Arsip Blog

To Be Yours (Chapter 1)

To Be Your copy 

To Be Yours

by Han So Hee (sohee96)

 

Genre:

Drama, Romance, AU

 

Rating:

Teen

 

Length:

Chaptered

 

Main Cast:

Park Chanyeol

Sharon Kim/ Kim Sohee (OC)

 

Other Cast:

Byun Baekhyun

Alexander Jane

Keisha Anderson

Daniel Kim/ Kim Taehyung

Sophia Kim/ Kim Saehee

Yoon Bora Read the rest of this entry

Lucky To Have You (Chapter 5)

PhotoGrid_1445968756425

Title : Lucky To Have You (Chapter 5)

Author : arynamalia

Twitter : @arynahdi

Main Casts :

Oh Sehun as Oh Sehun

Jung Soojung as Im Soojung – Krystal

Other Cast :

Kim Jongin as Kim Jongin – Kai

Victoria Song as Kim Songhyun – Victoria

Park Chanyeol as Park Chanyeol (cameo)

Byun Baekhyun as Byun Baekhyun (cameo)

Kim Jongdae – Chen (cameo)

Etc. (Temukan sendiri)

Genre : School life, Romance, Friendship, Family, Sad

Duration/Lenght : Chaptered

Rating : Teen

Disclaimer : Semua cast adalah milik author. FF freelance milikku ini pernah dipublikasikan di blog https://ohsehunfanfict.wordpress.com.

A/N : Annyeong. Ini adalah ff pertamaku. Awalnya aku cuma reader, tapi belakangan muncul banyak imajinasi jadi aku coba buat ff. Mohon maaf sebelumnya kalau ff ini masih banyak kekurangan, diantaranya penggunaan kosakata bahasa Korea, banyak typo, atau pendalaman karakter. Kritik dan saran sangat aku tunggu, tidak menerima bashing atau flame. Don’t be a silent reader ya! Selamat membaca dan semoga terhibur. ^^

Summary : Apakah hubungan Krystal dengan Kai dapat berjalan lancar? Apa yang akan terjadi pada Krystal saat yeoja bernama Victoria mengganggu hubungannya? Lalu bagaimana Sehun menghadapi perubahan sikapnya itu? Mampukah Sehun mengembalikan keceriaan Krystal? Read the rest of this entry

I Like You (Chapter 9)

 I LIKE YOU

I Like You

part: 9 “Malam membara di Jeju”

Author: lilimissro

Cast    :

Kai (EXO)

Sehun (EXO)

Chanyeol (EXO)

Byun baekhyun (EXO)

OC (original caracter)

Sub cast :

Do kyung soo (D.O EXO)

Luhan (EXO)

Genre : romance, friendship, school life.

Length : chapter. Read the rest of this entry

Let’s Play the Role

Judul                     : Let’s Play the Role

Nama Author     : Vicha Fridayanti

Genre                   : Drama, Romance

Main Cast            : Byun Baekhyun & Kim Ren Hee

Cast tambahan  : Suho ( EXO )

Lenght                  : One shoot ( 1 chapter )

Ratting                  : 17+ Read the rest of this entry

You’re My Virus: Together with You (Chapter 1)

B3YGhWqCQAAwfnc

[2] You’re My Virus: Together With You

Author:
adindasone

Main Cast:
Park Chanyeol ― Choi Haneul

Romance | Fluff | School Life
Chaptered | PG-17

Support Cast:
Byun Baekhyun – Oh Sehun – Yeri ‘Red Velvet’

Disclaimer:
FF ini murni karya imajinasiku. Dilarang mengcopy, mencuri ide, dan mengakui hak karya. Bila ada kesamaan ide, mohon maaf karena itu sebuah ketidaksengajaan, ini murni hasil otakku.
Setelah membaca, di perkenankan untuk komen atau sekedar ‘like’, mengingat betapa susahnya membuat suatu karya tulis dan lebih baiknya kita menghargai karya orang lain J

Note: sudah pernah di publish di blog pribadi http://adindaramadhani.wordpress.com/ J Read the rest of this entry

Freaky Girl [9]

freak girl

“Freaky Girl [9]”

Author : alfykmn || Casts : Kim or Park Chanyoung (OC), Casts : Chanyeol [EXO], Sehun [EXO], Baekhyun [EXO], Luhan [Xi] (ndak mau tau pokoknya dia masih masuk EXO pfft), etc || Genre : Friendship, Life, School-life, Love/Hate, AU || Lengrt : Chapter || Rating : Teen Read the rest of this entry

It’s All About Heart (Chapter 3)

wpid-picsart_14413667790943

It’s All About Heart (3)

Author : dominhyun

Cast : oh sehun, park min joo, kim jongin

Other cast : hwang ji soo, park chanyeol, han sae rin, lee yoon ji, byun baekhyun, and other.

