra saat ini sangat serba salah.

Saat ia ingin berbuat baik, Ahra jugalah yang menyakiti Rayeon dengan sikap egoisnya. Apa yang akan Rayeon fikirkan saat ia mendengar kata aku ingin Chanyeol bersamamu. Bukankah itu akan terlihat seperti dirinya memainkan perasaan mereka?

“Kau akan melihatnya nanti.” Ahra meminum tehnya dan menatap mobil hitam yang sudah berhenti di depan cafe.

Ponselnya berdering dan ia tau, Sehun telah tiba. Ahra dan Rayeon bangkit dan pulang.

Rayeon keluar dari mobil saat mereka tiba di rumah namun Ahra dan Sehun tidak.

“Ada apa? Kalian tidak mau keluar dari mobil?” Ahra menatap Sehun dan Rayeon bergantian.

“Tidak, aku akan keluar.”

“Tidak.” Ujar Sehun membuat Ahra dan Rayeon kaget.

“Aku ingin mengajak Ahra ke suatu tempat. Ahra pindahlah ke depan.” Ahra melihat reaksi Rayeon dan tentu saja, Rayeon terlihat tidak begitu perduli dan khawatir.

Ahra duduk di sebelah Sehun dan melihat Rayeon.

“Berhati-hatilah. Jangan pulang terlalu larut ya.” Ujar Rayeon lalu tersenyum dan masuk ke dalam rumah.

“Lihat kan? Dia bahkan tidak menyukaiku sama sekali.” Ujar Sehun lalu berjalan melaju.

“Kita benar-benar akan pergi? Kemana?” Tanya Ahra yang tidak di jawab Sehun.

Mereka terus melaju di kota malam ini. Sehun melaju hingga berhenti di super market terdekat.

“Apa yang kita lakukan di sini?” Tanya Ahra membuat Sehun memberikan chiki yang ia ambil. “Berbelanja.”

Sehun memberikan makanan seperti 2 pak ramen, 4 kaleng soju, 1 chiki dan sebotol cola.

“Apa yang mau kau lakukan dengan ini?” Tanya Ahra yang terlihat kesulitan dengan 4 kaleng soju di tangannya dan 1 chiki dan 2 ramen.

Sehun yang melihat itu langsung tertawa kecil dan membantunya membawa 4 kaleng soju tersebut.

“Aku hanya mau memakan semua itu. Kenapa? Ini semua memang tidak sehat tapi aku lapar.” Ujarnya lalu pergi ke kasir.

Sehun membayar semua itu dan membuat Ahra menunggu dengan 1 kantong plastik barang tersebut.

Sehun kembali dari mobil dengan 1 botol termos berukuran sedang yang dipakai untuk menuang air panas dari galon.

“Kau tidak makan di sini?” Tanya Ahra yang dijawab gelengan oleh Sehun.

“Aku mau makan di tempat lain.” Ujarnya seraya menutup termos tersebut dan menukar termos itu dengan kantong plastik di tangan Ahra.

Sehun dan Ahra kembali melaju hingga berhenti di Sungai Han. Mereka turun dari mobil dan naik ke dalam perahu karet di sana.

Ahra terlihat kagum, ini pertama kalinya dia menaiki perahu karet seperti itu. Bentuknya bulat dengan 1 meja dan perahu tersebut membawa pergi dari daratan.

“Bagaimana kau tau tempat ini?” Ahra masih mengagumi perahu ini sedangkan Sehun membuat ramen dan membuka kaleng soju pertamanya.

“Aku melihatnya di tv. Acara we got married. Pasangan Gong Myung dan Jung Hye Sung menaiki perahu ini.” *eps 372 ini beneran*

“Aigoo, kau terlalu banyak menonton film.” Sehun hanya mengangkat bahu dan meminum sojunya. Ahra ingin membuka kaleng soju lain namun Sehun menghentikannya. “Kau, minum ini saja.” Sehun memberikan 1 botol cola dan membuat Ahra memanyunkan bibirnya.

