Mistake (Chapter 12) END

Cast: Park Chanyeol, Jun Rayeon (oc), Oh Sehun, Jun Ahra (oc).

Genre: Romance, sad.

Rate: PG-13.

Disc: Ff ini ASLI milik saya! No Copas, Plagiat. Like dan comment setelah baca ya 🙂

.

.

.

Jika memang ditakdirkan, sejauh apapun kau pergi, kita akan bersama kembali.

.

.

Jun Rayeon, gadis itu menatap langit malam dengan sendu. Bintang tidak bertaburan namun cahaya bulan terlihat samar. Seketika semuanya terasa dingin lalu dirinya menoleh.

Chanyeol duduk di sebelahnya dan tersenyum lalu menatap Rayeon sendu. Seketika malam semakin gelap hingga wajah Chanyeol tak terlihat. Rayeon berusaha menggapai keberadaan Chanyeol namun tak bisa. Tidak ada siapapun atau apapun disampingnya.

Tanah yang ia duduki hilang dan dirinya terbang. Rayeon panik dan terjatuh.

Matanya terbuka spontan setelah itu. Ia melihat ke sekeliling dan menggapai tangan Chanyeol dengan cepat. Matanya terbelalak dan tanpa sadar ia memeluk erat Chanyeol.

Chanyeol diam tak bisa melakukan apapun, tepatnya tidak ingin melakukan apapun selain membalas pelukan Rayeon.

Beberapa saat setelahnya Rayeon tersadar dan melepaskan pelukannya. Ia menunduk dan terlihat gugup. Chanyeol tersenyum dan memeluk Rayeon serta mencium keningnya.

“Kenapa kau melakukannya?” Tanya Chanyeol seraya melihat mata Rayeon yang mengalihkan pandangan.

“Hei, lihat aku.” Rayeon tidak berani.

“Lihat aku.” Suara Chanyeol yang memaksa membuat Rayeon menatapnya.

“Kenapa kau melakukan itu? Kita bisa hidup lebih baik sekarang, hanya kau dan aku.”

“Kau dan aku..” lirih Rayeon mengulang.

“Aku tak tau, bagaimana jika Ahra hanya ingin mengetest kita? Bagaimana jika dia sebenarnya tidak suka dengan ini? Bagaimana jika-” Chanyeol mencium bibir Rayeon dengan cepat.

Menciumnya dan mereka larut dalam ciuman. Chanyeol melepas ciuman mereka lalu menatap Rayeon.

“Jangan bodoh, kita saling sayang dan aku mencintaimu. Itu sudah cukup.” Rayeon tersenyum sendu lalu memeluk Chanyeol.

“Rasanya salah jika kita bahagia.” Chanyeol menggeleng dan memeluk Rayeon semakin erat. “Ini tidak salah, aku dan kau sudah cukup membohongi diri dan menderita.”

***

Pagi membuat Rayeon maupun Chanyeol membuka mata. Chanyeol terlihat kecewa karna bangun setelah Rayeon.

“Kenapa kau bangun pagi? Aku ingin melihatmu tidur.” Rayeon tertawa lalu mengecup bibir Chanyeol.

“Morning kiss.” Bisik Chanyeol sebelum melepaskan Rayeon dan bangkit.

Kamar Rayeon terlihat rapi dan bersih. Chanyeol bangkit dari ranjang dan keluar dari kamar dan masuk lagi.

“Selamat pagi cantik. Aku rasa kita harus turun.” Dibelakang terlihat wajah Sehun yang merangkul leher Chanyeol yang hanya tersenyum canggung.

Rayeon tersenyum dan merangkul mereka ber2 turun ke ruang makan. Ahra melihat Rayeon.

“Eonni, ayo makan.” Rayeon duduk dengan canggung dan menatap Ahra di depannya.

“Maafkan aku. Aku tidak bermaksud untuk pergi seperti itu kemarin malam.”

“Sudahlah sayang. Lagipula itu bukan ide bagus membuat kejutan seperti itu. Kau pasti malu dan orang akan berfikir kau mengambil pria Ahra. Aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Jika kau dan Chanyeol maka akan tertulis Rayeon dalam kartu undangan itu.” Rayeon tersenyum mendengar Nyonya Park.

“Eonni, maafkan aku. Aku tidak berfikir tentang hal itu.” Rayeon menggeleng dan tersenyum.

“Aku akan baik-baik saja jika kalian berada di sisiku.” Semua tersenyum dan mulai makan.

“Jadi kapan kalian akan bertunangan?” Tanya Sehun membuat Rayeon dan Chanyeol tersedak.

“Pelan-pelan saja.” Ujar Tuan Park lalu tertawa.

“Bisakah kita langsung menikah?” Tanya Chanyeol membuat Rayeon melotot kepadanya.

“Apa? Aku sangat tidak sabar untuk memilikimu.” Rayeon mencubit Chanyeol yang duduk di sebelahnya. Sehun yang menatap mereka langsung tertawa hingga Chanyeol menatap Sehun geram.

“Apa? Kau pantas mendapatkannya.” Ujar Sehun lalu memakan roti lapisnya lagi.

“Kalau kalian mau menikah, menikah saja tapi harus dengan persiapan matang.” Rayeon dan Chanyeol mengangguk mendengar jawaban tuan Park.