Genre : romance, school life, friendship

Rating : 15

Length : Chaptered

Disclaimer : ff ini asli buatan aku. I hate plagiator.

Read the rest of this entry

Lucky To Have You (Chapter 4)

PhotoGrid_1445968756425

Title : Lucky To Have You (Chapter 4)

Author : arynamalia

Twitter : @arynahdi

Main Casts :

Oh Sehun as Oh Sehun

Jung Soojung as Im Soojung – Krystal

Other Cast :

Kim Jongin as Kim Jongin – Kai

Victoria Song as Kim Songhyun – Victoria

Park Chanyeol as Park Chanyeol (cameo)

Byun Baekhyun as Byun Baekhyun (cameo)

Kim Jongdae – Chen (cameo)

Etc. (Temukan sendiri)

Genre : School life, Romance, Friendship, Family, Sad

Duration/Lenght : Chaptered

Rating : Teen

Disclaimer : Semua cast adalah milik author. FF freelance milikku ini pernah dipublikasikan di blog https://ohsehunfanfict.wordpress.com.

A/N : Annyeong. Ini adalah ff pertamaku. Awalnya aku cuma reader, tapi belakangan muncul banyak imajinasi jadi aku coba buat ff. Mohon maaf sebelumnya kalau ff ini masih banyak kekurangan, diantaranya penggunaan kosakata bahasa Korea, banyak typo, atau pendalaman karakter. Kritik dan saran sangat aku tunggu, tidak menerima bashing atau flame. Don’t be a silent reader ya! Selamat membaca dan semoga terhibur. ^^

Summary : Apakah hubungan Krystal dengan Kai dapat berjalan lancar? Apa yang akan terjadi pada Krystal saat yeoja bernama Victoria mengganggu hubungannya? Lalu bagaimana Sehun menghadapi perubahan sikapnya itu? Mampukah Sehun mengembalikan keceriaan Krystal?

Oh Sehun. Kenapa kau begitu sulit mengartikan ini semua, eoh?

Im Soojungs POV

Aku masih bingung dengan ucapan Sehun beberapa hari yang lalu. Saat aku menanyakan kembali pada Sehun, Sehun hanya membuang muka dan pergi. Aku merasa Sehun mulai menghindariku. Sehun selalu beralasan saat aku mengajaknya pulang bersama. Sehun selalu pergi lebih dulu saat aku akan mendekatinya. Bahkan Sehun sudah tidak duduk di sebelah mejaku lagi, dia mengambil kursi di depan.

Seperti sekarang ini, saat bel istirahat berbunyi, Sehun langsung melesat pergi. Saat aku akan mengejarnya dia malah berlari.

‘Kau kenapa Sehunnie?’ tanyaku dalam hati. Aku sedang duduk dibangku Sehun paling depan di dekat jendela dan menatap pemandangan di luar dari sana.

Tiba-tiba seseorang mengulurkan sesuatu yang menyentuh pipiku.

“Yaa! Dingin!” pekikku.

“Hahaha… Habis kau melamun. Kau kenapa chagi?”

“Aishh, ternyata kau chagi!” gerutuku.

Kai masih tertawa lalu menyerahkan minuman itu kepadaku.

“Minumlah… Jadi, bukan aku yang membuatmu melamun eoh? Memikirkan siapa?” tanya Kai lalu mengambil kursi dan duduk di sebelahku.

“Anii…”

“Kau tidak keluar atau ke kantin chagi? Kulihat kau jarang ke kantin. Aku selalu mencarimu.”

“Ck, kalau kau mencariku kenapa tidak menemuiku saja?”

“Aigo, sekarang aku sudah menemuimu bukan?” kata Kai tersenyum.