Sehun tersenyum lalu mendekatkan wajahnya, “jika kau tidak berhenti, aku akan menciummu.” Ujarnya lalu kembali ke posisi awal dan memakan ramennya yang sudah matang.

Ps: ramennya tuh ramen yang kek pop mie.

“Memangnya aku takut.” Ahra memeletkan lidahnya lalu memakan ramennya juga.

“Siapa bilang aku takut. Kau juga tidak mungkin melakukannya.”

Ahra memakan ramen tersebut dengan lahap sambil berceloteh. Sehun melihat Ahra sambil menahan tawa lalu menciumnya.

“Diam dan makanlah.” Ujarnya membuat wajah Ahra merona.

Mereka menghabiskan waktu bersama sambil tertawa setelah kecanggungan itu.

Mungkin seharusnga kita bertemu lebih cepat agar aku, Chanyeol dan Rayeon tidak merasakan hal ini. -Ahra.

***

Hari ini hari pertunangan antara Chanyeol dan Ahra. Chanyeol dan Rayeon masih belum tau bahwa hari ini akan menjadi berbeda.

Ahra dan Sehun mempersiapkan hal lain. Acara akan dimulai sebentar lagi dan semua menyambut para tamu yang hadir. Tidak banyak, hanya keluarga besar Chanyeol dan beberapa teman Ahra dan Chanyeol. Seperti Kai dan teman lainnya.

“Ahra ah, kau benar-benar memiliki pasangan yang tampan!” Ujar Heejung, sahabat Ahra membuat Ahra tersenyum.

“Bukan aku tapi kakakku.” Bisiknya lalu tersenyum membuat Heejung dan beberapa teman lain yang berkumpul bingung.

MC dipandu oleh Leeteuk. Ia membuat acara menjadi menarik walaupun Chanyeol terlihat tidak tertarik dan hanya melihat ke arah Rayeon yang mencoba berbincang dengan teman Ahra dan keluarga Chanyeol.

Pesta berada di puncak. Saat ini Leeteuk akan membuat pasangan yang bertunangan naik. Ia memanggil pasangan tersebut.

“Jadi, puncaknya ada pada pasangan ini.” Ujar Leeteuk membuat Ahra dan Sehun tersenyum.

“Kuharap mereka bahagia.” Ujar Ahra yang membuat Sehun memegang tangannya. “Mereka akan bahagia.”

“Chanyeol dan Rayeon, tolong naik ke atas panggung.” Rayeon terkejut dan menatap Ahra sedangkan Chanyeol terkejut dan menatap Rayeon.

“Chanyeol-ssii, Rayeon-ssii?” Chanyeol naik ke atas panggung dan Ahra menarik Rayeon naik.

“Kau harus jujur pada dirimu.” Bisik Ahra membuat Rayeon naik ke atas panggung dengan gelisa.

Semua orang tau bahwa ini acara pertunangan Ahra dan Chanyeol. Ia terlihat seakan orang bodoh di sana. Rayeon menatap Chanyeol yang menggeleng tidak tau tapi jujur saja, Chanyeo terlihat senang saat ini seraya tersenyum kecil pada Ahra.

“Jadi, kalian akan resmi bertunangan setelah bertukar cincin ini. Bagaimana?” Chanyeol tersenyum kecil, lain bagi Rayeon, ia belum siap dan ini benar-benar diluar rencana. Rayeon menatap Chanyeol sejenak lalu menggeleng. “Maaf..” bisiknya lalu turun dari panggung dan pergi dari sana.

Semua terlihat kaget begitu juga Ahra, Sehun dan Chanyeol. Mereka mengejar Rayeon yang pergi.

“RAYEON!” Teriak Chanyeol membuat Rayeon berhenti dan menoleh. Chanyeol menarik tangan Rayeon dan mendekapnya namun Rayeon melepasnya.

“Aku tidak bisa.” Ujarnya tegas dan menunduk.

