[Author Tetap] What is Pain (Chapter 1)

Cast: Park Chanyeol, Oh Sekyung (OC).

Genre: Romance, hurt

Rate: PG-13

Disc: THIS STORY IS CLEAR FROM MY MIND. Jangan plagiat dan copy paste!

Like dan comment ya 🙂

.

.

.

It’s Over, Isn’t it?

Aku menatap laki-laki itu dan tersenyum. Parasnya sangat lucu dan tampan, dia sangat baik dan ramah. Banyak gadis yang menyukainya, tadinya aku tidak berfikir aku akan juga menyukainya dan aku tidak menyukainya.

Namun selama ini, aku berbohong.

.

.

What is pain?

*거짓말 (A lie.)

Baca selebihnya »

Mistake (Chapter 12) END

Cast: Park Chanyeol, Jun Rayeon (oc), Oh Sehun, Jun Ahra (oc).

Genre: Romance, sad.

Rate: PG-13.

Disc: Ff ini ASLI milik saya! No Copas, Plagiat. Like dan comment setelah baca ya 🙂

.

.

.

Jika memang ditakdirkan, sejauh apapun kau pergi, kita akan bersama kembali.

.

.

Baca selebihnya »

Melted (Chap 6)

Cast: Kim Jongin, Oh Sehun, Kang Shira (OC)

Genre: Romance, action.

Rate: M

Disc: ini ff asli dari otak saya. No plagiat, copas dan please like dan comment. Comment saran kritik saya trima kok.

.

.

.

Preview*

Sehun dan Chanyeol tertawa saat melihat perayaan Kai. Sehun menatap Shira seraya tersenyum dan melambai, begitu juga Kai. Chanyeol terlalu sibuk meminum airnya hingga tak menyadari bahwa..

Mereka melambai pada gadis yang sama.

Namun,

Gadis itu melambai pada 1 orang.

“Tentu, aku sangat menyayangimu.” Kai memeluk gadis itu dengan erat.

“Aku akan menyatakan perasaanku pada seseorang.”

“Jadilah pacarku.” Ujar Sehun membuat Shira menunduk dan merona namun juga bingung dan panik.
“Baiklah.”

“sadarlah. Gadis itu milik Sehun sekarang.”

“Apa yang kau lakukan?” Tanya Kai kaget setelah Shira menciumnya. “Aku mencintaimu..” 

Brukk!

“Sehun ah..”

.

.

Baca selebihnya »

[Author Tetap] Melted (Chapter 4)

Cast: Kim Jongin, Ahn Yeori (OC)

Genre: Romance, action.

Rate: M

Disc: ini ff asli dari otak saya. No plagiat, copas dan please like dan comment. Comment saran kritik saya trima kok.

.

.

.

Review*

“Sehun?”

“Duduklah, aku benci makan sendirian.”

3 minggu Kai tidak bertemu dengan Yeori. Ia mengingat segalanya disaat Yeori telah menghilang.

“Aku mempunyai firasat buruk. Bagaimana jika mereka lebih dahulu bertemu Yeori?” 

“Tidak. Bukan hanya itu yang kau cemaskan. Ada hal lainnya bukan?” 

Dalam keheningan Kai menatap kosong wajah Yeori di layar komputer. “Aku hanya tidak ingin ia pergi lagi.

“Aku hanya mencintaimu Kai.” Ujar Shira dengan air mata mengalir di pipinya.

“Aku akan membunuhmu jika kau melakukan hal buruk padanya! Camkan itu!” Teriak Kai membuat Sehun mengeluarkan smirknya.

“Coba saja dan gadis itu akan mati duluan.”

.

.

Kai menatap layar komputer dengan serius. Ia menatap video cctv yang memperlihatkan sosok wanita yang ia cari selama lebih dari 3 pekan ini.

Yeori, gadis itu berjalan memasuki sebuah gedung tinggi dan keluar dengan seorang laki-laki, Sehun. Mereka bersama dengan senyuman cerah menghiasi wajah mereka. Kai mengepalkan tangannya dan memukul meja dengan kencang.

“Dia bersama Yeori.” Lirih Kai dengan nada kesal dan benar-benar marah.

Baca selebihnya »

[Author Tetap] Melted (Chap 3)

Cast: Kim Jongin, Ahn Yeori (OC)

Genre: Romance, action.

Rate: M

Disc: ini ff asli dari otak saya. No plagiat, copas dan please like dan comment. Comment saran kritik saya trima kok.

.

.

.

Review*

“Bisakah kau menghilang? Aku akan melakukan apapun agar kau menghilang.” Mata Shira penuh keyakinan, ia sangat ingin gadis ini menghilang.

“Bisakah aku menghilang?”

Mata Kai terbuka dan kata pertama yang ia katakan adalah Yeori.

“Dimana Yeori?”

“Dia pergi.”

“Aku telah mengingat segalanya di Florida.”

Yeori menatap langit yang gelap dan suram seperti hidupnya sekarang. “Bisakah aku terbiasa dengan kesendirian?”

“Lagi-lagi kita bertemu.”

“Kau mungkin akan mati sekarang. Tapi mungkin juga tidak.”

.

.

Yeori membuka matanya. Kepalanya pusing dan sakit. Langit-langit kamar terlihat berwarna biru gelap. Ranjang yang ia tiduri terasa sangat besar.

Yeori menggerang dan menatap sekitar. “Ini bukan kamarku.”

Kakinya mulai melangkah dan menatap ke sekeliling. Ruangan ini sangat besar dan indah. “Apa aku masih bermimpi?”

Yeori terus menatap sekeliling hingga tanpa sadar terjatuh. Bunyinya cukup kencang hingga Yeori meringis.

“Kau tidak apa-apa?” Sepasang kaki berdiri di hadapannya. Sebuah tangan terulur membuat Yeori menatap orang tersebut.

“Sehun?”

Baca selebihnya »