Oke, hubungan aku dengan Kai memang sudah membaik. Tapi aku jadi bingung, Victoria akhir-akhir ini jarang bersama Kai. ‘Ada apa dengannya? Apa dia sudah menyerah?’ pikirku.

“Hei, chagiya? Melamun terus.” tanya Kai menepuk bahuku.

“Ah, ye, mianhae.” sahutku.

“Kau sungguh tidak ingin makan? Atau mau aku bawakan makanan?” tanyanya.

Aku menggeleng.

Kulirik minumanku dan ternyata “Bubble tea?” bisikku. Aku memandang minuman itu dan langsung kucicipi. Pikiranku langsung melayang pada Sehun. ‘Sudah lama aku tidak minum bubble tea. Ah, itu berarti sudah lama juga aku tidak makan bersamanya. Sehunnie, bogoshipeoyo…’

“Chagiya… Kenapa malah melamun lagi?” tanya Kai menepuk bahuku lagi, wajahnya cemberut.

Aku menatapnya sedih. “Wae? Kenapa wajahmu sedih? Apa ada masalah? Ayo katakan chagi, apa ini karena aku?” tanya Kai lembut.

Kai lalu memegang tanganku dan mengelus pipiku. Tangannya menyusuri wajahku, dan mengusap bibirku. Kutatap matanya, ketika wajahnya semakin dekat, kurasakan nafasnya sangat dekat. Bibir kami hampir menempel, saat seseorang tiba-tiba masuk ke kelas dengan berlari…

Aku seketika berdiri, “Sehunnie??” tanyaku sedikit gelagapan. Kai juga sedikit kaget karenanya.

Kulihat ekspresi wajahnya kaget dan matanya melebar. Sehun langsung membuang muka.

Dia menghampiriku dan “Maaf sudah mengganggu kalian, aku hanya ingin mengambil buku-bukuku.” katanya kemudian ia mengambil buku yang ada di depanku. Aku memperhatikan gerakannya, ia sama sekali tidak menatapku. Setelah itu dia berbalik dan pergi.

“Sehuunnn!” teriakku. Aku mengejarnya, tapi dia sudah menghilang dari koridor.

“Chagi, Sehun kenapa?”

“Entahlah…” Aku menggeleng sedih.

 

Kring… Kring… Kring…

“Yeoboseyo?” sahut Kai. Seseorang menelponnya.

“Ne.”

“Ye, aku di kelas Soojung, Vic. Aish, apa kau dengan yang lain? Berisik sekali mereka.”

“Mwo? Apartemen? Jinjja?”

“Chukkae Vic! Ne. Aku ikut.”

“Ah, ye.” Kai menutup telponnya.

“Ada apa chagi?” tanyaku penasaran.

“Victoria baru saja dibelikan apartemen oleh ayahnya. Kau tahu kan rumahnya jauh dari sini. Dia ingin merayakannya.” jelas Kai.

“Apa hanya kalian berdua?” tanyaku lagi.

“Ani, Vic sudah mengajak Chanyeol, Baekhyun, dan Kyungsoo.” sahut Kai. “Chagi, aku akan kembali ke kelas ya. Kau tidak apa-apa kutinggal?” tanya Kai memandangku.

Aku memutar bola mataku.

“Ye, kembalilah ke kelas.”

“Maaf chagi aku harus ke kelas sebelum bel. Mmm… Ah, chagiya… Apa kau mau kuajak berkencan lagi setelah waktu itu tertunda? Sudah lama kita tidak keluar bersama lagi, bagaimana kalau setelah ujian berakhir? Kau mau kan?” pinta Kai menatapku berharap.

Aku hanya mengangguk.

Good! Nanti aku akan menghubungimu lagi, ne? See you!

Kai mengecup pipiku. Aku tersenyum, tapi entah kenapa rasanya berbeda. Aku tidak merasakan desiran menyenangkan setiap kali mendapat kecupannya.

Entahlah. Kenyataan bahwa Sehun menjauhiku itu membuat sesuatu di dadaku terasa berat. Aku masih tidak habis pikir dengan sikapnya. Sehun benar-benar tidak menganggapku. Dia bersikap dingin padaku sama seperti saat dia bertemu orang lain. Ditambah perlakuan Kai padaku yang kurasakan akhir-akhir ini berbeda. Tidak seperti dahulu saat-saat aku bersamanya. Perasaanku campur aduk sekarang.

