Sing For You [Oneshot]

| Sing For You |

©2017 HyeKim’s Fanfiction Story

Baekhyun x OC`s Nathalia Jung as the main cast

with Park Chanyeol

Story with Friendship, Sci-fi, Sad, AU rated by PG-13 type in Oneshot

Poster By Alkindi

`Definsi sahabat baik bagi Nathalia ialah Baekhyun—robot manusia ciptaan ayahnya yang merupakan seorang ilmuan. Namun kian lama waktu bergulir, eksitensi Baekhyun tergantikan oleh sosok Park Chanyeol—lelaki yang dikagumi Nathalia. Serta diwaktu bersamaan, Baekhyun merasa dirinya mulai usang dan mesinnya tak sanggup hidup lebih lama. Sebelum mesinnya benar-benar mati, Baekhyun ingin mempersembahkan lagu terakhirnya untuk Sang Sahabat, Nathalia Jung`

standart disclaimer applied, copy-paste without permission and plagiat are prohibited


I will sing for you


HAPPY READING

║█║♫║█║♪ ║█║♫ ║█║ ♪ ║█║Read More »

Iklan

[Author Tetap] Melted (Chap 3)

Cast: Kim Jongin, Ahn Yeori (OC)

Genre: Romance, action.

Rate: M

Disc: ini ff asli dari otak saya. No plagiat, copas dan please like dan comment. Comment saran kritik saya trima kok.

.

.

.

Review*

“Bisakah kau menghilang? Aku akan melakukan apapun agar kau menghilang.” Mata Shira penuh keyakinan, ia sangat ingin gadis ini menghilang.

“Bisakah aku menghilang?”

Mata Kai terbuka dan kata pertama yang ia katakan adalah Yeori.

“Dimana Yeori?”

“Dia pergi.”

“Aku telah mengingat segalanya di Florida.”

Yeori menatap langit yang gelap dan suram seperti hidupnya sekarang. “Bisakah aku terbiasa dengan kesendirian?”

“Lagi-lagi kita bertemu.”

“Kau mungkin akan mati sekarang. Tapi mungkin juga tidak.”

.

.

Yeori membuka matanya. Kepalanya pusing dan sakit. Langit-langit kamar terlihat berwarna biru gelap. Ranjang yang ia tiduri terasa sangat besar.

Yeori menggerang dan menatap sekitar. “Ini bukan kamarku.”

Kakinya mulai melangkah dan menatap ke sekeliling. Ruangan ini sangat besar dan indah. “Apa aku masih bermimpi?”

Yeori terus menatap sekeliling hingga tanpa sadar terjatuh. Bunyinya cukup kencang hingga Yeori meringis.

“Kau tidak apa-apa?” Sepasang kaki berdiri di hadapannya. Sebuah tangan terulur membuat Yeori menatap orang tersebut.

“Sehun?”

Read More »