“Aku tidak bisa menunggumu lagi. Kau, memangnya ini tidak berat? Kau tau ini berat bagi kita.” Ujar Chanyeol membuat Rayeon menangis.

“Eonni, tolonglah. Kau tau kau mencintai Chanyeol oppa, aku bisa merelakannya.” Rayeon menatap Ahra dengan raut yang tidak dapat dibaca.

“Aku sudah melepaskannya untukmu. Aku ingin kau bahagia Ahra-ah.”

“Tidak! Ini menyakitkan. Kau dan Chanyeol juga merasakan rasa sakit itu. Ini yang terbaik. Aku bisa menjaga diriku. Untuk sekali saja, aku ingin kau bahagia. Aku ingin dirimu bersama dengan Chanyeol. Hanya ini yang bisa kulakukan untukmu.” Ujar Ahra lalu memeluk Rayeon. “Kumohon.. aku ingin kau bahagia.”

“Rayeon ah. Bukankah kau mencintaiku?” Tanya Chanyeol membuat Rayeon menunduk.

“Kau mencintaiku, kau tau itu. Aku ingin kau berada di sisiku. Aku ingin dirimu bukan Ahra. Mungkin kau fikir kami bahagia tapi kau salah. Aku hanya akan menyakiti Ahra karna mencintaimu.” Ujar Chanyeol yang adalah benar namun Rayeon butuh waktu. Ini semua terlihat berantakan dan gila.

“Maaf, aku mencintaimu tapi aku butuj waktu.” Ujar Rayeon pergi dari sana membuat Chanyeol kaget dan tidak berkutik.

Sebelum Rayeon semakin menjauh. Chanyeol berteriak.

“Rayeon!” Rayeon berhenti namun tidak berani menoleh.

“Kau tau kan? Aku hanya mencintaimu.” Saat itu juga Rayeon semakin menangis dan mengangguk tanpa menoleh. Ia pergi dari sana meninggalkan segalanya.

Bukankah ini seharusnya indah? 

.

.

TBC.

Belom end kok hehe. Like dan Comment ya! Makasih ud dukung author Secret dan ff ini hehe. Author ud mulai bikin ff lainnya. Setelah ff ini tamat ff itu bakal di publish. So, don’t be silent readers karna ff ini ud mau tamat hehe. 

 

Iklan

7 thoughts on “[Author Tetap] Mistake (Chap 11)

  1. Woy eon, aku rela2in baca ini tengah malam, tp kok pendeknya 11 12 ama suho *ehh /tabok aja/
    bhaks. Ini seru plus gregetgn bgt. Duh aku baca ini aj kuku aku dah tinggal 1/4 eon! Keren sih. Tp terlalu pendek kyk suho persis. Aku nunggu lamaaa bgt, selama hidup kim shin. Ku tuh ya bosen bgt dr kmrn2 *curhat mode on. Kgk ada temen, serius. Btw eonni punya line gk? Apa idnya? Kali aj bisa kuganggu. Wkwkwk
    Dahlah yg jelas ini ff aku tunggu lanjutannya ne? Fighting!

    • Wih wkwkwk maap ya pendek cuma segitu yang baru kepikir setelah sekian lama😂 untuk line, tulis id kamu aja nanti ku add hehe. Makasih loh ud comment tiap chapter dan bela belain baca jam segini😂. Nextnya kupost secepatnya ya 🙂

  2. Rayeon kok malah pergi sih, gak sesuai harapan ahra. Semoga rayeon sadar klo dia gk bisa melepaskan chanyeol gitu aja!! Kan mereka saling mencintai

  3. Semoga sehun bisa buat hati ahra lupa sama chanyeol kaaa 🙏🙏🙏🙏 dan untuk rayeon, agaknya masih nyesek kaa, tapi semabgat rayeon. Mungkin itu sudah takdirmu dengan chanyeol hahaha 😍😍😍😍💪💪💪💪❤❤❤❤💕💕💕💕

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s