Ujian kenaikan kelas memang membuat kami kesulitan bertemu. Itu juga menjadi alasan Sehun ketika aku berkali-kali mengajaknya bertemu, yaitu belajar. Namun, setelah ujian pun tetap sama saja. Dia berkali-kali menghindariku. Alasan yang sering dan tidak logis adalah belajar. Aku sungguh bertanya-tanya ada apa sebenarnya?

‘Apa kau pikir aku bodoh Sehun? Kau bahkan tanpa belajar bisa mengalahkanku. Apa kau pikir aku tidak tahu? Selama ini kau mengalah ada di peringkat dua agar aku bisa mendapatkan beasiswaku penuh.’ Kenyataan ini juga mengejutkanku.

Aku tahu ketika beberapa hari yang lalu kulihat hasil ujian Sehun di ruang guru. Saat itu aku disuruh Kyuhyun seonsaengnim wali kelasku untuk memasukkan hasil ujian beberapa pelajaran ke email masing-masing murid. Tentu saja aku terkejut dengan hasil yang Sehun peroleh, kebanyakan mendapatkan 100, sementara nilaiku berkisar di angka 90. Aku yakin dia mendapatkan nilai sebagus itu dari kelas 1. Selama hampir 2 tahun ini dia mungkin berusaha meyakinkan guru agar aku tetap mendapatkan beasiswaku. ‘Sehunnie…’

……….

 

 

Sepulang sekolah aku memutuskan untuk mencari Sehun, dia membolos pelajaran tambahan sampai akhir. Aku menghubungi salah satu teman sekelasku sambil bergegas menuju ke taman dan beberapa tempat setelahnya.

“Yeoboseyo. Baekhyun-ah?” sapaku di telpon.

“Yeoboseyo. Ne? Nugu?” tanya Baekhyun.

“Ye, ini aku Soojung. Kau di mana?”

“A, ye. Soojung-ah, aku di parkiran. Wae?”

“Parkiran? Kebetulan sekali, maaf merepotkanmu, Baekhyun-ah, bisakah aku meminta tolong padamu?” pintaku.

“Ne, minta tolong apa? Semoga aku bisa membantu.”

“Ah itu, maukah kau menghubungiku jika kau melihat Sehun di sana? Dan bisakah sekalian tolong pastikan dia tidak pergi, karena aku akan menemuinya.”

“A-aaa… Ye, ye. Nanti kuhubungi kalau aku melihatnya.”

“Ne. Gomawo, Baekhyun-ah.”

“Sama-sama Soojung.”

Aku melihat sosok itu. Sehun ada di taman, matanya terpejam, tubuhnya berbaring di atas bangku panjang yang ada di sana. ‘Apa dia tidak mendengar bel sudah berbunyi? Apa dia tertidur?’ Aku melangkah mendekatinya.

 

Kring… Kring… Kring…

“Yeoboseyo, Baekhyun?”

“Yeoboseyo. Soojung-ah? Tidak ada Sehun di sini.”

“Ah, aku sudah menemukannya di taman Baekhyun-ah”

“Oh, sudah ketemu? Geurae, aku pulang kalau begitu.”

“Ah, ye. Gomawo ne?”

“Ye.”

Aku menutup telpon dari Baekhyun.

 

 

Kim Jongins POV

“Ah, akhirnya pulang juga!” teriakku. Dia merentangkan tangannya ke atas dan memutar badannya ke kanan dan ke kiri. “Ingin rasanya berlatih dance di saat pusing seperti tadi. Mungkin lain kali aku harus ijin. Hahaha…” katanya pada diri sendiri.

Pelajaran tambahan membuatku pusing apalagi matematika. Bagaimana bisa pelajaran ini diberikan pada saat jam terakhir? Jenuh sekali. Kalau saja otakku seperti Soojung, mungkin aku tidak perlu menghafal mati-matian rumus-rumus menjemukan itu. Lagi pula sekolah macam apa yang memberikan jam tambahan di hari tenang setelah ujian kenaikan kelas? Alasannya untuk seleksi masuk universitas eoh?

Aku keluar kelas dan seseorang menepukku dari belakang. “Kai-ya!”