“Aku akan membantu!” Ahra tersenyum dan terlihat tidak sabar. Terlihat dari makannya yang cepat.

“Kita akan membuat pesta yang besar.”

***

Tuan dan Nyonya Park berdiskusi dengan Chanyeol dan Rayeon dan mereka setuju tanggal 17 Juli akan jadi hari pernikahan mereka.

Rayeon dan Chanyeol harus mempersiapkan pernikahan ini dalam waktu 2 minggu dan itu bukan waktu yang lama.

Pertama mereka menentukan undangan lalu Ahra dan Sehun membooking tempat pernikahan mereka.

Chanyeol dan Rayeon pergi membeli bunga dan mempersiapkan gaun dan tuksedo.

Rayeon mencoba memakai gaun yang sederhana. Ia memakai gaun indah panjang yang memperlihatkan bahunya. Gaun itu terlihat elegan ditambah wajah Rayeon tersenyum.

Chanyeol menatap kagum gadis di hadapannya. Matanya tidak lepas dari Rayeon yang tersenyum malu.

“Ada apa?”

“Tidak, kau cantik, sangat cantik.” Chanyeol tersenyum lalu melambai seraya Rayeon kembali berganti baju.
Giliran Chanyeol dan Chanyeol terlihat sangat tampan dibalut tuksedo hitam. Rayeon tersenyum mengangkat ibu jarinya membuat Chanyeol tertawa.
Chanyeol berjalan mendekat dan memeluk Rayeon.

“Aku sangat mencintaimu. Selayaknya dan sepantas dirimu dicintai. Terimakasih untuk menerimaku.” Chanyeol mengecup kening Rayeon dan tersenyum menatap Rayeon.

“Maafkan aku membuatmu menunggu.. aku hanya ingin membuat Ahra bahagia dan tanpa sadar melukaimu.” Chanyeol menggeleng.

“Aku akan menunggumu sampai mati jika perlu.” Bisiknya lalu memeluk erat Rayeon.

Butuh waktu lama untuk kedua sejoli itu melepas pelukan masing-masing. Rayeon menyuruh Chanyeol berganti baju dan mereka bergegas pulang.

Hari mulai hari membuat semuanya sibuk. Rayeon dan Chanyeol menjadi jarang bertemu karena tugas masing-masing dalam persiapan.

Hingga hari-h Chanyeol akan bertemu Rayeon. Hari ini dimana mereka semua berkumpul. Dengan segala yang sudah dialami mereka. Kisah cinta Rayeon dan Chanyeol yang harus berpisah, merelakan dan menunggu. Hingga pada hari ini bersama-sama,

“untuk sekarang dan selamanya. Aku berjanji akan menemaninya hingga mati.”

Chanyeol tersenyum lalu mencium Rayeon.

Tepuk tangan dan sorak sorai bergema di taman tersebut. Taman penuh bunga dan kupu-kupu. Dengan orang tua dan teman-teman. Dengan pasangan baru Ahra dan Sehun yang tersenyum. Semua terlihat indah seakan mimpi.

Rayeon dan Chanyeol tersenyum menatap sekeliling dan satu sama lain.

“Aku mencintaimu.” Bisik keduanya lalu tertawa mendengar kesamaan mereka.

“Baiklah semua, kalian bisa menikmati pesta sekarang!” Teriak Ahra sebagai MC dipandu Sehun sebagai DJ.

Musik dimainkan. Musik lambat membuat banyak orang berdansa menikmati masa romantis seperti kedua sejoli yang menikah lalu tak lama musik cepat mulai terdengar hingga banyak orang ke lantai dansa dan menari bersama.

Saat itu saat yang terasa bahagia. Dengan semua berkumpul bersama. Itu sudah lebih dari cukup..

“Mulai sekarang kau milikku.”
-fin-

.

.

.

Hai! Akhirnya ff ini selesai wkwk. Maap ya kalo kurang seru pas bagian end soalnya ud gatau mau gimana lagi😂 chap ini juga pendek :(. Kalo kalian mau nanya tentang ff ini silahkan tanya nanti kujawab kok soalnya emang gaje ff ini wkwk.

Makasih kalian ud comment dan like ff ini. Aku bakal buat ff lain yang lebih seru dan mudah”an banyak yang suka ya.

Author Secret pamit!🙇💋

Iklan

5 thoughts on “Mistake (Chapter 12) END

  1. HUWAAAHH UDAH ABISS?? Keren bgt serius!! Akhirnya chanyeol rayeon bersatu jugakk. Lalalala. Ih kak masa aku salfok ke sehun yg jd DJ… Omyghadd itu cool bgttt. Okeh ff ini endingnya keren bgt lah imtinya. Ditunggu karya selanjutnya ya kak:)

    • Wkwkw iya makasih ya maaf kalo pendek trus lama TT TT soalnya emang lagi sibuk baru mulai sekolah. Ku lagi bikin ff baru btw nanti ku post moga suka ya wkwk

  2. Masih gak percaya thor klo ini sudah habis partnya, kurang panjang but it’s ok chanyeol sama rayeon akhirnya bisa bersatu lagi. Ditunggu banget part2 yang lainnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s