“Eoh?” sahutku menoleh dan menatap Victoria di sampingku.

“Kau kenapa? Hahaha… Sudahlah, matematika tidak akan membunuhmu. Santai saja. A-aaa… Bukankah kau sudah berjanji padaku setelah ini ke apartemen dengan yang lain? Kita bisa bersenang-senang sebentar.” kata Victoria menggaet lenganku.

“Ah, geurae. Kau beruntung sekali dihadiahi apartemen oleh ayahmu. Kau tidak perlu jauh-jauh naik mobil ke sekolah.”

“Makanya aku ingin merayakannya. Aku sudah menghubungi teman-teman. Kajja!” ajaknya.

“Chakkaman. Aku akan menaruh baju-baju ganti ke loker di ruang dance. Minggu depan aku akan full latihan dance. Sebaiknya kau pulang saja dulu.”

“Sirheo. Aku ikut denganmu. Aku akan mengajakmu berbelanja untuk nanti malam. Kau mau kan?” Vic menunjukkan aegyonya.

“Aigo, kau ini. Kajja!” Aku menggandeng tangannya dan bergegas ke ruang tari. Hari sudah sore, aku tidak mau berlama-lama di sekolah. Aku baru sadar ruang tari itu cukup jauh di belakang, setidaknya aku bersama Vic, jadi aku tidak canggung sendirian berjalan di koridor-koridor yang sepi. ‘Ani, aku bukan penakut.’

Aku melewati taman dan kutengokkan kepalaku hanya ingin sekedar melihat taman. Tapi aku menangkap dua sosok orang, namja dan yeoja yang sedang…

‘Tunggu, apa itu Soojung?’ Langkahku terhenti. ‘Sedang apa dia dengan… Sehun?’

“Ada apa? Kau sedang melihat apa Kai?” tanya Vic, dia mengikuti arah pandanganku. Aku tidak menjawab. Aku terus melihat dua orang itu. Ketika tiba-tiba Sehun…

“Omo! Itu Sehun! Dia mencium pipi…? Im Soojung??” Victoria membekap mulutnya dengan tangan. “Apa yang sedang dia lakukan?” pekiknya.

Aku menggeram dan mengepalkan tanganku. Aku hendak melangkah ke arah mereka, namun Victoria menahanku.

“Jangan Kai. Kau lihat? Sehun berlalu pergi.” pinta Vic. Memang kulihat memang Sehun meninggalkan Soojung, lalu Soojung?

“Kai-ya, apa dia menangis?” tanya Victoria. Ya, Soojung menangis.

‘Ada apa lagi ini? Kenapa Soojung menangis?’ pikirku. Soojung kemudian pergi berlawanan arah dengan Sehun. ‘Kenapa mereka? Apa yang terjadi sebenarnya? Kenapa perasaanku bergemuruh seperti ini? Apa aku cemburu?’ batinku lagi.

“Kai-ya, ayo ke ruang dance.” Aku mengikuti Victoria saat dia menarik lenganku. Pandanganku kosong. Victoria membantuku menaruh bajuku di loker.

Saat keluar dia berkata, “Kai-ya, aku ingin mengatakan sesuatu padamu. Mungkin sudah saatnya kau tahu hal ini.” Victoria menatapku cemas.

“Apa maksudmu?”

“Sebaiknya kita segera pergi dari sini. Akan kuceritakan di apartemenku.”

Aku pun menurutinya. Aku masih tidak percaya dengan apa yang Sehun lakukan.

‘Mencium pipinya? Apa dia bisa berlaku sejauh itu? Atau hanya aku saja yang berlebihan menanggapinya? Tidak. Tadi sangat jelas kulihat, wajahnya dekat sekali dengan Soojung kemudian dia mencium pipinya, bahkan dekat sekali dengan bibirnya. Sehun-ssi, apa kau sudah gila?’

 

 

Authors POV

 

Lapangan Basket SMA Seoul

Dua minggu tenang setelah ujian kenaikan kelas akan dilalui para murid di sekolah ini. Tidak ada liburan setelah kenaikan kelas. Sekolah ini memberlakukan libur hanya saat pergantian musim. Tidak tanggung-tanggung liburan itu bisa mencapai 2 bulan lamanya.

Ada beberapa siswa yang menggunakan waktunya untuk bermain basket, dance, berkuda, berenang, atau lainnya. Seperti sore ini Sehun menyempatkan diri bermain basket di lapangan. Di sana sudah ada Kai yang juga ikut club basket, Chanyeol, Chen, Baekhyun, Kyungsoo dll. Chanyeol adalah ketua club basket tahun ini. Ia mengetahui bagaimana canggungnya hubungan Kai dengan Sehun beberapa hari ini. Ia lantas mengadakan latihan untuk memperbaiki hubungan mereka disamping mengisi waktu luang.

Sayangnya Kai tidak bersahabat hari ini. Wajahnya tidak menunjukkan ekpresi, malah cenderung seram. Dia tidak terlihat menyapa para siswa yang ada di sekitarnya ketika dia lewat, tidak seperti biasanya yang ramah. Dia juga tidak banyak berbicara kecuali pada Victoria tentunya. Ia ikut latihan itu hanya untuk menghormati Chanyeol karena Chanyeol sering membantu Kai di kelas.

Sementara itu, banyak sekali murid yeoja yang bersiap menonton pertandingan. Pertandingan yang rutin diadakan jika minggu tenang tiba membuat mereka semua bersemangat. Mereka akan siap menyemangati para namja itu.

Banyak diantara mereka yang membawa kertas bertuliskan Oh Sehun, fighting!, Chanyeol, saranghae!, Sehun-ssi, look at me!, Kai-ya! Fighting! dll. Bahkan ada fans Sehun yang tiba-tiba berteriak “Soojung-ah, Sehun itu milik kami! Kau dengan Kai saja!”, tapi teriakan siswa itu disahut ‘Huuu…!’ keras oleh fans Kai. “Andwaeee! No way!” teriak fans Kai.

Namun, para namja ini tidak menggubris teriakan mereka. Hanya senyuman manis yang mereka berikan untuk murid-murid yeoja itu yang kontan langsung histeris melihatnya.

“Kai-ya!” sapa Chanyeol melambai pada Kai saat Kai sampai di pinggir lapangan. Kai hanya tersenyum dipaksakan.

“Yo, Kai!” sapa Chen. “Kau kenapa? Wajahmu suram sekali.”

“Gwaenchanha.” sahut Kai menggeleng kepala. Dia lalu melirik seseorang yang sedang membenarkan tali sepatu di pinggir lapangan. “Dia ikut?”

“Siapa? Sehun maksudmu?” tanya Chanyeol mengerti lirikan Kai. “Ne, wae? Bukankah pertandingan ini sudah sering kita lakukan. Dan tujuannya untuk menunjukkan kemampuan bermain yang benar pada adik kelas kita, kau ingat? Jadi aku juga menghubunginya. Apa kau keberatan?” oceh Chanyeol.

Kai hanya mengangkat bahu. Lalu dia duduk di bangku yang lain dan meminum air mineral yang sudah disediakan.

Cuaca sedikit panas, tapi tidak membuat semangat Chanyeol dan yang lainnya turun. Pertandingan pun dimulai, sementara 3 lawan 3. Sehun menjadi lawan Kai, atau lebih tepatnya Kai yang memilih menjadi lawannya.

“Kai-ya! Kesini Kai-ya!” Chanyeol melambai-lambaikan tangannya. Namun Kai tidak mendengar, ia terus mendrible bola dan membawanya menuju net.

Permainan semakin seru, ketika Kai berkali-kali gagal memasukkan bolanya ke dalam keranjang. Grup Sehun memimpin permainan. Sehun bermain sangat baik. Ini membuat Kai semakin gusar.

“Kai! Lempar bolanya padaku!” Kali ini Baekhyun berteriak. Kai mengoper pada Baekhyun, lalu Kai lagi, lalu Chanyeol, lalu… Sehun berhasil merebut bolanya. Kai berlari menghampirinya dan.. bruuukkk… Sehun terjatuh dan Kai membawa bolanya, yap, masuk! Kai mengedikkan bahu ke arah Sehun.

Sehun tentu terkejut, lumayan sakit. Sehun tahu Kai sengaja menabrak bahunya dan hasilnya dia terjatuh. Ia bangkit dan membersihkan bajunya, lalu kembali mengikuti arah permainan.

Sekarang bola ada ditangan Kyungsoo, lalu dia mengoper ke arah Sehun. Sehun bermain dengan bolanya. Ketika Sehun bermaksud memasukkan bola, Kai menyenggolnya lagi, Sehun gagal. Terus seperti itu berulang kali. Chanyeol yang melihatnya menghentikan permainan.

“Kai-ya! Kau tidak boleh seperti itu. Kau beberapa kali membuat pelanggaran kecil.” tanya Chanyeol, hidungnya kembang kempis. Kai yang ditanya hanya diam. Ia ke pinggir lapangan dan meminum air mineralnya.

Merasa tidak ada jawaban, Baekhyun berkata “Sudahlah. Chanyeol, pertandingan ini sudah cukup. Lebih baik kita bermain satu kali lagi dan selesai.”

“Kai-ya, sebaiknya kalau kau tidak berniat untuk ikut, kita bisa menggantimu dengan yang lain.” kata Chanyeol sedikit berteriak dan berlalu ke tengah lapangan.

Sehun lalu melirik Kai yang masih duduk. ‘Apa yang salah denganku? Kenapa dia bersikap seperti itu?’ pikir Sehun.

Kai bangkit dan mengikuti Chanyeol. “Oke, aku ikut. Sorry.”

Permainan dimulai kembali. Kai bermain lebih kalem. Dia mengoper dengan baik, memasukkan bolanya dengan pas. Skor hampir seimbang.

Tapi tiba-tiba mereka semua mendengar seseorang yeoja berteriak di pinggir lapangan. “Sehuuunnniiieee…!! Ayo berjuaaanggg…!!”

Sehun tersenyum dan melihat siapa yang meneriakinya, siapa lagi kalau bukan Krystal. Tidak jauh dari tempat Kristal berdiri sudah ada Victoria yang entah sejak kapan sudah berada di sana. Krystal melambaikan tangannya pada mereka.

Kai yang membawa bola kemudian terhenti. Ia lalu memandang Krystal bersama Victoria sekali pandang dari arahnya. Konsentrasinya tiba-tiba kacau, ia men-dribble bolanya asal-asal, sampai akhirnya ia oleng tidak melihat ke depan, terpeleset dan…

Bruuuggg…!

Kai jatuh di atas badan Sehun, siku Sehun menumpu badannya.

“Aaarrrggghhh…!” teriak Sehun keras.

Semua yeoja berteriak histeris. Kai terkejut dan dia bangkit dengan cepat. Dilihatnya siku Sehun berdarah. Matanya terbelalak.

“A-a-aku… Aku tidak sengaja…” ucap Kai gugup dan panik. Ia melihat teman-temannya menghampirinya, tapi ia malah berlari secepat kilat meninggalkan Sehun dan yang lainnya.

“Hoiii!! Kai-yaaa!! Kau mau kemana?? Kai-yaaa!!” teriak Chayeol, terkejut melihat Kai kabur begitu saja. “Aishhh!! Apa-apaan dia??”

“Gwaenchanha Sehun-ah? Astaga! Sikumu?” Chen mengamati luka di siku Sehun. Sehun meringis kesakitan memegangi sikunya.

“Appooo… Arrgghh…”

Sementara itu Krystal yang terkejut bergegas menghampiri Sehun.

“Sehuuun!! Omooo!! Sehunnie, kau berdarah!! Omo!! Eottokhae??” pekik Krystal cemas dan matanya berair.

“Aku tidak apa-apa. Aku akan ke UKS saja sekarang.” kata Sehun hendak pergi namun Chanyeol meraih tangannya.

“Sebaiknya kita ke rumah sakit saja Sehun. Aku takut kalau lukamu serius, nanti infeksi.” ajak Chanyeol.

Sehun dibawa ke IGD RS dan diperiksa dokter. Setelah sikunya di rontgen, menurut dokter, dia hanya mengalami luka robek saja dan tidak terlalu parah tapi harus dijahit. Sehun menuruti kata dokter. Krystal hanya menunggu di ruang tunggu keluarga pasien dengan yang lain. Wajahnya sangat cemas, dia sudah menangis dari tadi.

“Dokter. Bagaimana keadaan Sehun?” tanya Krystal ketika dokter masuk ke ruang tunggu. Chanyeol dan yang lainnya ikut berdiri.

“Ah, Sehunnie! Sehunnie, gwaenchanhayo?” Krystal lantas memeluk Sehun ketika dilihatnya Sehun berjalan pelan di belakang dokter. Sehun mengelus punggung Krystal.

“Aku baik-baik saja, tidak apa.” jawab Sehun tersenyum dan membelai rambutnya.

Krystal melepas pelukannya dan berbalik menghadap dokter itu. “Sehun baik-baik saja dokter?”

“Maaf nona, anda siapanya Sehun-ssi?” tanya dokter.

“Sa-saya Im Soojung, sepupunya. Bolehkah saya tahu kondisi Sehun dokter? Apakah tidak apa-apa? Tulangnya tidak ada yang patah kan dokter? Jangan sampai… Hiks…” tanya Krystal panik.

“Baik, tenanglah nona, silahkan duduk dulu.” kata dokter.

Krystal lalu membantu Sehun duduk diikuti yang lainnya.

“Saya dokter Kangin. Nona, bersyukurlah Sehun-ssi tidak mengalami retak ataupun patah tulang. Dari hasil pemeriksaan hanya terdapat luka robek sepanjang kurang lebih 5 cm di sekitar siku. Luka robeknya sudah dijahit dan di sekitarnya agak memar. Untuk sementara siku kanannya tidak boleh sering digerakkan atau terkena air. Setiap hari lukanya harus dibersihkan lalu ditutup kassa steril. Anda tidak perlu khawatir, Sehun-ssi sudah boleh pulang sekarang. Teratur minum obat dan satu minggu lagi jangan lupa untuk kontrol untuk melihat jahitannya.” terang dokter.

“Ya dokter, gamsahabnida.” sahut Sehun.

“Terima kasih banyak dokter Kangin. Terima kasih sudah mengobati Sehun.” kata Krystal.

“A, ye. Sama-sama nona, semoga lekas sembuh Sehun-ssi. Lain kali hati-hati ne?” kata dokter.

“Ne. Gamsahabnida.”

TBC.

You’re My Virus: We’ve Meet (Chapter 1)

YOUREMAVIRUS

You’re My Virus: We’ve Meet

Author:
adindaramadhani / adindasone
(just call me adindasone)

Main Cast :
Park Chanyeol – Choi Haneul (OC)
Support Cast :
Byun Baekhyun – Oh Sehun – Yeri Red Velvet
seterusnya find it by yourself.

Genre: Romance – School Life – Fluff (Maybe) // Rating: PG-15 // Length: Chaptered.

Disclaimer:
FF ini murni hasil imajinasiku! Bila ada kesamaan ide atau kesalahan kata, mohon di maafkan karena semuanya hanya sebuah ketidaksengajaan.
FF ini pernah aku post di blog pribadiku http://adindaramadhani.wordpress.com/
RCL Juseyo!! ^^

“Perlu kamu ketahui, rasa ini tak akan pernah pudar seiring berjalannya waktu.” Read the rest of this entry

I LIKE YOU (chapter 8)

 I LIKE YOU

I Like You

part: 8 “klimaks? no, It’s still far”

Author: lilimissro

Cast    :

Kai (EXO)

Sehun (EXO)

Chanyeol (EXO)

Byun baekhyun (EXO)

OC (original caracter)

Sub cast :

Do kyung soo (D.O EXO)

Luhan (EXO)

Genre    : romance, friendship, school life.

Length  : chapter.

Hai hai~~ saya comeback nih.. masih pada inget gak ya? part ini bikinnya agak lama karna saya gak punya mood dan baru niat nyelesaiin ff ini sekarang. Rada absurd dan gak terlalu panjang menurut saya. Yaudah dari pada di timpuk sandal karna kebanyakan bacot mending langsung aja.

Warn:

No siders! (silent reader)

No plagiat!!

TYPO

Read the rest of this entry

Trust Me (Chapter 4)

Title: Trust Me (Chapter 4)

Author: Park Min Chan

Main Cast: Park Jiseum, Park Chanyeol

Other Cast: Byun Baekhyun, Jessica, Kim Sihyeon, member EXO

Genre: Romance, School life

Lenght: Chapter

Ratting: 17+

twitter: vincha_25

Read the rest of this entry

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 12.408 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: